Doa Disepertiga Malamku

Doa Disepertiga Malamku
Bab.35


__ADS_3

Kala terkekeh saat melihat Dya yang salah tingkah karena kepergok tengah mengagumi dirinya.


Tidak bisa dipungkiri jika pria bertinggi badan 185cm itu tidak hanya memiliki tinggi tubuh dan badan kekar saja.


Namun wajahnya juga begitu tampan nan rupawan.Siapa saja wanita yang melihatnya pasti akan langsung terpesona dan akan menjadikan pria itu sebagai icaran atau pun sebagai idola padahal bukan artis.


Hanya kebetulan saja memiliki wajah yang sempurna bagaikan para artis didalam atau pun diluar negri.


"Eheeemmm"


Dya berdehem guna menetralkan perasaan nya yang kini didera rasa malu yang luar biasa karena gagal menjaga pandangan nya.


Dya pun segera beranjak dan menyiapkan satu porsi nasi goreng dan telur mata sapi yang tadi dia siapkan untuk sarapan keduanya.


Deg...


"Ma_Mas Kala"


Lirih Dya saat tengah mengisi nasi kedalam piring nya,tiba tiba seseorang memeluknya dari arah belakang.


"Wangi banget sih?masak apa,hhmm?"


Tanya Kala dan dengan santai menyimpan dagunya dibahu Dya yang membuat Dya semakin tidak karuan.


"I_ini nasi goreng Mas,tolong minggir sebentar aku mau menyiapkan ini dulu"


Dya pun segera melepaskan lilitan tangan Kala yang ada dipinggang nya dan lalu beranjak ke arah meja makan untuk menyiapkan sarapan mereka.


Kala oun semakin bersemangat untuk menggoda Dya karena respon Dya yang nampak begitu lucu dimata Kala.

__ADS_1


Belum lagi rona merah diwajah Dya yang semakin membuat gadis itu terlihat menarik dan cantik tentunya.


"Ayo Mas sarapan dulu,nanti kesiangan"


"Hhmmm"


Keduanya pun kini tengah menghabiska sarapan mereka dengan diam.Sesekali Kala akan mencuri pandang pada Dya yang begitu fokus pada makanan nya


Tanpa Kala tahu jika saat ini Dya tengah mencoba menetralkan detak jantungnya yang berpacu dengan kecepatan diatas rata rata.


*


*


Setelah menghabiskan waktu selama 30 menit lebih.Akhirnya mobil yang dibawa Kala sampai juga disebuah gedung yang menjulang tinggi.


Meski sempat menjadi perdebatan karena sejatinya Arkalah yang seharusnya menempati jabatan tertinggi itu.


Namun semua nya mau tidak mau dan suka tidak suka harus menerima keputusan yang sudah di ambil oleh si sulung keluarga Mahesa itu.


Ada alasan pribadi mengepa Arka menolak jabatan tertinggi diperusahaan.Selain tengah mendirikan perusahaan nya sendiri,Arka juga ingin membuat sang adik jadi lebih bertanggung jawab akan beban yang sudah dia emban sejak masih didalam perut sang ibu.


Terlahir dan tumbuh dikeluarga konglomerat tidak serta merta enak enakan saja menikmati harta yang melimpah.


Dibalik transferan yang masuk tentu harus ada kerja keras dan tanggung jawab yang sama beratnya untuk dijalani oleh Kala maupun Arka.


Sementara hidup Kala selama lima tahun ini begitu berantakan dan Arka tidak mau Kala semakin terjerumus masuk kedalam dunia yang akan menghancurkan nya kelak.


Karena itulah,Arka menyerahkan tanggung jawab kepemimpinan tertinggi didalam perusahaan pada adik satu satunya itu.

__ADS_1


"Selamat pagi Tuan Muda Kala dan selama pagi Nona Dya"


Ucap Handi penyambut kedatangan Kala dan juga Dya saat keduanya tiba di perusahaan itu.


"Pagi juga"


Jawab Kala dengan nada dingin dan datarnya.


"Pagi Kak,terima kasih sambutan nya"


"Bagimana apa anda sudah siap bekerja Nona?"


"Siap dong Kak,tapi jangan panggil Nona.Tidak enak didengar,panggil Dya saja jauh lebih baik"


"Baiklah kal___"


"Tidak bisa.Meski kalian akrab tetap saja kalian tidak boleh memanggil nama masing masing dilingkungan kerja.Dan kamu Dy,kamu harus ingat akan statusmu saat ini.Jangan buat Papah malu"


Potong Kala saat mendengar percakapan antara istrinya dan juga pria yang mulai hari ini akan menjadi asisten pribadinya.


Kala pun segera beranjak dari sana menuju ke lift yang khusus untuk para petinggi perusahaan dan di ikuti oleh Handi dan juga Dya dibelakang nya.


*


*


...🌸🌸🌸...


Note.Done ya...mhon maaf jika Othor selalu telat up.SemoGa besok besok Othor sudah bisa up dipagi atau siang ya...mhon doanya agar kondisi badannya fit kembali πŸ€—πŸ€— terima kasih πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


__ADS_2