
"Belajar yang benar jangan pacaran mulu" Ucap Riko yang mengantarkan Kaila sekolah, karena permintaan Bunda yang membuat Riko hanya biasa mengiyakan ucapan Bundanya.
"Siapa yang pacaran, orang kelas kaila sama Yuda beda" ucap Kaila dengan tangan menyerahkan helm yang tadi ia gukan ke arah Riko.
"Emang kakak gak tau? kalo kalian bisa ketemu saat jam istirahat?"
"Cuma makan doang"
"Sama aja kalo akhirnya pacaran di sekolah"
"Iyah, iyah, udah sana pergi Kaila mau masuk dulu" kata Kaila yang menyuruh Riko segera pergi karena Riko yang malah menceramahinya di depan pintu gerbang sekolahnya membuat beberapa siswa siswi yang baru datang melihat kebawelan Riko.
"Eh....mau kemana?" cegah Riko dengan memegang tas Kaila membuat langkah Kaila terhenti karena tasnya di tarik.
"Kak Riko, jangan gitu dong, malu tauk" ucap Kaila kesal saat beberapa siswi menahan tawa mereka karena ulah Riko.
"Ya makanya salim dulu, kebiasaan jadi adek tingkahnya gak pernah bener" ucap Riko yang langsung menyodorkan tangannya kearah Kaila yang langsung di cium oleh Kaila.
"Assalamualaikum" kata Kaila yang sudah mencium punggung tangan kakaknya itu.
"Belajar yang bener" teriak Riko saat Kaila langsung berlari masuk ke dalam sekolah.
"Iyah bawel" balas Kaila yang juga berteriak.
Kaila melangkahkan kakinya menyusuri lorong sekolah untuk menuju kelasnya,tapi baru sampai di depan pintu kelas namanya sudah di panggil seseorang dari arah belakang, membuat langkah kaki kaila yang ingin masuk ke dalam kelas terhenti dan menoleh ke belakang mencari sumber suara yang memanggilanya.
"Kaila, maaf ya tadi malam aku gak telfon kamu, batu ponsel ku habis dan aku juga ketiduran karena capek" kata Yuda yang langsung to the poin saat dirinyalah sudah berdiri di depan Kaila.
Sebelum kaila menjawab pertanyaan Yuda bibir Kaila sudah membentuk sebuah senyuman, "Iyah aku paham kok, lagian tadi malam habis belajar aku juga langsung tidur" bohong Kaila.
"Oh, bagus deh kalo gitu"
"Iyah, kalo gitu aku masuk dulu ya" ucap Kaila yang sudah ingin kembalikan badannya tapi pergelangan tangannya di pegang oleh Yuda membuat Kaila tidak jadi masuk ke dalam kelas. "Kenapa?" tanya Kaila menatap kekasihnya itu.
"Besok kan weekend rencana aku ingin ajak kamu ke pasar malam, malam ini gimana?" tanya Yuda membuat kaila berfikir sejenak.
__ADS_1
"Gimana? kamu mau kan?" tanya Yuda sekali lagi saat kaila tidak kunjung menjawab pertanyaannya.
Kaila mengangguk tanda ia setuju, lagi pula ia juga belum mengunjungi pasar malam dan tidak ada salahnya menerima ajakan Yuda. "Iyah aku mau"
"Yes!" Kata itu yang Yuda ucapkan saat kaila mau pergi ke pasar malam dengannya.
Tring.....
Bell panjang berbunyi menandakan jam pelajaran awal akan segera di mulai membuat beberapa siswa dan siswi yang tadinya berada di luar kelas segera masuk ke dalam kelas karena sebentar lagi guru mapel mereka akan datang dan pelajaran akan segera di mulai.
"Kalo gitu nanti malam jam 7 aku jemput kamu" kata Yuda memberitahu Kaila bahwa ia akan menjemputnya malam ini.
"Iyah" jawab Kaila dengan tersenyum saat melihat ekspresi wajah Yuda yang terlihat sangat senang.
"Kalo gitu aku ke kelas aku dulu, kamu juga langsung masuk belajar yang pinter" kaya Yuda mengusap rambut kaila sebelum ia melangkah pergi.
