Doa Disepertiga Malamku

Doa Disepertiga Malamku
Bab.59


__ADS_3

"Tidak,aku tidak mau.Kamu sudah berjanji Kala,jika kamu akan menceraikan wanita itu.Mana boleh kamu memutuskan hubungan kita kamu membuat janji padaku"seru Angel yang tidak terima jika pada akhirnya dirinya kalah oleh seoran gadis kampung seperti Dya.


"Tapi aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini tanpa ada perasaan apapun Angel,maaf"


"Maksud kamu apa?jangan bilang jika kamu sudah tidak mencintaiku lagi Kala?apa gadis itu sudah memberikan tubunya agar kamu memilihnya?ingat Kala,aku juga siap melayani kamu kapan pu asal kamu mau.Tapi selama ini kamu kan yang selalu menolak jika aku akan memulai hal itu"


"Dya tidak pernah menggodaku dengan tubuhnya Angel.Bahkan hingga detik ini tubuh itu masih utuh tanpa tersentuh sedikit pun olehku"jelas Kala dengan sedikit menaikkan nada biacaranya karena meraka tidak terima jika Dya dituduh sebegitu rendahnya oleh wanita seperti Angel.


"Itu tidak mungkin,aku tidak percaya wanita muanfik itu diam saja padahal dia tinggal satu atap dengan pria setampan kamu?atau jangan jangan wanita itu tidak normal?sungguh tidak bisa dipercaya"ucap Angel malah semakin mencibir Dya didepan Kala.


Dan itu semakin membuat Kala marah dan langsung mengusir Angel tanpa mau mendengarkan apapun lagi dari mulut wanita itu.

__ADS_1


"Pembicaraan kita sudah selesai,kamu boleh pulang"ucap Kala menutup sesi pertemuan nya dengan wanita itu.


"Han,tolong antarkan tamu ini pulang dan jika tidak ada kepentingan yang menyangkut pekerjaan.Tolong jangan biarkan dia masuk kemari lagi.Paham?"titah Kala yang langsung diangguki oleh Hnadi.


Dengan sigap Handi pun menarik tubuh Angel untuk segera keluar dari ruangan kerja Kala saat melihat jika atasan nya itu tengah menahan rasa kesalnya.


Handi tahu bagaimana menyeramkan nya Kala disaat marah.Maka dari itu Handi langsung menarik Angel agar keluar dari ruangan itu sebelum Kala benar benar murka.


"Lepas brengsek,jauhkan tangan kotormu itu dari tubuhku"seru Angel terus berontak dari genggaman tangan Handi.


"Maaf jika saya mengotori tubuh anda Nona,namun saya sarankan agar anda segera pergi dari sini sebelum security yang akan menarik anda keluar dari gedung ini"ucap Handi dengan cukup santai sembari mengelap tangan nya dengan tisu basah yang tersedia dimeja sekertarisnya Kala yaitu Mona.

__ADS_1


Mona saat ini tengah makan siang diluar jadi tidak tahu jika diruangan atasan nya tengah terjadil huru hara.


Tanpa kata lagi,Handi pun kembali masuk lalu mengunci pintu ruangan Kala dari dalam.Karena Handi yakin jika Angel akan mencoba menerobos masuk kembali kedalam ruangan itu.


"Apa dia belum pergi?"tanya Kala tanpa mengalihkan pandangan nya dari layar laptop yang ada dimeja kerjanya.


"Kamu tahu sendiri kekasihmu itu wanita macam apa.Mana mungkin dia menyerah begitu saja.Upppsss,maaf,mantan kekasih maksudnya"ralat Handi begitu melihat tatapan tajam Kala saat Handi menyebut Angel masih dengan sebutan kekasih.


" Lalu apa yang kamu lakukan disini?kenapa tidak kembali keruangan mu?"


"Sabar dong Pak Arkala Mahesa,biarkan Nona yang tengah mengamuk itu pergi agar hamba bisa kembali keruangan dengan selamat tanpa lecet sedikit pun"

__ADS_1


"Ck,kamu itu seperti bukan laki laki saja"


"Mohon maaf Bapak,saya akan bersikap gentle jika ini permasalahn pribadi saya,namun jika saya harus terluka hanya karena kesalahan yang dilakukan oleh orang lain.Mohon maaf saya tidak bisa melakukan nya,saya masih mencintai tubuh saya sendiri"jelas Handi yang langsung beranjak dan duduk santai disofa yang ada diruangan Kala.


__ADS_2