
"Pergilah,aku tidak akan mengusikmu asalkan kamu juga tidak mengusik kehidupan putraku lagi."ucap nya dingin saat akan melewati tubuh Angel yang masih terpaku ditempatnya.
Papah Gara melangkah maju lalu berhenti tepat disamping Angel lalu membisikan kalimat yang penuh dengan penekanan pada Angel.
Dan sumpah demi apa,kenapa dia bisa terlibat dengan keluarga yang begitu menyeramkan,meski kedua pria yang ada dibelakang Kala itu tidak ada yang mennyakitinya,namun Angel merasa cukup takut dan trauma untu bersinggungan dengan mereka lagi.
Sungguh pengalaman hidup yang tidak akan pernah lupakan seumur hidupnnya dan mungkin selamanya Angel berharap untuk tidak dipertemukn kembali dengan orang orang menyeramkan itu.
Tanpa kata,Angel mengangguk patuh lalu berlalu begitu saja dari kamar pengantin yang baru saja mempublikasikkan pernikahan mereka setelah beberapa purnama telah mereka lalui bersama.
"Bagaimana keadaanmu Nak?apa kamu sudah jauh lebih baik?"tanya Papah Gara saat sudah ada didekat ranjang,dimana Dya berada didalam dekapan hangat sang suaminya.
"Papah?"lirih Dya membenarkan posisi duduknya saat melihat mertuanya masuk dan menyapa nya.
"Berbaringlah,buat tubuhmu nyaman.Maaf atas kejadian yang sudah membuat malu dan resah."lirih Papah Gara menatap sendu ke arah menantunya.
"Kenapa Papah minta maaf?Papah tidak melakukan kesalahan pada Dya,Pah."
"Tidak Nak,Papah bersalah,karena sudah menikahkan mu dengan brandalan ini."jawab Papah Gara menatap tajam pada putra bungsunya yang saat ini tengah duduk santai disampaing istri nya yang baru saja selesai menangis didalam pelukkan nya.
__ADS_1
"Itu dulu Pah,aku sudah berubah sekarang dan aku sudah siap menjadi seorang suami bahkan seorang ayah,"cebik Kala saat mendapat tatapan sinis dari sang ayah.
"Baguslah,jika kamu tidak berubah juga,Papah sendiri yang akan memisahkanmu dari Dya.Papah tidak mau membuatnya tersiksa dengan terus hidup bersama dengan suami yang tidak menganggap nya ada dan tidak menginginkan ya."
"Jangan,aku sudah berubah Pah,aku bahkan sangat mencintainya sekarang,aku tidak bisa jika tidak ada Dya bersamaku."jawab Kala yang langsung memeluk kembali tubuh mungil sang istri.
Dya sendiri hanya bisa melongo dengan apa yang Kala lakukan padanya didepan kakak ipar dan juga ayah mertuanya.
Malu,sungguh Dya merasa malu saat dengan santainya Kala memeluk erat tubuhnya dari arah samping lalu membenamkan wajah tampan nya di ceruk leher Dya yang membuat tubuh gadis itu meremang.
"Baiklah,lebih baik kalian istirahat saja,kita bertemu lagi besok saat sarapan."ujar Papah Gara yang langsung melesat meninggalkan kamar itu di ikuti oleh putra sulung nya,Arka.
Kala bukannya mengurai pelukan itu namun malah menggulingkan tubuh Dya kesamping hingga gadis itu terjerambab dan terbaring dibawah kungkungan suaminya.
"Kenapa malu?Papah juga pernah muda,pasti juga pernah merasakan bagaimana perasaan kita saat ini."ucap Kala sembari membelai lembut wajah Dya yang masih terpoles makeup pengantin.
"Tunggu,kita bersih bersih dan sholat dulu yuk?biar ibadahnya semakin berkah."cegah Dya menahan wajah Kala yang semakin mendekati wajahnya.
Kala tersenyum lembut lalu menganggukkan kepalanya saat Dya mengajaknya beribadah terlebih dahulu sebelum mereka melakukan penyatuan kembali.
__ADS_1
Kala pun mulai bangkit dan memberi jarak agar Dya bisa bangun.Baik Dya mau pun Kala membersihkan diri secara bergantian.
Setelahnya keduanya pun melakukan sholat sunah sebelum Kala kembali menjamah tubuh sang istri.
Kini keduanya sama sama telah menyatu,tidak cuma tubuh keduanya,namun juga hati mereka yang sudah terpaut satu sama lain.
Bahkan Kala tidak segan dan malu mengakui jika dirinya sudah mencintai sang istri didepan semua orang.
Pagi harinya,wajah kedua pasutri itu nampak terlihat berbinar.Rona merah bahkan menyertai wajah cantik Dya saat teringat akan apa yang dirinya dan sang suami lakukan.
Kini Dya tidak meragukan perasaan Kala,saat berulang kali Kata menyatakan rasa cintanya.Dya pun tidak bisa menutupi rasa bahagia nya saat mendapatkan perlakuan lembut dari Kala.
Berulang Dya berucap syukur atas apa yang terjadi selama ini pada hidupnya.Meski pernah menjalani masa pernikahan yang kurang baik di awal awal pernikahan.
Namun kini Dya sudah menikmati kekuatan doa doanya selama ini.Doa selalu berdoa dan berharap jika suatu hari,jika memang Kala jodoh yang dipilihkan Allah untuknya.
Dya selalu meminta agar hati pria itu bisa luluh oleh keteguhan dan kelembutan nya.Dan berbalik dari benci menjadi mencintainya.
...***...
__ADS_1
Maaf ya Othor baru bisa up,badannya lagi tidak bisa di ajak kompromi 😁😁🙏🙏 terima kasih karena masih setia menunggu kisah Dya dan Kala up...love u all 🥰🥰🥰