Don'T Forget Me , Only You My Love Forever

Don'T Forget Me , Only You My Love Forever
Pintu Rahasia


__ADS_3

" Non.." panggil mas Aji.


" Eh mas Aji" sahut Clara sambil melangkah mundur dari tempatnya berdiri.


" Non ngak papa to? kejatuhan lukisan g non?" tanya mas Aji kwatir.


" G kok mas, in ad pintu di belakangnya, pintu rahasia y mas? 😏" tanya Clara penasaran.


" Bukan non, ini pintu cuman pajangan kok.. kalo di buka ya tembok ga ada apa-apanya non.." jawab mas Aji panik.


" la tapi kok di tutup lukisan gede banget gini mas?" Clara semakin penasaran.


"Non plis ya non, mas Aji mohon banget ke non Clara, jangan kesini lagi ya non.." mas Aji menyahut.


" La kenapa mas?" Clara kebingungan.


" Pokoknya non Clara jangan kesini lagi ya non, ini biar mas tutup lagi pake lukisan, terus jangan bilang-bilang kalo ada pintu di sini ya non.." tegas mas Aji.


" Tapi kenapa dulu mas, kalo mas Aji ga mau bilang aku bilang Mama sama Papa kalo rumah ini ada pintu rahasianya lo.." Clara mengancam.


" Haduh non non.. mas juga ga tau non kenapa pintu ini dirahasiakan, mas Aji juga di bilangi gitu saja sama bapak mas Aji. "jawab mas Aji kebingungan.


Tanpa mendengarkan perkataan mas Aji Clara berlari menuju kamar papa dan mamanya, dan mas Aji mengikutinya sambil berusaha menghentikan Clara.


" Ma.. Mama.. Papa bangun ma... pa... cpet.." Clara berteriak sambil mengetuk- ketuk pintu kamar orangtuanya.


" Tuh ma anakmu tu kenapa, sana cepet di urus dulu ma, ntar ga berhenti triaknya tu" cetus Tn. Styven kepada istrinya di dalam kamar.

__ADS_1


"Jgleggg..." Ny.Intan membuka pintu kamar.


" Kenapa sih Clay? triak- triak, ini itu baru jam 5 pagi, lagi pula ini masih libur dan mama, papa juga masih cuti, satu jam lagi lah bangunnya Clay.." kata Ny. intan.


" Ini tu penting banget ma, ternyata rumah ini ada pintu rahasianya" cerita Clara.


" heh masak iya to nak.. ?🤔" Ny. Intan bingung.


" Bener mas Aji?" tanya Ny. Intan ke mas Aji yang ada di belakang Clara.


" Iya nyonya, tapi itu pintu hanya pajangan kok nyonya bukan pintu rahasia" jawab mas Aji.


 


Tanpa berkata-kata Clara menyeret mamanya ke lorong itu. Mama Clara hanya pasrah mengikuti anaknya saja.


 


" Heh iya ini ada pintu, coba buka mas aji..." perintah Ny. Intan.


 


Mas Aji mendekat ke pintu dan membukanya perlahan- lahan, sebenarnya semenjak mendiang ayahnya memberitahu keberadaan pintu itu, mas Aji dan adiknya mbak Ani tidak pernah berani mendekat ke tempat itu. Paling 3 hari sekali mereka bergantian membersihkan lorong dan lukisan itu.


 


" cleekkk.." pintu terbuka.

__ADS_1


" emm.. g ada apa- apa nyonya, hanya tembok kyak yang bapak saya bilang. Silahkan kalo nyonya mau melihat." kata mas Aji sambil mundur menjauhi pintu.


 


Mama Clara memeriksa pintu itu, dan memang benar tidak ada apa-apa di sana, jangankan jalan rahasia sela dari dinding pun tak ada.


 


"G ada pintu rahasia- rahasian Clay, kamu ini imajinasimu terlalu kebawa film.😂" kata Ny. Intan sambil tertawa dan menjauhi pintu.


Clara mendekat dan melihat pintu itu..


" aa.. ma in ap?.." Clara kaget dan mundur dari pintu sembari berteriak.


" Apa lagi to Clay.. uda ah main- mainnya, kamu ini uda masuk SMA lo.." kata Ny. Intan.


"Nanti g usah di tutup ya mas lukisannya taruh di dinding aj pintunya keliatan ga papa." kata Mama Clara ke mas Aji sambil mengandeng Clara pergi.


" Ya nyonya.." sahut mas Aji.


" Bapak bener pintu ini ga ada apa- apanya cuma tembok doang, tapi kok bapak nyuruhnya, di jaga kalo bisa di rahasiakan ya.. bingung aku ini" gumam mas Aji sambil membereskan lukisan.


 


Sesampainya di ruang keluarga Clara trus melihat tangannya dan mengedipkan matanya berkali- kali sambil menggelengkan kepalanya.


 

__ADS_1


" Tadi itu apa ya.. kok kayak air es dingin banget, tapi lembut kayak selimut bayi.." gumam Clara sambil menepuk- nepuk pipinya.


Bersambung...


__ADS_2