DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH_PART 13


__ADS_3

*Di kantor


Saat ini Aldo sedang berada di ruangan nya , ia tengah mengerjakan pekerjaannya akan tapi pikirannya kini tidak lagi fokus pada pekerjaan nya saat ini . Aldo masih membayangkan senyum Elif dan wajah cantik Elif yang tanpa make up itu hanya memakai lipstik tipis di bagian bibir nya dan itu membuat Aldo tidak konsen sejak tadi .


" aduh kenapa gue jadi mikirin Elif si , tapi kalo di liat-liat dia emang cantik si , mana bulu mata nya lentik banget , senyum nya juga manis , ahhh bikin gue ga konsen aja nih " gerutu Aldo pada diri sendiri sambil tersenyum


" mending gue pulang deh " ucapnya lagi seraya berdiri dan membereskan berkasnya


Aldo pun membereskan barang-barangnya dan hendak pulang menuju rumah besarnya , setelah menempuh perjalanan beberapa menit akhirnya Aldo tiba di rumahnya . ia langsung melihat keadaan anak semata wayang nya yang tengah bermain bersama pengasuhnya saat itu.


" Sayang " panggil Aldo pada anak nya


" Papah " teriak Ifan sambil berlari dan memeluk Aldo


" pah Ifan bosen di rumah " adunya pada sang ayah sambil memasang wajah sedih


" bosan kenapa nak , kan ada bibi ada suster juga yang nemenin ifan di sini " ucap Aldo sambil menggendong sang anak dan membawanya duduk


" Ifan mau jalan-jalan sama papah , Ifan mau main sama papah tapi papahnya sibuk terus " ucap Ifan memasang wajah sedih


Aldo yang mendengar keluhan sang anak pun merasa teriris di bagian hatinya , memang benar beberapa hari ini ia sangat sibuk dengan pekerjaan nya hingga jarang menemani anak semata wayang nya untuk bermain.


" sayang jangan sedih gitu dong , Papah kan kerja untuk Ifan sayang " ucap Aldo menjelaskan pada anak nya


" gimana kalo besok kita pergi jalan-jalan , kita pergi seharian terus nanti kita beli mainan kesukaan Ifan , gimana Ifan mau gak " sambung Aldo mecoba membuat anak nya senang


" Hore... bener ya pah , besok kita jalan jalan " ucap ifan kegirangan , Aldo pun membalas dengan senyuman tanda mengiyakan

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


keesokan hari nya..


Di kamar Elif , Elif sudah terbangun dari tidur panjangnya kini ia tengah membereskan baju- bajunya di lemari , ia tengah memilih baju - baju yang masih layak untuk ia kenakan besok saat pertama bekerja .


" Aduh gimana ini baju yang layak di pakai buat kerja cuma sedikit , masa mau pakai itu itu terus " ucapnya ngomong sendiri


" apa aku beli aja ya , sekalian cuci mata " sambung nya


setelah bergelut dengan dirinya sendiri akhirnya Elif pun bergegas dan merubah penampilan nya secepat kilat .


" Mending aku shopping , sekalian beli baju buat kerja " ucap nya antusias sambil berdandan sedikit


Setelah selesai dengan ritual dandannya . kini Elif berjalan menaiki GRAB yang sudah ia pesan terlebih dahulu melalui APLIKASI , Elif berjalan santai memasuki kawasan perbelanjaan tersebut sambil melihat-lihat apa kah ada yang cocok untuk dirinya .


" Tante cantik..!! " panggil Ifan dengan suara kencang


Namun saat itu Elif tidak mendengar panggilan Ifan karena jarak mereka memang agak lumayan jauh , melihat Elif tidak mendengarnya ifan pun langsung melepas genggam tangan Aldo dan berlari menuju tempat Elif berada . Aldo yang melihat anak nya berlari pun langsung mengejar dan menggendong Ifan kedalam pelukannya .


" kamu jangan lari kaya gitu nak , nanti kamu malah kesasar " ucap Aldo dengan nada kesal pada Ifan yang kini sudah berada di gendongan nya


" Papah ifan cuma mau samperin Tante cantik " jawab nya sedih dengan wajah melas


" ya boleh samparin Tante cantiknya , tapi ga usah lari juga nanti kamu yang malah hilang gimana,,,,? " ucap Aldo tegas sambil berjalan menuju tempat Elif berbeda


" Maafin Ifan pah " ucap ifan dengan muka bersalah

__ADS_1


" ingat ya sayang jangan ulangi lagi " ucap Aldo lembut di balas anggukan patuh oleh Ifan


Kini Ifan dan Aldo sudah berada di dalam toko tempat Elif berbelanja saat itu elif sedang memilih pakaian yang ada di rak tersebut . ia tidak sadar kalo ada Ifan dan Aldo yang kini sudah berada dekat di belakang nya .


" tante cantikkkk " panggil ifan senang


Elif yang mendengar suara anak kecil pun langsung menghentikan ritual memilih pakaiannya , ia lalu mendongakkan kepala nya dan mencari asal suara tersebut . Kini Elif melihat seorang pria tepat di belakangnya yang tengah menggendong anak kecil di dalam pelukannya .


" Ifan... " panggil Elif dengan senyum bahagianya sambil mengambil ifan dari gendongan Aldo


kini Ifan sudah berada di gendongan Elif , mereka pun terlihat senang dengan pertemuan tidak di sengaja tersebut .


.


.


.


segini dulu ya kakak kakak


karna author lagi ga enak badan ,


semoga terhiburan ya


jangan lupa like, comen dan bintang nya juga jangan lupa klik gambar hati nya juga


gumawo ❣️❣️❣️

__ADS_1


__ADS_2