Don'T Forget Me , Only You My Love Forever

Don'T Forget Me , Only You My Love Forever
Kegembiraan


__ADS_3

"Loh Rey kok basah semua?" Tn. Hendi bertanya karena pakaian Rey basah, sementara ia tidak dalam pakaian renang.


"Iy, pa... Om , Tante, Clara kecebur di kolam renang barusan" Rey memberi tahu sambil menatap Tn. dan Ny. Styven.


"O... jdi kamu basah karena ikut kecebur sama Clara gitu Rey ?, gpp kan? kalian sama2 bisa berenang.." Tn.Styven menjawab dengan santai.


"Iya gpp Om... tapi mungkin Om sama Tante liat Clara dulu, tadi sempet keeraam dianya.." Rey bicara sambil gemetar karena tubuhnya yang basah semakin terasa dingin karena terkena AC.


" Emm.. gtu.. jadi kamu nolongin Clara , biar Tante liat habis ini, kamu gih ganti baju dulu ntar sakit Rey .. makasih ya... " Ny. Intan berdiri dari kursinya.


Rey mengangguk kan kepala dan melihat kepada Mama, papanya, dan Tn. Styven lalu mengangguk lagi, kemudian pergi ke kamarnya.


" Bentar y pa.. " Ny. Intan memegang pundak Tn. Styven kemudian pergi.


Sesampainya di kamar Clara, Ny. Intan bertanya kepada Clara tentang kondisinya dan juga bagaimana itu bisa terjadi. Clarapun menceritakan semuanya dan kemudian ia pergi tidur.


Ny. Intan menyuruh Jeslyn , dan kedua anaknya yang lain untuk tidur juga kemudian pergi.


Keesokan harinya kedua keluarga ini sarapan bersama, dan pergi berkeliling Bali. Hari pertama mereka pergi ke beberapa pantai dan melakukan berbagai permainan seperti bola air, membuat istana dari pasir, dan bahkan voli.

__ADS_1


"Rey .. trimksih banyak y buat kemarin" Clara mendekati Rey yang sedang memotret laut.


"Iya sama-sama .. kaki mu uda g papa kan?" Rey melihat kaki Clara.


" Iya .. masih pegel dikit.. tapi g papa uda bisa buat voli juga kan..😁" Clara menjawab sambil menggerakkan kakinya.


Mereka terus berbincang sambil berjalan- jalan.


Hari kedua, kedua keluarga ini pergi ke tempat wisata yang tidak ada di air. Hari-hari berikutnya pun mereka pergi ke tempat- wisata yang menarik yang belum pernah mereka kunjungi. Kedua keluarga ini mengalami hari yang menggembirakan bersama. Hari terakhir berada di Bali, mereka pergi ke pusat oleh-oleh.


Di tempat oleh- oleh ini ada banyak sekali jenis makanan, Clara melihat- lihat, ia kemudian mendekati sebuah tempat yang menjual berbagai macam aksesoris, jepit rambut, gantungan kunci, kipas, dan lain-lain.


"Ingin beli itu? jangan yang itu ini aja ni bagus.." Rey memberi saran kepada Clara sambil menunjukkan sebuah gantungan kunci berbentuk hati yang sangat elegan dan cantik.


" Boleh.. kamu g beli juga? emm.. ini aku pilihin buat kamu.. "Clara memberi saran juga.. ia menunjukkan sebuah gantungan berbentuk hati berwarna coklat dan 2 gantungan bentuk bola dan gitar.


"Aku ambil yang ini.. " Rey mengambil gantungan bentuk hati dan pergi melihat- lihat barang lain.


"Kamu mau beli apa lagi..? " Clara mengikuti Rey.

__ADS_1


"Liat- liat aja barangkali ada yang menarik, di sini kebanyakan adanya benda buat cewek.. kamu g beli jepit atau kalung, gelang mungkin.." Rey bertanya penasaran.


" Uda.. itu di bawa Vira..😏" Clara tersenyum manis.


Mereka berjalan berkeliling toko dan kemudian pergi ke kasir untuk membayar barang yang mereka beli.


Akhirnya kedua keluarga ini kembali ke hotel. Waktu kembali ke rumah pun tiba, mereka mengemasi barang mereka dan berkumpul di lobi hotel.


" Kita pisah dari sini ya Hen.. nanti ketemu lagi di rumah" Tn. Styven menjabat tangan sahabatnya.


" Iya.. kamu hati-hati di jalan ya..." Tn.Hendi menjabat tangan Tn Styven dan anggota keluarga yang lain kemudian pergi.


Clara dan kedua adiknya pun menjabat tangan Tn. dan Ny. Hendi, Jeslyn dan tak ketinggalan Rey juga.


" Hem... apa ini Rey..?🙄" Clara memegang sebuah kalung yang Rey sembunyikan di balik tangannya ketika berjabat tangan dengan Clara.


" Buat kamu.." Rey berbisik di telinga Clara dan kemudian pergi masuk ke sebuah mobil.


Clara menggenggam kalung itu, sambil menatap bingung ke arah Rey.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2