
"Kamu kenapa?apa aku menyakitimu?"tanya Kala saat keduanya sudah masuk kedalam unit apartemen nya.
Kala mencekal tangan Dya saat Dya akan berlalu langsung masuk kedalam kamarnya.Dya kembali dibuat kaget saat Kala menariknya untuk masuk kedalam kamar pribadi Kala.
"Ma_Mas?"
Tanya Dya heran saat Kala membawanya masuk kedalam kamarnya.Dan tanpa diduga Kala kembali menyatukan bibir mereka.
Dya yang tidak siap menerima serangan dari Kala sontak membuat tubuhnya sedikit oleng dan lombung.Namun dengan sigap Kala menarik pinggang Dya dan menahan nya tanpa melepas pangutan di antara keduanya.
Perlahan Kala mendorong tubuh Dya hingga merapat ke arah lemari pakaian milik Kala.Bagaikan melepas rasa yang sudah lama terpendam,Kala terus saja ******* dan menghisap bibir ranum milik Dya.
Dya sendiri hanya bisa pasrah dan dibeberapa menit kemudian mulai ikut membalas ciuman panas dari suaminya.
"Mas"
Lirih Dya saat pangutan diantara keduanya terlepas.Dengan nafas yang masih ngos ngosan Dya memcoba mendorong tubuh Kala agar sedikit memberi jarak pada tubuhnya.
Namun tubuh kekar itu tidak bergeser sedikit pun dari hadapan Dya.Kala menatap intens pada wajah cantik Dya yang begitu terlihat cantik dengan rona merah diwajahnya.
"Terima kasih sudah membalasnya,istirahatlah.Aku tidak akan mengganggu waktu mu lagi"
Ujar Kala membelai sayang wajah cantik sang istri.Dya tahu jika saat ini mungkin Kala tengah kesal karena melihat dirinya tengah mengobrol dengan pria lain.
Dya baru teringat saat beberapa kali Kala menjawab pertanyaan dari dirinya dengan nada ketus dan tidak bersahabat.
__ADS_1
Ditambah lagi tindakan nya saat ini,dimana tadi siang juga dilakuka Kala saat melihat dirinya makan siang satu meja dengan pria lain.
Tidak ingin berdebat lagi Dya pun hanya bisa pasrah menerima apa yang suaminya lakukan.Toh suaminya hanya mencumbunya disaat marah karena cemburu.
"Ka_kalau begitu aku pamit kembali kekamarku ya Mas?"
"Iya,maaf sudah membuatmu kaget?"
"I_iya,aku permisi Mas"
"Baiklah,beristirahatlah"
Keduanya pun memisahkan diri dan Dya kembali keluar untuk kembali masuk kedalam kamarnya.Setelah berada didalam kamarnya Dya pun langsung membersihkan diri dan bersiap untuk melakukan ibadah tiga rakaatnya dibatas waktu mendekati akhir.
Begitu pun dengan Kala,tidak ingin ibadahnya diketahui oleh orang lain Kala sampai mengunci pintu kamarnya.Baik Kala atau pun Dya kini terduduk bersimpuh menghadap pada Rabb nya.
*
*
Menjelang malam tiba,saat Kala baru saja akan merebahkan tubuh lelahnya tiba tiba ponselnya berbunyi dan nama sang kekasihlah yang mucul dilayar benda pipih itu.
"Ada apa?"
Tanya Kala dengan nada dingin dan datarnya meski yang menelpon adalah sang kekasih.
__ADS_1
"Sayang kenapa begitu sih tanya nya?aku kangen,kita jalan yuukk?"
"Aku lelah Angel"
"Tapi aku kangen sayang,kamu sibuk kerja terus dan aku terabaikan"
"Baiklah,kita bertemu ditempat biasa"
Tanpa menunggu jawaban dari Angel,Kala pun langsung menutup panggilan itu.Dan Kala pun kembali memakai baju dan juga jaketnya.
Kala tersentak kaget saat keluar dari kamar mendapati Dya tengah sibuk menata makan malam untuk mereka berdua.
"Loh Mas Kala mau keluar?sini makan malam dulu baru pergi"
Ujar Dya menarik tangan Kala menuju ke arah meja makan dan mendudukkan nya dikursi yang biasa digunakan untuk Kala.
"Tapi aku akan makan malam de____"
"Aku tahu,tapi setidaknya makanlah dirumah dahulu bersama dengan istrimu.Setelahnya Mas bebas melakukan apapun asal,jauhi kegiatan yang sekiranya itu akan membawa dosa".
*
*
...🌸🌸🌸...
__ADS_1