"Iyah" jawab Kaila yang melihat punggung Yuda yang melangkah pergi dan hilang dari pandannya sebelum ia masuk ke dalam kelas.
***
Kaila yang sudah selesai merias wajahnya meraih ponselnya mematikan lagu yang sempat ia stel, dan mengecek apakah Yuda sudah mengirimkannya pesan, tapi ternyata Yuda belum mengirimkan pesan apapun ke Kaila, membuat kaila kembali menatap Pantura wajahnya di depan cermin.
Tin...tin...
Suara kelakson mobil terdengar dari luar rumah bersamaan dengan Yuda yang mengirimkan pesan kalo ia sudah berada di Depa rumah Kaila.
Kaila meraih tas selempang miliknya yang berada di atas kasur, menatap sekali lagi pantulan wajahnya di meja riasnya memastikan semuanya sudah sempurna.
Kaila melangkahkan kakinya keluar dari dalam kamar menuruni satu persatu anak tangga dan memberikan pesan kepada art nya kalo Bunda dan kak Riko datang ia meminta agar artnya menyampaikan pesan kalo dirinya akan pergi ke pasar malam dengan Yuda.
Saat Kaila membuka pintu rumahnya terlihat Yuda yang berdiri di sisi mobil menunggu kaila keluar dari dalam rumah.
"Kenapa kamu selalu terlihat cantik?" ucap Yuda saat kaila sudah berdiri di depannya. "Kalo seperti ini aku jadi semakin takut kalo nantinya banyak laki laki yang suka sama kamu"
"Gombal, yang ada kamu yang semakin banyak punya cabe cabe an" ujar kaila membuat Yuda terkekeh.
__ADS_1
"Jadi berangkat gak nih?" lanjut kaila saat keduanya juga tidak kunjung berangkat.
"Jadi dong" Yuda langsung membuka pintu mobilnya agar Kaila bisa masuk. "Silahkan"
"Makasih" Kaila tersenyum sangat manis ke arah Yuda.
Yuda memutari mobilnya memasang setbel nya, melanjukan mobilnya keluar dari halaman rumah kaila menuju pasar malam sesuai rencana mereka tadi pagi.
Tangan kiri Yuda menggenggam tangan kanan milik Kaila sesekali Yuda mendaratkan kecupan di punggung tangan mulus milik kekasihnya itu, suara lagu romantis yang di putar Yuda di mobilnya membuat kesan romantis semakin menjadi di dalamnya.
Baru saja mobil Yuda berhenti di lampu merah hujan sudah turun dari langit membasahi kaca mobil Yuda.
"Yah hujan" Suara sedikit kecewa itu terdengar dari mulut Kaila saat hujan turun dari langit membuat rencana mereka gagal. "Gak jadi dong kepasar malamnya"
Yuda yang tadi menatap kedepannya beralih menatap kaila yang tengah menatapnya keluar jendela. "Maaf" Yuda meminta maaf karena ke inginannya membawa Kaila ke pasar malam gagal total malam ini.
"Lain kali mungkin kita akan ke pasar malam" Ucap Yuda mengusap rambut Kaila "Sekarang aku antar kamu pulang ya" perkataan Yuda itu membuat Kaila mengelengkan kepalanya.
"Kita baru saja berangkat masa aku harus pulang lagi, mana di rumah Bunda dan Kak Riko pergi"
"Terus kamu mau kemana?" Pertanyaan Yuda membuat kaila diam sejenak memikirkan kemana ia ingin pergi dalam keadaan hujan seperti ini.
"Em.... ke rumah kamu" suara kaila terdengar.
"Ke rumah ku?"
"Iyah, lagian aku udah lama banget gak ke rumah kamu terakhir kali itu kalo gak salah saat orang tua kamu masih di rumah gak sih?"
"Iyah"
"Kamu beneran mau ke rumah aku?" ucapan Yuda meyakinkan dan mendapatkan anggukan dari Kaila.
"Lagian ini juga satu arah dengan rumah kamu" seingat kaila jalan yang sedang ia lewati ini juga jalan ke rumah Yuda.
"Ya sudah" Yuda melajukan mobilnya saat lampu sudah berubah menjadi berwarna hijau.
__ADS_1