
Setelah merampungkan pekerjaan nya Kala pun segera menutup laptop yang ada didepan nya lalu bangkit dari kursi kebesaran nya.
Kala berjalan gontai menelusuri lorong dari ruangan nya menuju ke arah lift yang akan membawanya turun ke lobi kantor.
Kala keluar hanya seorang diri tanpa didampingi oleh asisten pribadinya Handi ataupun juga sekertarisnya Mona.Karena keduanya tengah bertugas diluar kantor,mewakili Kala yang saat itu ada pertemuan diluar kantor.
Namun Kala tidak pergi dengan alasan ingin menyelsaikan pekerjaan nya dan Handilah yang terpaksa menggantikannya pergi bersama dengan Mona.
Setiba nya di lobi Kala dikejutkan dengan sepasang muda mudi yang tengah berbincang didepan pintu masuk perusahaan nya.
Kala mendadak kesal saat melihat interaksi kedua orang itu.Keduanya nampak terlihat akrab satu sama lain.Dengan langkah cepat Kala pergi ke arah mobil yang sudah dibawakan oleh salah satu karyawan yang bertugas untuk memarkirkan mobil disana.
Berhubung pintu yang Kala lalu berada disamping,Jadi kedatangan nya disana tidak disadari oleh Dya yang masih berbincang dengan seorang pria satu devisi dengannya.
Kala langsung memasuki mobilnya dan melajukan mobil itu kehadapan Dya dan pria tadi.Dengan suara lantang Kala memanggil Dya dari dalam mobil tanpa turun dari mobil itu.
"Dya,ayo pulang"
Seru Kala yang membuat Dya kaget dan menoleh,mencari sumber suara yang memanggil namanya.
Melihat istrinya hanya celingukkan membuat Kala gemas dan kembali menyerukan namanya.
"Anindya,ayo naik mobil kita pulang sekarang"
Serunya lagi yang akhirnya membuat Dya tersadar jika sumber suara yang memanggil namanya ada didalam mobil yang ada didepan nya.
__ADS_1
"Maaf Pak,saya sudah ada yang jemput.Permisi Pak,saya duluan Assalamu'alaikum"pamit Dya pada Dirga.
"Iya silahkan,Wa'alaikumsalam"
Dya pun menunduk hormat lalu beranjak menuju mobil yang sedari tadi menunggunya untuk memasukki mobil itu.
"Mas Kala?"
Tanya Dya saat membuka pintu mobil yang langsung menampakan wajah muram sang suami.
"Iya ini aku.Memang kamu berharapnya siapa?"Tanya nya dengan nada yang cukup ketus dan juga dingin.
"Nggak berharap siapa siapa,kaget saja"
"Kaget karena mau pulang bareng"
"Bukan nya tadi berangkat juga bareng kan?kenapa pulang nya bareng lagi meski kaget?"
"Tadikan bareng Kak Handi juga,sekarang hanya kita berdua"ujar Dya yang terlihat begitu menggemaskan dengan rona merah dipipinya.
"Ck,dasar lebay.Hal begini itu sudah biasa dikalangan pekerja kantoran jadi jangan ge'er"ucap Kala lagi demi menutupi kegugupan nya saat harus berduaan dengan Dya didalam mobil.
Mobil pun mulai melaju membelah jalanan yang nampak begitu ramai dengan penghuninya.Dya sendiri begitu menikmati pemandangan kota yang jauh lebih ramai saat sore menjelang malam.
Dengan lampu jalan dan juga lampu toko toko dan restoran yang mulai dinyalakan oleh pemiliknya,membuat hari yang kian menggelap itu nampak begitu indah dan cukup membuat hati Dya tenang dan nyaman.
__ADS_1
*
*
"Mas Kala pernah makan direstoran jepang seperti itu nggak?"tanya Dya saat mobil Kala melewati sebuah restoran mewah yang memang menyajikan berbagai menu ala negri Sakura itu.
Bahkan setahu Kala restoran itu juga khusus mempekerjakan koki yang berasal dari sana agar tidak kehilangan cita rasa yang dimiliki setiap menu yang memang berasal dari negeri itu.
"Kampungan banget sih?ya pernah lah,pake tanya segala lagi"jawab Kala katus karena masih dilanda rasa kesal setelah melihat Dya berbincang dengan pria yang tadi sempat Kala lihat makan siang satu meja bersama istrinya.
"Alhamdulillah"gumam Dya sembari asik melihat pemandangan jalanan ibu kota diwaktu senja hari.
Matanya berbinar saat melihat setiap sudut kota yang tengah dilalui oleh mobil Kala.Tidak ada lagi pertanyaan yang keluar dari mulut mungilnya itu.
Keduanya pun kini terdiam didalam keheningan sore menjelang malam.Dan itu membuat Kala mengernyitkan dahinya.
Merasa heran dengan istrinya yang mendadak diam tidak secerewet biasanya.Hingga mobil memasuki baseman apartemen,keduanya masih terdiam bahkan Dya keluar mobil terlebih dahulu tanpa menunggu Kala membukakan pintu mobil untuknya.
Kala pun hanya bisa ikut terdiam dan mengikuti langkah Dya menuju ke arah lift yang akan membawanya naik kelantai dimana unit apartemen mereka berada.
*
*
...🌸🌸🌸...
__ADS_1