Doa Disepertiga Malamku

Doa Disepertiga Malamku
Bab.78


__ADS_3

"Se_selamat ya Pak Kala atas pernikahan nya,semoga langgeng dan segera diberi momongan,"ucap salah satu karyawan yang menjadi orang pertama yang menyalami dan memberi selamat kepada kedua mempelai.


"Terima kasih ya sudah menyempatkan datang dan mendoakan kami,"jawab Kala sembari merengkuh bahu sang istri.


Dya sendiri hanya merespon dengan senyuman manis diwajah cantik bak bidadarinya.Lalu menerima uluran tangan para rekan kerja nya.


"Selamat ya Dy,maaf atas kekeliruan kami selama ini,"ucap nya lagi saat memberi selamat pada mempelai wanitanya.


"Terima kasih Mbak,tidak apa apa Mbak.Toh digosipin sama suami sendiri,jadi ya nggak masalah."jawab Dya dengan wajah ramahnya.


Tidak ada rasa benci sama sekali.Meski di awal awal merasa risih dan nggak nyaman,tapi setelah dipikir pikir,Dya tidak salah disini,dia dekat dan menggoda suaminya sendiri jadi kenapa harus risih dan nggak nyaman.


Terbukti,pada akhirnya merekalah yang malu sendiri setelah tahu kebenaran nya.Semua karyawan yang datang menghadiri pesta resepsi itu mengantri untuk menyalami dan memberi selamat serta doa untuk para tamu undangan.


Semuanya terlihat kikuk dan canggung saat tahu kalau selama ini orang yang mereka jelek jelekan ternyata istri orang nomor satu dikantor mereka.

__ADS_1


Teka terkecuali Mona,sang sekertaris yang begitu kekih terhadap Dya.Mona bahkan terus menunduk saat berjalan dipelaminan untuk memberi ucapan selamat dan juga doa pada keduanya mempelai.


"Selamat ya Pak atas pernikahannya dan untuk Ibu Dya,maaf atas apa yang sudah terjadi,"lirih Mona yang begitu malu saat berhadapan dengan Dya yang saat ini sudah diketahui statusnya.


"Lain kali perlakukan sesama manusia itu dengan baik ya?tidak peduli status sosialnya seperti apa,dimata tuhan kita sama.Setelah ini perbaiki sikap dan juga penilaian kamu terhadap seseorang."ucap Kala saat menanggapi permintaan maaf Mona pada istrinya.


"Iya baik Pak,sekali lagi maad ya Bu?"


"Iya Mona,saya sudah memaafkan kok.Terima kasih sudah menyempatkan untuk datang."jawab Dya sedikit membuat hati Mona merasa lega.


Dan kini giliran seorang pria yang sejak awal Dya masuk keperusahaan itu,Dya sudah memikat hatinya.


Sikap Dya yang santun,baik,ramah dan sholehah tentu menjadi salah satu alasan pria itu begitu tertarik pada Dya.


Namun saat ini pria itu harus menelan kekecewaan saat melihat gadis yang dia sukai tengah bersanding dipelaminan bersama dengan atasan nya sendiri.

__ADS_1


"Selamat ya Pak atas pernikahan nya dan selamat juga ya Dy,tidak menyangka ya,kalau kamu ini nyonya bos ternyata."ucap Dirga yang harus menelan kekecewaan dengan pernikahan Dya dan Kala.


"Terima kasih Pak,sudah menyempatkan buat hadir dan terima kasih untuk ucapan nya."jawab Dya tersenyum ramah sembari merangkul lengan Kala,saat menyadari jika sang suami tidak menyukai interaksi antara dirinya dan juga rekan kerjanya itu.


Dirga pun berlalu setelah mengucapkan selamat dan doa kebaikan untuk pernikahan antara rekan kerja dan jug atasan nya.


Semakin malam,para tamu undangan pun mulai berpamitann untuk kembali kerumah masing masing.Dan kini tinggal segelintir orang yang masih betah berlama lama disana sembari berbincang ringan.


Dan disaat semua para tamu menikmati jamuan dari sang punya hajat,tiba tiba dipintu masuk terjadi keributan yang entah itu karena apa,yang pasti apa yang terjadi disana mengalihkan perhatian semua yang ada disana termasuk kedua mempelai.


"Awas,biarkan aku masuk,Kala,keluar kamu,enak saja kamu menikah dengan wanita lain sedang kan aku tengah mengandung anakmu"teriak seorang wanita dari arah pintu masuk ballroom yang membuat semua orang yang mendengarnya membulatkan mata mereka.


Termasuk Dya,seketika Dya menatap tak percaya ke arah Kala.Dya tidak menyangka jika akan ada wanita yang mengaku hamil oleh suaminya.


Seketika pandangan Dya memburam dan detik berikutnya pun menggelap.Dya jatuh pingsan di atas pelaminan saat seorang wanita yang sudah tidak asing lagi baginya datang dan mengaku hamil oleh suaminya.

__ADS_1


"Astaghfirullah,sayang.Sayang bangun,jangan begini,percaya sama aku,aku tidak pernah melakukan itu bersama nya.Aku mohon,bangulah Dy."lirih Kala yang panik saat melihat sang istri pingsan.


__ADS_2