
"Kamu maukan menerima pendosa ini untuk menjadi suami dan imam dalam hidupmu yang bersih dan suci ini?"tanya Kala yang kini sudah tak bisa membendung cairan bening yang ada dimatanya.
"Masha Allah Mas,Alhamdulillah jika Mas berniat begitu,tentu saja sebagai istri aku akan menyambut baik niat Mas Kala ini"jawab Dya yang kembali berhambur masuk kedalam pelukan sang suami.
Kala pun membalas tidak kalah erat dengan pelukan dari Dya saat ini.Tidak henti hentinya Dya mengucap rasa syukur didalam hatinya karena akhirnya dia bisa mengalahkan ego sang suami yang begitu tinggi.
Kala kembali mengurai pelukan ditubuh sang istri dan melabuhkan satu kecupan penuh dengan rasa sayang dan cinta untuk pertama kalinya dikening Dya.
Dya sendiri menerima ciuman pertama dari sang istri tanpa adanya hawa nafsu atau amarah karena rasa cemburu yang dirasakan oleh Kala saat ini.
"Mulai malam ini kamu pindah tidurnya dikamar aku ya?gimana?"tanya Kala setelah melepaskan ciuman itu dikening sang istri.
__ADS_1
Dya menggelengkan kepala tanda menolak satu kamar dengan suaminya sendiri.
"Kenapa?bukan kah kita akan memulai menjalani pernikahan ini dengan sesungguh sungguhnya?kenapa menolak satu kamar dengan suami sendiri?"tanya Kala bingung.
"Bukan menolak satu kamar,hanya saja.Aku tidak mau tidur diranjang yang pernah ditempati oleh wanita lain''lirih Dya karena takut membuata suaminya tersinggung.
Kala pun mengerti betul dengan apa yang di ucapkan oleh Dya saat ini.Dan Kala pun akan menjelaskan apa yang sebenarnnya yang terjadi diantara mereka dulu.
"Angel tidak pernah tidur disana,kami memang melakukan hal diluar batas tapi kami tidak pernah sampai melakukan itu"jelas Kala yang sedikit kebingungan menjelaskan apa yang Kala lakukan bersama Angel saat itu.
"Tapi Mas bersumpah Anindya,Mas bersumpah jika Mas tidak penah memasukkan senjata Mas kelubang wanita mana pun termasuk Angel.Kami hanya mencari kenikmatan lewat cara lain"lanjut Kala yang semakin dibuat bingung menjelaskan apa yang mereka lakukan pada istrinya yang terdeteksi masih polos maksimal itu.
__ADS_1
Hingga tidak tahu menahu dengan dunia orang dewasa yang bisa meraih kenikmatan meski tidak melakukan hubungan intim.
Dya menatap wajah tampan Kala penuh dengan kebingungan,entah apa yang dibicarakan oleh suaminya saat ini,yang pasti semua itu sulit dicerna oleh Dya saat ini.
"Sudahlah,pikirkan nanti atau kalau masih penasaran kamu boleh googleng.Disana pasti dijelaskan sejelas jelasnya.Yang pasti malam ini kita mulai tidur satu kamar,jika kamu tidak mau tidur dikamar itu biar aku yang tidur dikamar ini,bagaimana?boleh?"Kala pun akhirnya pasrah dan tidak mau lagi melanjutkan penjelasan nya.
Sungguh itu semua membuatnya malu sendiri,hingga Kala pun memutuskan untuk membiarkan Dya mencari tahu sendiri apa yang terjadi antara Kala dan Angel tempo hari.
"Baiklah,kita tidur disini saja ya.Sana Mas mandi dulu,baju Mas bau alkohol dan aku nggak suka"jawab Dya mendorong tubuh Kala agar sedikit menjauh dari nya.
"Baiklah sayangku,titah sang Ratu akan segera hamba laksanakan.Tunggu Mas ya,Mas mandi dulu"
__ADS_1
Kala pun keluar kamar Dya setelah sebelum nya menyambar bibir ranum sang istri meski hanya sekilas saja.
Dya sendiri hanya bisa tersenyum tipis saat melihat tingkah suaminya itu.Dan setelah Kala menghilang dibalik pintu Dya pun bergegas mencari ponselnya untuk mencari tahu apa yang dimaksud Kala tadi.