DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH_PRAT 51


__ADS_3

Di tempat Aldo .....


Aldo sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit ia terlihat sangat panik dan takut saat ini .


" Elif bangun sayang " ucap Aldo lirih sambil menepuk pelan pipi sang istri


Elif pun akhirnya sadarkan diri walaupun baru setengah sadar , saat ini Elif begitu lemas kepala nya masih terasa sangat pusing


" Sayang " panggil aldo


" apa yang sakit ? " sambung Aldo dengan nada lembut dan wajah khawatir


" kepala aku pusing banget " ucap Elif pelan dan kembali memejamkan mata nya


" sabar sayang , sebentar lagi kita sampai di rumah sakit " ucap Aldo lembut namun Elif tak menjawab hingga membuat Aldo mulai panik lagi karena Elif kembali tak sadarkan diri .


Setelah beberapa menit akirnya mereka pun sampai , Aldo langsung menggendong Elif masuk kedalaman rumah sakit . suster yang melihatnya langsung membawa Brankar menuju tempat Aldo , dan mereka mendorong tubuh Elif ke ruang UGD


" maaf bapak silakan tunggu di luar " ucap suster dan berlalu pergi masuk ke dalam


kini Elif sedang di periksa oleh sang dokter ia di pasangkan impusan di bagian tangan nya , Dokter tersebut memeriksa semua nya tapi terlihat aman dan baik-baik saja hanya tekanan darahnya saja yang sangat rendah lalu sang Dokter pun memeriksa perut Elif ia langsung menggerakkan alatnya di atas perut Elif dengan sangat pelan .


 


Di luar...


Aldo terlihat sedang mondar mandir sambil menatap ke arah pintu ruang UGD


kini perasaan cemas , takut dan panik semua nya sudah menggerogoti hati dan perasaan Aldo , ia takut jika terjadi sesuatu pada Elif .


" Ya Tuhan tolong sembuhkan kan istriku " gumam Aldo seraya mendudukkan tubuhnya di kursi tunggu


saat Aldo tengah mondar mandir tiba-tiba ada seorang wanita yang memanggil namanya


" Pak Aldo " panggil nya dari jarak yang tak begitu jauh dari tempat Aldo , Aldo pun langsung mencari asal suara tersebut


" ah laras , sedang apa kamu di sini ? " tanya Aldo


Yak wanita tersebut adalah Laras , Laras adalah sekretaris baru Aldo yang menggantikan Elif saat ini


" saya lagi jagain ibu saya pak , bapak sendri ngapain di sini ? " tanya Laras sopan


" istri saya sedang ada di dalam " ucap Aldo sambil menunjuk ruang UGD


" Ah , ibu Elif sedang sakit " ucap Laras kaget


( Padahal Laras belum pernah bertemu dengan istri bosnya tersebut, Laras hanya mendengar cerita dari teman-teman kantornya )


" Saya juga enggak tau dia tiba tiba pingsan pagi tadi " ucap Aldo lirih


" semoga ibu Elif cepat sembuh ya Pak " ucap Laras tulus


" terimakasih Laras " sahut Aldo

__ADS_1


" kalo gitu saya permisi dulu pak " pamit Laras dengan ramah di balas anggukan oleh Aldo , laras pun pergi meninggalkan Aldo dan tak berapa lama seorang Dokter wanita keluar dari ruang UGD tersebut


" keluarga pasien ? " tanya sang Dokter


" Saya Suami nya dok , gimana keadaan istri saya ? " Sahut Aldo khawatir


" istri bapak baik - baik saja , hanya saja tekanan darah nya yang sangat rendah "


" istri bapak saat ini sedang hamil , kandungan nya sekitar 2 minggu , janin nya masih sangat lemah jadi harus perbanyak istirahat dan tidak boleh mengerjakan pekerjaan berat dulu " tutur sang dokter


Aldo yang mendengar nya sangat terkejut saat tau Elif Hamil ia sungguh merasa sangat bahagia.


" istri saya Hamil Dok ? " tanya Aldo sambil tersenyum bahagia sang Dokter pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya


" saat ini istri bapak masih harus di rawat di sini , agar keadaan nya bisa lebih membaik " tutur sang Dokter Aldo pun menyetujui nya karena ia ingin Elif segera membaik


 


kini Elif di pindah kan ke ruang VIP ia masih belum sadarkan diri dan Aldo kini sudah duduk di samping ranjang Elif sambil memandangi wajah sang istri nya yang masih sedikit pucat


" Sayang terimakasih , kamu sudah melengkapi hidup ku dan ifan " ucap Aldo sambil memandangi wajah sang istri


" terimakasih karna kamu udah kasih adik ke ifan "


" Aku akan menjaga kalian bertiga , aku akan membahagiakan kalian , aku gak akan membiarkan kamu dan anak-anak kita menderita " ucap Aldo sambil mencium kening Elif dan berlalu keluar untuk menemui supir yang mengantar nya tadi


" Pak kamu bisa kembali ke rumah dan suruh bibi menyiapkan beberapa baju untuk Elif dan juga baju saya , Nanti bawa ke kamar Elif " suruh Aldo seraya memberi tahu kamar Elif


" Baik tuan " ucap nya patuh


supir pun mengangguk tanda paham dan berlalu pergi .


