Don'T Forget Me , Only You My Love Forever

Don'T Forget Me , Only You My Love Forever
Berlalunya Waktu


__ADS_3

" Non.. non.. aduh non Clara.. non Clara.." mbak Ani hanya bisa pasrah melihat Clara beranjak pergi.


Sesampainya di negeri sihir Clara terkejut karena melihat Styfen sedang duduk di sofa kamar Laura.


"Akhirnya kamu datang.. aku kira kamu g akan datang lagi.. Aku.." Styfen berdiri dan berniat meminta maaf, tapi belum sempat ia menyelesaikan kalimatnya..


" Aku kemari ingin memberitahu hal penting, tidak perlu membicarakan hal lain.." Clara menutup mulut Styfen dengan jari telunjuk.


"πŸ˜ŸπŸ€”" Styfen bingung sembari memandangnya.


"Kakakmu Laura masih hidup, dan sekarang dia menjadi istri anak tungal pemilik rumah terdahulu.. " Clara langsung berbicara agar mereka tidak berada di suasana canggung.


" Maksudmu? kakak ku sungguh masih hidup, lalu kenapa dia tidak pulang.." Styfen sangat senang, ia memegang pundak Clara.


"Sebelum rumah yang sekarang aku tinggali ini dibeli oleh orang tuaku, katanya kakakmu datang dan kemudian dijadikan istri anak tunggal keluarga yang tinggal di rumah itu.. mereka pindah entah kemana setelah pernikahan.. melihat akhirnya rumah ini di jual, pasti terjadi sesuatu.. dan aku tidak tau hal apa itu..." Clara menjelaskan sambil berjalan melihat keluar jendela.

__ADS_1


" Siapa yang memberitahumu tentang hal ini?" Styfen penasaran.


"Pengurus rumahku.. namanya mbk Ani dia merupakan keturunan penjaga rumah yang sudah ada sejak dulu.. ia tahu cukup banyak, karena keluarganya mengurus rumah itu secara turun temurun..." Clara menjelaskan lebih detail.


" Aku akan coba cari informasi lagi lain waktu.. kamu jangan hawatir.. yang pasti sekarang kita tahu kalau kakakmu baik- baik saja bukan.." Clara tersenyum sambil melihat Styfen.


Setelah itu Clara mengajak Styfen menemui kedua orang tuanya untuk memberitahukan hal tersebut. Raja dan ratu sangat senang, mendengar bahwa anak mereka masih hidup.. hal ini membuat mereka sedikit lega, walaupun belum pasti bagaimana kondisi anaknya itu dan apa alasan anaknya tidak pulang selama ini.


Setelah mereka ber4 berbincang, Clara mengajak Styfen menemaninya bermain sihir di taman istana.


"😏 begitu saja, lihat ini..." Styfen membalas dengan sihir yang menurunkan bunga di sepanjang jalan menggantikan salju.


"Heh.. beraninya kamu menghilangkan saljuku y.." Clara mendekati Styfen yang berjalan di depannya.


" πŸ™‚ ayo coba kamu bikin yang lain" Styfen tersenyum dan menantang Clara.

__ADS_1


" Baik.. tapi kali ini kita jadiin diri kita subjeknya y.." Clara menjadikan permainan ini semakin seru.


"ok..😁" Styfen mengiyakan sambil tersenyum lebar.


Setiap penyihir di negeri sihir paling handal mengatur mantra yang ada di tubuh mereka, terlebih itu mantra dari dirinya sendiri. Mereka dapat merubah semua mantra untuk tubuh mereka apapun itu bentuknya.


Clara memulai dengan merubah bentuk tubuhnya, ia berubah menjadi bunga yang sangat harum dan cantik, Styfen membalas dengan berpenampilan seperti peri pohon, kecil, berwarna hijau dengan sayap di punggungnya. Clara kembali merubah dirinya menjadi burung parkit yang cantik, Styfen membalas dengan merubah dirinya menjadi burung merak yang sangat indah.. Clara membalas dengan mengubah dirinya yang tadinya bergaun panjang menjadi berpenampilan modern ala Korea gitu.. Styfen membalasnya dengan berubah menjadi seorang pangeran yang tampan.. sebenarnya ia hanya mengganti pakaiannya menjadi pakaian pesta kebanggaannya, wajar saja memang wajahnya uda tampan dari lahir sih😁😁. Clara membalas lagi dengan mengubah penampilannya, rambutnya yang tadinya tergerai menjadi tersanggul ke atas, ia bergaun pesta merah muda, dengan kalung.. gelang.. cincin.. dan mahkota yang sangat


serasi dengan gaunnya.


Melihat penampilan Clara Styfen terpesona hingga ia lupa untuk membalas ... Clara berulang kali memanggil Styfen, tapi ia masih menatap Clara hanyut terkesima. Saat ingin mendekati Styfen jam istana berbunyi🎢.. mendengarnya Clara langsung bergegas pergi, rupa- rupanya ia mulai lupa waktu...


"Styf... aku pulang y.. besok kita main lagi.." Clara menjadikan dirinya bersayap dan terbang masuk ke kamar Laura lalu pulang.


Begitu seterusnya hingga 3 tahun berlalu.. Clara pulang dan pergi ke negeri sihir.. ia bermain bersenang - senang, melakukan banyak hal.. tentu saja ia menjadi semakin dekat dengan Styfen dan keluarganya. Tapi Clara juga semakin dekat dengan Rey tunangannya. Selama 3 tahun ia menjalani hidupnya di dua alam.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2