Doa Disepertiga Malamku

Doa Disepertiga Malamku
Bab.66


__ADS_3

"Kamu yakin akan melakukan ini dan menyerahkan nya untukku?"tanya Kala dengan suara berat karena tengah diselimuti hasrat yang kini telah naik hingga ke ubun ubun.


"Insha Allah aku ikhlas Mas,kamu suamiku,tentu kamu berhak atas aku seutuhnya,"jawab Dya disela nafas yang memburu karena ulah suaminnya yang terus saja memberikan sensasi yang aneh namun begitu sulit dihindari dan terlalu sayang untuk dilewati.


Kala tersenyum senang saat mendapatkan lampu hijau dari sang istri.Kala kembali menyatukan bibirnya dan juga bibir Dya.


Keduanya kembali larut dalam hasrat yang tengah menyelimuti keduanya.Tanpa menggu lagi,Kala pun mulai melakukan penyatuan pada tubuh sang istri.


Dya sempat meringis kesakitan saat Kala memulai aksinya.Hingga Kala harus menjeda beberapa saat sampai Dya bisa beradaptasi dengan rasa aneh yang masuk kedalam inti tubuhnya.


Setelah dirasa jika sang istri telah cukup tenang dan terbiasa dengan benda asing itu,Kala pun mulai menggerakan tubuhnya.


Rasa yang awalnya begitu nyeri dan juga ngilu kini berganti dengan rasa nikmat hingga terciptalah sebuah lenguhan dan ******* diantara keduanya.


Kala mengakhiri pergulatan panas itu dengan sebuah pelepasan nikmat yang baru pertama kalinya Kala rasakan.


Meski pernnah mengalami pelepasan beberapa kali,namun ini pertama kalinya Kala melakukan itu pada tempatnya.

__ADS_1


Hingga rasaanya pun terasa jauh berbeda saat Kala melakukan nya dengan solo karir atauh dibantu oleh tangan Angel.


Kala dan Angel memang berpacaran dengan cukup bebas hingga Kala sudah pernah melihat dan menyentuh tubuh wanita itu,namun ini pertama kali buat Kala memasukkan senjata miliknya kebagian inti tubuh wanita.


Dan yang pertama untuk Kala adalah Dya,begitu pun dengan Dya,Kala lah yang pertama bagi wanita sholehah itu.


"Terima kasih,terima kasih sayang."bisik Kala ditengah nafasnya yang memburu setelah pelepasan yang dia lakukan.


Dya sendiri hanya bisa mengangguk untuk menjawab ungkapan terima kasih yang di ucapkan oleh kekasih halal nya.


Kala memberi jarak lalu menggulingkan tubuhnya kearah samping dan berbaring tepat disamping Dya.


Kala menarik tubuh Dya untuk masuk kedalam pelukkan nya lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka berdua.


"Tidurlah,aku tahu kamu pasti lelah,"ucap Kala membiarkan kepala sang istri bersandar didada bidang nya.


Dya sendiri hanya bisa mengangguk karena masih mengatur nafasnya.Dya membalas pelukkan Kala yang saat ini begitu terasa nyaman.

__ADS_1


Dya pun mulai memejamkan matanya dan terlelap ke alam mimpi disusul oleh Kala yang juga menutup kedua matanya setelah mencium kening sang istri.


***


Keesokkan harinya Dya terjaga lebih dulu.Dya menyatukan kedua alisnya saat merasa jika kulit tubuhnya tengah menempel dengan kulit tangan Kala.


Dya masih belum tersadar jika saat ini dirinya dan Kala tengah tertidur dalam keadaan polos.Tanpa sehelai benang pun untuk menutupi tubuh keduanya.


Dya hampir memekik saat melihat Kala tertidur dalam keadaan polos,namun sebelum iu terjadi Dya langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan nya.


Dan membulatkan kedua matanya dengan sempurna saat melihat tubuhnya pun sama hal nya dengan Kala saat ini.


Hinggadetik kemudian wajah nya tiba tiba memanas dengan rona merah yang langsung hadir mempercantik muka bantal Dya saat tersadar jika semalam dirinya tengah menjadi milik Kala seutuhnya.


Dya mengangkat tangan Kala yang ada dipinggangnya dan berusaha bangkit namun tubuhnya kembali tertarik hingga kembali berbaring dengan tangan Kala yang mendekap tubuh polosnya semakin erat.


"Mau kemana?ini masih pagi untuk bangun sayang,"lirih Kala dengan suara khas orang yang baru bangun tidu sembari mendekap erat tubuh Dya.

__ADS_1


__ADS_2