
"Kamu tunggu disini saja,biar Mas yang pesan tiket sama popcorn dan minum juga,"ucap Kala saat tiba di bioskop yang menjadi pilihan keduanya untuk sekedar jalan dan menghabiskan waktu berdua saja.
"Biar aku saja Mas,"
"Tidak,biar aku saja.Kamu duduk disini dan tunggu aku,ok?"
"Baiklah,aku akan tunggu disini,"
Kala pun mulai melangkah maju,menuju jejeran orang orang yang tengah mengantri untuk membeli tiken film yang sama yang akan dinonton oleh Dya dan juga Kala.
Setelah mendapatkan tiket yang diinginkan,Kala beralih ke sebuah stand yang menjajakan makanan ringan popcorn dan juga minuman yang akan menjadi cemilan saat keduanya tengah manyaksikan film tersebut.
Setelah mendapatkan apa yang Kala ingin kan Kala pun kembali ketempat dimana kekasih halalnya tengah menunggunya.
"Sudah,tinggal nunggu pintunya dibuka,"ucap Kala yang mendudukkan dirinya disamping Dya.
Tak satu atau dua orang yang menatap kagum pada pria itu.Hingga membuat Dya sedikit kurang nyaman saat berada disamping Kala.
"Kamu kenapa?kok kaya yang nggak nyaman gitu?"tanya Kala saat menyadari jika Dya terlihat gelisah.
"Nggak,nggak apa apa.Hanya kurang nyaman saja,"
"Kurang nyaman?kurang nyaman kenapa?"
"Banyak banget yang lihatin kamu,"
__ADS_1
"Oh,jadi nyonya Arkala ini lagi cemburu?"
"Bukan cemburu,hanya kurang nyaman saja,kalau jadi pusat perhatian orang,"
"Abaikan saja,toh aku cuma bisa lihat kamu,"
"Issttt,gombal,"
"Adududu,beneran sayang.Udah jangan galak dong,sakit nih,"
Kala pun meringis kesakitan saat Dya mendaratkan satu cubitan kecil nan manja dipinggang nya.
''Eh,beneran sakit?duh,maaf,maaf.Habis kesel,"
"Sakit banget,janji ya,sampai rumah nanti harus di obatin,"
"Sudah tidak apa apa,ayo tuh pintunya sudah dibuka,"
"Iya,ayo,"
Kala pun menggandeng tangan Dya dan membawa kekasih hati nya itu masuk kedalam bioskop karena film yang akan mereka nonton sudah akan dimulai.
*
*
__ADS_1
Hampir dua jam Dya dan Kala menghabiskan dengan menonton film yang baru saja tayang itu.Dan setelah selesai keduanya pun nampak pergi menuju sebuah restoran untuk makan malam sebelum keduanya pulang keapartemen.
Setelah mereka duduk disalah satu meja keduanya pun mulai memesan menu yang sama untuk mengisi perut mereka masing masing.
Namun ditengah tengah makan malam keduanya,baik Dya maupun Kala dikejutkan dengan sapaan dari seseorang.
"Dya,kamu makan disini juga?"tanya Sarah yang diwaktu yang sama tengah menghabiskan waktunya bersama dengan teman nya.
Sarah yang melihat Dya tengah makan malam direstoran yang baru saja dia masuki langsung menyapa sang teman kerja.
Selain ingin menyapa,Sarah juga cukup penasaran dengan sesosok pria yang berada didepan Dya yang tengah memunggunginya saat ini.
Karena itulah,begitu Sarah meyakini jika itu adalah Dya,teman kerjanya,maka Sarah langsung menghampiri dan menyapa Dya.
"Sa_Sarah?kamu juga makan disini?"tanya balik Dya yang begitu kaget karena acara jalan jalan nya terciduk oleh teman kerjanya.
Seketik Dya melirik ke arah Kala yang mungkin saja belum dikenali oleh Sarah karena Kala memunggungi Sarah.
Dya begitu khawatir jika Kala akan merasa tidak nyaman jika status mereka sampai ada yang tahu.
"Iya ini baru mau makan sama teman,kamu sama siapa Dy?"tanya Sarah ang jiwa kekepoan nya tuba tiba saja bangkit.
"Hai,Sarah.Mau gabung dengan kami?"jawab Kala yang langsung menoleh ke arah Sarah dan menyapa gadis itu dengan santainya.
Membuat gadis itu membulatkan matanya dengan sempurna,saat tahu jika teman kerjanya dan atasan nya dikantor tengah makan malam bersama.
__ADS_1
"Pa_Pak Kala?ka_kalian?"
"Duduklah,kita makan bersama ya.Biar aku jelasin juga tentang hubungan kami."jawab Kala lagi sembari mempersilahkan Sarah dan teman nya untuk duduk bersama mereka disana.