
Dya mengangguk patuh lalu masuk terlebih dahulu kedalam apartemen,setelah Kala melepaskan pelukkan nya.
Setelah mencium bibir ranum Dya penuh dengan kelembutan.Kala pun langsung mendekap erat tubuh mungil sang istri.
"Masuklah terlebih dahulu,tunggu aku didalam kamar.Ingat dan percayalah,jika saat ini aku hanya mencintai kamu dan hanya menginginkan kamu!"bisik Kala seblum melepas pelukkan nya ditubuh Dya.
"Iya Mas,jangan lama ya?"
"Iya sayang,Mas tidak akan lama kok.Kami juga akan bicara disini,ok,"
"Baiklah,aku masuk dulu ya.Aku tunggu didalam!"
"Siap sayang,love u!"
Cup...
Kala kembali mejatuhkan kecupan nya dikening sang istri sebelum Dya benar benar pergi,masuk lebih dulu kedalam unit apartemennya.
Dya pun beranjak dan berlalu masuk kedalam unit apartemen nya terlebih dahulu dan meninggalkan Kala bersama dengan Angel saja.
__ADS_1
Saat melihat jika Dya sudah masuk kedalam,Angel berusaha mendekati Kala dan menyentuh tubuh pria itu namun sayang.
Kala menghindarinya dan mengancam tidak akan pernah mau bicara dan bertemu lagi dengan Angel jika Angel memaksa untuk menyentuh tubuhnya.
Meski itu hanya bergandengan tangan,saat ini Kala benar benar menghindari sentuhan dari wanita lain dalam bentuk apapun.
"Katakan,apa yang ingin kamu katakkan.Aku sudah ditunggu oleh istriku!"ucap Kala to the point karena sudah tidak nyaman berlama lama dengan wanita yang bukan mahramnya.
Apalagi hanya berdua saja seperti saat ini.Sungguh hal yang benar benar Kala tidak inginkan.
"Sayang,kamu kenapa sih?akukan kangen sama kamu,kamu juga tidak ada datang untuk menemuiku.Ya sudah aku yang kesini!"
"Tapi itu tidak mungkin sayang,lagi pula sejak kapan kamu memperdulikan pendapatnya?"
"Tapi,baik buruknya beliau,Papah Gara tetap Papahku.Dan,jika kamu bisa mendapatkan restunya,maka hubungan kita akan kembali.Permisi,aku duluan,aku tidak mungkin membiarkan istriku menunggu lebih lama lagi."
Kala segera meninggalkan Angel yang masih berdiri ditempatnya.Angel tidak menyangka jika Kala akan berubah begitu cepat dan tidak memperdulikan nya lagi.
"Lihat saja,tidak akan aku biarkan pernikahan kalian berjalan dengan baik.Kita lihat,siapa yang akan jadi pemenangnya!"gumam Angel sembari melangkah pergi dengan menekan rasa kesal didada.
__ADS_1
Sementara Kala sendiri langsung masuk begitu saja kedalam kamar Dya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
Kala begitu dibuat tercengang saat masuk kedalam ruangan pribadi milik sang istri.Didalam sana nampak pemandangan yang begitu menggoda iman terpampang nyata didepan mata.
Dya sendiri,yang tahu jika Kala akan pergi dengan Angel,tentu saja berbuat sesuka hati saat didalam kamarnya.
Dya tidak menyangka jika Kala akan masuk secepat itu tepat saat dirinya membuka baju saat hendak membersihkan diri dikamar mandi.
Kedua insan itu sama sama terpaku ditempat dengan tatapan yang saling mengunci.Kala melangkah maju secara perlahan mendekati sang istri yang masih berdiri ditempatnya dengan menutupi bagian dada dengan kedua tangan nya.
Sedangkan bagian bawah masih aman,karena masih mengenakan celana bahan yang selalu Dya pakai untuk bekerja.
Sementara blezer dan kemeja yang dia pakai tadi sudah tergoleh dikeranjang baju kotor yang akan dicuci nanti.
"Ma_Mas Sudah kembali?"tanya Dya berusaha menarik selimut untuk menutupi tubuh setengah polosnya.
Namun Kala mencegahnya dengan mencengkram tangan Dya yang akan meraih selimut.
"Ma_Mas?"lirih Dya.
__ADS_1
"Jangan ditutup,biarkan aku melihatnya.Tubuhmu halal untukku.Kamu tahu?saat ini,kamu terlihat begitu cantik!"jawab Kala yang langsung menarik Dya dan menyatukan kedua bibir mereka.