Doa Disepertiga Malamku

Doa Disepertiga Malamku
Bab.71


__ADS_3

"Terima kasih sayang,"bisik Kala setelah melakukan pelepasan nya.


Kala mencium kening Dya lembut sebelum akhirnya menggulingkan tubuh polos nya kesamping tubuh Dya.


Keduanya nampak mengatur nafas mereka yang masih memburu akibat pergulatan panas yang baru saja selesai mereka lakukan beberapa saat yang lalu.


Kala menarik tubuh polos Dya,lalu memeluk posesif tubuh mungil itu.Setelah nya Kala menarik selimut yang berada tepat dibawah kaki nya untuk menutupi tubuh polos keduanya.


"Tidurlah,kamu pasti lelah,"bisik Kala sembari kembali mengcup kening Dya dengan lembut.


Dya sendiri hanya bisa mengangguk patuh lalu membaas pelukan suaminya.Keduanya pun menutup mataecara bersamaan.


Mengistirahatkan tubuh lelah mereka dan bersama sama menyambangi alam mimpi.


...***...


Pagi harinya,Dya terjaga lebih dulu.Dya bangun tepat di jam 2 dini hari.Dya melirik jam sebentar lalu netranya beralih menatap wajah tampan yang ada disamping nya.


Dya membelai sayang wajah rupawan milik pria yang saat ini sudah menjadi suami seutuhnya untuk dirinya.


Tidak ingin tidur suaminya terganggu,Dya pun segera bengkit dari tidurnya lalu bergegas masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.

__ADS_1


Saat Dya keluar kamar mandi setelah mandi junub nya,Dya melirik Kala sejenak ke arah ranjang dimana sang suami masih terlelap damai dalam tidurnya.


Lalu setelah nya berjalan ke arah meja rias dimana Dya meletakan mukena serta sejadahnya.


Seperti biasa,Dya akan melakukan sholat malam seperti yang selalu dia lakukan selama ini.Memohon pengampunan dosa untuk kedua orang tuanya yang sudah sama sama meninggal dan mendoakan semoga kedua orang tuanya ditempatkan disurganya Allah.


Lalu tak lupa juga Dya berdoa untuk kelangsungan pernikahan nya dan kesehatan dan keselamatan untuk seluruh keluarganya saat ini.


Usai melakukan sholat,Dya tidak langsung beranjak namun membuka sebuah Al-quran kecil yang selalu dia bawa didalam tasnya.


Sembari menunggu waktu subuh tiba,Dya menggunakan waktu luang itu untuk mengaji.


...***...


Mendengar bisikan lembut itu membuat Kala teruik dan mulai mengerjapkan matanya.Kala tersenyum manis saat membuka matanya dengan sempurna,hal pertama yang Kala lihat adalah wajah cantik sang istri yang tengah menggunakan mukena.


"Pagi sayang,sudah pakai mukena saja?habis sholat malam ya?"tanya Kaladengan suara seraknya lalu bangkit mengambil poisi duduk.


"Iya,ayo bangun,mandi.Sebentar lagi adzan subuh."


"Iya baik sayang,tunggu ya,Mas mandi dulu."Kala pun langsung bangkit dan berlalu menuju ke kamar mandi.

__ADS_1


Tidak lama kemudian,Kala pun sudah kembali dengan tubuh yang jauh lebih segar lagi.Dengan rambut masih basah dan juga tubuh terbungkus bathrobe miilik hotel.


Setelah mengeringkan rambutnya Kala pun segera memakai baju koko dan kain sarung yang sudah disediakan oleh sang istri.


Disaat Kala sedang memakai pakaian nya,sayup sayup terdengar suara adzan subuh berkumandang.


Setelah adzan subuh usai,keduanya nampak melakukan sholat sunnah qobliyah subuh terlebih dahulu,baru dilanjut dengan sholat fardu subuh.


"Mas,apa kita akan pulang hari ini?"tanya Dya seraya membereskan dan melipat pelengkapan holat yang baru saja selesai digunakan.


"Besok saja sayang,ku sudah menghubungi Handi untuk mengurus absen kita hari ini,"jelas Kala yang kembali membaringkan tubuhnya di atas ranjang.


"Sini,lebih baik kita istirahat lagi.Masih terlalu pagi juga untuk beraktifitas."ujar Kala merentangkan tangan nya.


Meminta sang istri untuk berbaring disamping nya dengan Dya yang menggunakan tangan Kala sebagai bantalan.


Dya pun menurut,ikut merangkak naik kembali ke atas ranjang.Berada dikota orang dan libur kerja tentunya Dya tidak memilki alasan untuk berkegiatan.


Dya pun mulai bersandar didada bidang Kala dan membalas pelukan dari suaminya.Keduanya nampak kembali terlelap setelah berbincang ringan dan merasa tidak punya kegiatan yang berarti keduanya pun kini sama sama memilih untuk tidur kembali.


Menikmati waktu libur yang begitu sulit didapatkan oleh Dya yang statusnya saat ini hanya sebagai karyawan kantor biasa.

__ADS_1


Berbeda dengan Kala yang bebas kapan saja minta ijin dari kantor,berhubung pria itu adalah calon pewaris dari gedung menjulang tinggi itu.


__ADS_2