Aldo pun kembali ke kamar Elif , ia melihat Elif yang masih belum siuman dan Aldo kembali duduk di samping ranjang Elif , ia terus memandangi wajah sang istri sambil menggenggam tangan Elif dan menempelkan di pipinya dan tak berapa lama Elif pun tersadar ,


" Sayang " panggil Aldo


" apa masih ada yang di rasa sakit ? " tanya Aldo khawatir , Elif pun menggelengkan kepalanya


" cuma kepala aku akhir-akhir ini suka pusing " ucap Elif lemas


Aldo sangat yakin bahwa Elif juga tidak tau kalo diri nya sedang Hamil saat ini Aldo pun sengaja tidak memberi tahukan nya , Aldo mau Elif mendengarkan langsung dari sang Dokter.


" sayang kamu kecapean , Dokter bilang harus banyak istirahat " ucap Aldo menjelaskan sambil mengelus rambut Elif


" sebentar aku panggil dokter dulu " sambung nya sambil berlalu Keluar ,


tak berapa lama Dokter pun datang memeriksa keadaan Elif


" ibu apa masih merasakan pusing nya ? " tanya Dokter ramah.


" sudah engga dok , tapi akhir-akhir ini setiap saya bangun saya sering merasa pusing " jelas Elif kepada sang Dokter


" tekanan darah ibu sangat rendah , dan itu normal untuk ibu hamil ,jadi ibu harus banyak beristirahat agar Janin nya juga baik " tutur sang Dokter

__ADS_1


" Apa dok , saya hamil " ucap Elif kaget campur bahagia


Elif pun langsung melihat ke arah Aldo yang saat itu sedang tersenyum kearahnya .


" iya , kandungan ibu sudah memasuki 2 minggu dan ibu harus banyak istirahat ya , nanti saya berikan obat menambah darah " ucap sang Dokter ramah


" kalo gitu saya permisi " sambung sang Dokter , dibalas ucapan terimakasih oleh Elif dan Aldo , Dokter pun berlalu pergi


Elif terus memegangi perut nya yang masih sangat rata dan meneteskan air mata bahagianya dan Aldo yang melihat nya langsung menghampiri Elif dan duduk di tepi ranjang Aldo berpikir Elif menangis karena sedih


" Sayang jangan sedih " ucap Aldo lirih sambil mengusap air mata Elif


" Aldo aku gak sedih malah aku sangat bahagia " ucap Elif masih meneteskan air mata nya seraya mengubah posisi nya menjadi duduk


" terus kenapa kamu nangis ? " tanya Aldo bingung


" Aku menangis karna bahagia sayang " ucap Elif sambil memeluk Aldo


" sayang terimakasih , aku juga sangat bahagia " ucap Aldo sambil membalas lembut pelukan Elif dan melepasnya dengan pelan lalu Aldo menaruh dahi nya ke dahi Elif hingga tidak ada jarak di antara mereka


" Sayang aku bakal jaga kalian semampu


aku " ucap Aldo lembut


" aku gak akan membiarkan kalian menderita " sambung Aldo , lalu Aldo mencium bibir Elif dengan lembut dan di balas oleh Elif


" aku percaya sama kamu sayang " ucap Elif lembut setelah usai berciuman singkat


" tetap mencintai aku dan jangan pernah tinggalin aku ya " tutur Elif


" sayang aku akan tetap mencintai kamu sampai kapan pun karna di hati aku cuma ada kamu seorang " ucap Aldo lembut


Elif yang mendengarnya pun tersenyum bahagia...


" Aldo , aku mencintai kamu saat ini dan selamanya " ucap Elif lembut


" Sayang aku lebih lebih mencintai kamu , aku mau kita membesar kan anak-anak kita bersama hingga menjadi nenek dan kakek dan menua bersama selamanya " ucap Aldo lembut sambil mencium kening Elif , Elif pun tersenyum melihat ke arah Aldo


" sayang di mana ifan ? " tanya Elif karna ia tidak melihat anak nya sejak sadar tadi


" dia sedang di bawa supir ke sini , sayang kamu istirahatlah biar cepat membaik " suruh Aldo dan Elif pun menuruti perintah sang suami


" nak baik baik ya di sana , biar mamah nya istirahat dulu " ucap Aldo pada perut rata Elif hingga membuat Elif tersenyum bahagia melihat tingkah suami nya


 


CURHATAN AUTHOR


AKU TUH SEDIH KALO AKU DAH NGIRIM NASKAH KE MANGGA TERUS UDAH LULUS EH PAS AKU BACA ULANG BANYAK BANGET TYPO NYA


KADANG AKU KESEL PADAHAL UDAH AKU BACA ULANG , APA KARNA MATA AKU YANG UDAH TERLALU PUSING YA


KADANG SUKA MALES NULIS NYA KALO DAH DI BACA EH MALAH BANYAK TYPO NYA

__ADS_1


JADI MAAF KAN AUTHOR YANG AGA PICEK INI YA 🙏


__ADS_2