Don'T Forget Me , Only You My Love Forever

Don'T Forget Me , Only You My Love Forever
Pertunangan


__ADS_3

Hari pertunangan Clara dan Rey pun tiba, tapi Clara tidak yakin dengan hatinya. Sejauh ini Clara menganggap Rey sebagai seorang kakak.. tapi sebenarnya ia menaruh perasaan kepada Styfen.


Sekarang Clara harus memilih , ia harus menentukan sebuah pilihan.. ingin hidup dengan Styfen di negeri sihir sebagai seorang putri yang dapat mengunakan sihir, atau hidup di dunianya, sebagai manusia biasa tanpa sihir, atau lebih gilanya hidup seperti saat ini dengan bolak balik di dua dunia dan menjalin hubungan dengan 2 pria. ( waduh masak kayak gini☺️🤣🤣)


"Cie.. cantiknya non.. dah siap nie? " mbak Ani menggoda Clara yang baru saja turun dari kamarnya.


"Apa sih mbak.. mama di mana y mbak?" Clara mencari mamanya untuk bertanya apakah penampilannya ada yang kurang.


"Di taman non.. lagi ngecek- ngecek.." mbak Ani menjawab sambil membawa senampan gelas kosong.


"ehemm.. " Rey datang dari belakang Clara.


Melihat Rey mendekat mbak Ani langsung pergi meninggalkan Clara.


" Apa.. ehemm.. ehemm.. mana om, Tante, sama adik mu opa, kok sendirian?" Clara penasaran karena keluarga Rey tidak ada yang terlihat.


"G Dateng.. kan yang tunangan aku.. jadi tinggal makein cincinnya ke jari kamu uda deh habis itu aku pulang🤣🤣" Rey tersenyum sembari menggoda Clara.


"Di tanya beneran jawabya mlah kayak gitu.. tau ah .." Clara pergi meninggalkan Rey.

__ADS_1


Belum sempat melangkah pergi Rey memegang tangan Clara dan menariknya masuk ke dalam pelukan Rey.


"Kamu tau g? emm.. hari ini kamu sangat cantik.. " Rey memandang Clara sambil memeluknya dengan lembut.


"Apa sih.. malu tau kalo di lihat orang.. lepasin.. " Clara berusaha melepaskan dirinya.


Rey pun melepaskan pelukannya tapi ia masih mengandeng tangan Clara..


" Kamu g pake jam besar mu itu?.. nanti tato tongkat sihirmu keliatan.. " Rey mengangkat tangan Clara yang terdapat gambar tongkat sihir .


"Heh.. jangan kenceng- kenceng tau.. nanti mau aku pakein gelang ini.. udah ah bentar q mau cari mama dulu opa.. " Clara memperlihatkan gelang tangan yang cantik dan cukup lebar untuk menutupi gambar di pergelangan tangannya itu.


" Sekarang sudah lengkap.. kamu luar biasa.. love you.." Rey pergi menuju taman begitu saja sambil mengedipkan matanya.


Clara hanya terpaku memandang Rey pergi.. tak lama Clara mengikuti Rey ke taman untuk bertemu ibunya.. setelah ia bertemu dengan ibunya dan ibunya menambahkan sebuah jepit rambut yang cantik di rambutnya, ia kembali ke kamarnya.


Baru mau menaiki tangga.. Clara melihat ayahnya berbicara dengan seorang laki-laki dan perempuan yang mengendong seorang anak..


"wah.. cantiknya dia.. kenapa rasa- rasanya mirip dengan seseorang y.." Clara bergumam dan kemudian pergi naik ke kamarnya.

__ADS_1


Baru masuk dan menutup pintu kamar Clara teringat dengan muka Styfen.. wanita itu sangat mirip dengan Styfen . Clara pun bergegas kembali turun dan mencari wanita itu tapi Clara tidak menemukannya di mana pun. Tak lama ia malah kembali berjumpa dengan Rey.


"Nyari siapa? panik banget?" Rey bertanya karena menghawatirkan Clara.


Rey sudah mengikuti Clara sejak awal ia mengikutinya berkeliling rumah dan akhirnya memutuskan bertanya kepada Clara karena Clara tak juga berhenti berjalan hingga acara hampir di mulai.


"Laura.. putri Laura opa.. aku yakin itu dia.." Clara memberi tahu Rey sambil terengah- engah.


"Kamu yakin.. emm.. kita cari lagi nanti ini sudah waktunya.. kita harus cepet ketaman.. aku janji bakal bantu kamu peri kecil y..." Rey menasehati Clara setelah melihat jam.


Clara mengangguk dan mereka pergi bersama ke taman depan rumah Clara. Acara pun dimulai seluruh keluarga besar Rey datang membawa berbagai bingkisan. Acara pertunangan ini sangat mewah dengan tema alam terbuka, acara berjalan dengan dibawakan seorang host profesional. Acara demi acara terlewati hingga sampai acara penukaran cincin.


" Kamu tidak perlu kwartir.. memakai cincin ini tidak membuatku mengikatmu .. " Rey berkata demikian sambil menyematkan sebuah cincin cantik di jari manis Clara.


"Tapi aku mengikatmu dengan ini.." Clara tertunduk diam.. sambil memakaikan cincin di jari manis Rey.


Clara tau benar Rey sangat mencintainya.. dan pertunangan ini bukanlah hal remeh untuk Rey seorang penerus perusahaan ternama. Jika hal buruk terjadi maka semua di pertaruhkan.. reputasi keluarga Rey dan Clara , hubungan baik antara dua belah pihak, reputasi perusahaan dll..


Setelah acara pertunangan mereka berdua kembali mencari wanita yang mirip dengan Styfen itu, walaupun sudah berkeliling tapi tetap tidak menemukannya.

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2