
**Don't forget to like, coment, and vote. I Love U all, 😽
Flashback on**
Rahul risih karena Rosan menelpon dia lagi, padahal ia sudah mematikan telepon secara sepihak tapi Rosan tetap bersikeras menghubungi Rahul.
"Nih anak, pasti dia iri nih gara-gara aku bilang kalau aku akan menikahi dua gadis kembar." gumam Rahul.
Dengan terpaksa Rahul mengangkatnya karena malas akan di teror Rosan terus.
📞
Rahul : "Ada apa, sepupu gila?"
Rosan : "Santai dong, eh.. serius nih Abang beneran mau nikah sama gadis kembar?"
Rahul : "Seriuslah! eh.. kalau mau ngebahas itu gak usah nelpon deh, bikin kesal aja!"
Rosan : "Bang, aku ngomong seriuslah nih. Abang coba deh dengarin ceramah dulu, nikah sama gadis kembar itu gak boleh."
Rahul terdiam sejenak, ia sudah tahu sebenarnya perihal itu. Namun hasrat untuk mencintai kedua gadis kembar itu tak bisa di hilangkan.
"Mama sama Papa juga pasti melarang, tapi aku harus bagaimana? Argghh... sial!! aku harus merengek besok, apapun itu pasti ada jalan. Walaupun Mama sama Papa tidak setuju, pokoknya mereka harus menjadi istriku." kata Rahul dalam hati.
Rosan : "Bang, kamu dengarin aku nggak?"
Rahul : "Berisik! aku sudah tahu itu, tapi aku tetap akan menikahi keduanya."
Rosan : "Dalam mimpimu aja, Bang. Om sama Tante juga gak bakal ngerestui kok."
Rahul : "Biarlah aku bermimpi. Biarlah aku bermimpi daripada sadar akan kenyataan ini."
Rosan : "Gaya bahasa mu, Bang."
Rahul : "Udah lah, aku mau menghayal dulu."
__ADS_1
Rosan : "Tunggu dulu, Bang. Aku punya usul."
Rahul : "Apa?!"
Rosan : "Kita tukeran."
Rahul : "Tukeran apa?"
Rosan : "Jadi gini aku punya pacar baru, masih fresh dan cantik banget. Orangnya kalem dan baik, bagaimana kita tukeran aja. Coba Abang pikir nih, kalau Abang tetap di paksa menikahi salah satu dari mereka, pasti yang satunya sakit hati. Jadi, lebih baik tukeran sama aku, terserah Abang mau kasih aku yang mana. Aku akan menikahinya, aku janji tidak akan membuatnya sakit hati apalagi merana, bagaimana?"
Rahul diam sejenak, ia memikirkan apa yang di katakan Rosan barusan. Ia juga berfikir jika ia memilih salah satu pasti ada yang sakit hati, demi kebahagiaan yang satunya lagi ia harus membuat yang satunya bahagia.
"Diantara keduanya?"
Rahul ingat saat tatapan ia dan Anjela beradu saat di mobil waktu ia di desa, tatapan itu membuat debaran di hatinya dan membuatnya langsung jatuh cinta. Melihat Anjeli juga sama, apalagi senyumannya membuat Rahul selalu jatuh hati.
"Anjela." gumam Rahul.
Rahul : "Baiklah, besok datanglah ke rumah. Kita tukeran, tapi kau harus menjaganya dengan baik. Namanya Anjeli."
Rahul langsung mematikan teleponnya, ia meremas rambutnya kuat.
"Maafkan aku Anjeli." pekiknya kuat.
Flashback off
Mobil masuk ke halaman rumah besar itu, dia adalah Rosan dan tak lupa membawa Sonia. Rosan turun dari mobil dan tak lama itu ada seorang gadis turun dari mobil itu, ia tak kalah cantik dari Anjela dan Anjeli.
Rahul melihat mereka, Anjeli pun ikut melihat.
"Apakah dia?" tanya Anjeli pelan.
"Iya, dia sepupuku."
"Apakah Anjeli akan ikut bersamanya?"
__ADS_1
"Iya, tapi hatimu akan terus ada di hatiku."
Rahul melihat wajah Anjeli, ia mengusap rambut Anjeli.
"Mau bertemu dengannya?"
Anjeli hanya mengangguk, sejujurnya ia ingin berlama-lama dengan Rahul.
"Ayo kita masuk ke dalam!"
🍃🍃
Sinta dan lainnya sedang menunggu Rahul dan Anjeli, mereka duduk di sofa ruangan itu dan Anjela pun ikut duduk di samping Sinta.
"Wah.. wah.. wah.. pada ngumpul nih, apa kabar Om dan Tante?"
Rosan langsung masuk ke dalam rumah karena pintu terbuka lebar, ia melihat ke ruang tamu dan melihat orang-orang sedang berkumpul. Matanya tertuju ke arah Anjela, ia mencari gadis satunya lagi. Rosan yakin jika salah satu dari gadis itu atau kembarannya yang akan menjadi miliknya, sementara Sonia yang di samping Rosan hanya mengikuti pria itu saja.
Rosan menyalami Sinta dan Khairul, di ikuti dengan Sonia. Sinta baru melihat gadis di samping Rosan, ia melihat Rosan sambil tersenyum usil.
"Dia calon istrimu, Rosan?" tanya Sinta.
"Tidak Tante, dia calon istri Abang Rahul."
"Hah?!"
"Iya, dia calon istri Rahul. Anjeli yang akan menjadi calon istri Rosan, bukan begitu Rosan?" Rahul masuk ke dalam ia memegang tangan Anjeli dan menyatukannya dengan tangan Rosan. Kemudian ia mengambil tangan Sonia dan berjalan menuju Anjela, ia juga mengambil tangan Anjela.
"Dan kedua gadis ini, calon istri Rahul!"
Anjeli hanya tersenyum melihat Rahul memegang tangan Sonia dan Anjela, kemudian ia menunduk menutupi kesedihannya.
"Jangan bersedih, kamu akan bahagia bersamaku nanti." bisik Rosan di telinga Anjeli.
🌹🌹🌹🌹
__ADS_1