Dua Istri Polosku

Dua Istri Polosku
Tunjuk Tangan


__ADS_3

Anjela dan Anjeli sudah siap memakai pakaian dalam dan mereka memilih untuk turun lagi karena teringat dengan hadiah yang di katakan Rahul. Anjela turun duluan baru di susul Anjeli, mereka mendengar samar-samar apa yang orangtua Rahul dan Khani katakan, tetapi tidak jelas. Mereka hanya mendengar kata 'Rahul harus memilih antara kedua' selain itu mereka tidak mendengar lagi.


Sinta tersenyum melihat Anjela dan Anjeli yang mendekati mereka, dia berjalan dan mengambil tangan Anjela dan Anjeli untuk duduk di sofa. Kedua gadis itu hanya menurut, mereka hanya fokus dengan bungkusan oleh-oleh yang ada di sana.


Sinta benar-benar memuji kecantikan yang terpancar dari wajah kedua gadis itu, pantas saja Rahul kepincut sama kedua gadis kembar itu.


"Sekarang, mana yang namanya Anjela?" tanya Sinta melihat kedua gadis itu.


"Saya Anjela, Mama." jawab Anjela mengangkat tangan, ia tersenyum melihat Sinta.


"Jadi yang ini Anjeli, ya?" tunjuk Sinta ke Anjeli.


"Iya, saya Anjeli, Mama." Anjeli juga ikut angkat tangan, mereka berdua kembali fokus ke bungkusan yang berisi banyak cokelat itu.


"Oke, jadi diantara kalian siapa yang menyukai Rahul?" Sinta bertanya seperti itu karena ia ingin meyakinkan siapa yang akan menikah dengan Rahul.


"Anjeli suka Abang Rahul!"


"Anjela suka Abang Rahul!"


Kedua gadis itu mengangkat tangan tinggi-tinggi, mereka sampai berdiri agar terlihat siapa yang paling tinggi. Namun, semuanya sama rata.

__ADS_1


Sinta melihat ke arah suaminya, tampak wajah khawatir yang terpancar di sana. Ia takut jika salah satu dari gadis itu akan kecewa nanti.


"Kenapa kalian menyukai Rahul?" tanya Sinta lagi, ia ingin jawaban yang serius karena takutnya kedua gadis itu hanya melihat harta dan tampang Rahul saja.


Anjela nampak berfikir begitupun dengan Anjeli, mereka tampak serius sekali tapi jawaban mereka hanya menggelengkan kepala saja. Sinta menghela nafas karena tidak mendapatkan jawaban, sementara Khairul dan Khani hanya menjadi penonton.


"Hm.. kalau di antara kalian harus ada yang mengalah siapa yang akan mengalah?"


Anjela dan Anjeli tidak mengerti maksud dari pertanyaan Sinta, mereka sama-sama mengangkatkan bahu tanda tidak mengerti.


"Mama, mama bicara apa? Anjela tidak mengerti."


Sinta kembali melihat suaminya, sementara Khairul hanya mengedipkan mata saja membuat Sinta agak jengkel.


"Baiklah, maksud saya diantara kalian berdua siapa yang mau menikah dengan Rahul?"


"Anjela."


"Anjeli."


Kedua gadis itu kembali bersemangat mengangkat tangan, Sinta sungguh tidak tega melihat mereka.

__ADS_1


"Anjela, Anjeli. Salah satu dari kalian yang akan terpilih menjadi istrinya Rahul, jadi nanti yang akan menikah dengan Rahul adalah pilihan dari Rahul sendiri." jelas Sinta.


Kedua gadis itu baru mengerti, mereka melihat satu sama lain. Ada raut sedih yang terpancar di wajah mereka, entah siapa yang akan di pilih Rahul nanti.


"Apa Anjela mau menikah dengan Abang Rahul?" tanya Anjeli dengan nada suara yang sedih.


"Anjela mau, apa Anjeli mau menikah dengan Abang Rahul?" tanya Anjela tak kalah dengan nada suara sedih.


Anjeli mengangguk sedih, bibirnya bergetar menahan tangis. Anjela juga sedih, akhirnya mereka berpelukan sambil menangis.


Sinta meneteskan air matanya, andai jika mereka bukan kembar pasti akan di nikahkannya kedua gadis itu dengan Rahul. Khairul tersenyum sendu melihat dua gadis itu, ia sangat tidak menyangka jika ada yang mencintai Rahul sebegitu besar.


Rahul menyaksikan itu semua, ia juga ikut meneteskan air mata. Dari lantai dua ia memperhatikan semua yang terjadi, mata Rahul terus tertuju ke arah dua gadis yang sedang berpelukan itu.


"Mengapa harus ada pilihan? tidak bisakah aku memiliki keduanya? Ya Allah, aku mencintai mereka. Bagaimana caranya agar aku menikahi keduanya? dan Apa yang akan terjadi nanti?"


Khairul mendapati Rahul yang tengah menyeka air mata, ia turut bersedih melihat anak laki-lakinya itu. Sedangkan Khani hanya santai saja, ia duduk di sofa sambil bersedekap dada di samping ayahnya.


"Drama macam apa ini ?! dasar tidak bermutu." kesal Khani dalam hati.


🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2