
kini mereka sudah berada di dalam rumah
Ratih menyuruh mereka untuk istirahat karna ia tahu perjalanan pasti membuat mereka sangat lelah
" Elif kamu tidak perlu sungkan di sini nak , anggap saja seperti rumah sendiri " ucap Ratih lembut
" Terimakasih Tante , maaf kalo sudah merepotkan " balas Elif ramah
" Sayang , kalian tidak merepotkan kok Mami malah senang kalian datang , jadi rumah ini tidak terasa sepi " ucap Ratih
" Nanti setelah menikah kami akan sering kesini kok Mam untuk berlibur " sahut Aldo langsung
" Baguslah sayang , lebih cepat lebih baik " Sahut Ratih sambil tersenyum
Elif yang mendengar percakapan tersebut hanya terdiam menahan malu ia hanya bisa menebarkan senyum manisnya saja .
" di mana Papi mam ? " tanya Aldo yang sadar rumah tersebut terasa sepi
" Papi mu sedang bermain badminton bersama temannya " ucap Ratih
" Ayo kalian semua istirahatlah dulu , pasti kalian sangat lelah bukan " Suruh Ratih
" Oma Ifan gak mau bobo " teriak Ifan yang sejak tadi tak bersuara
" kenapa cucu Oma tidak mau bobo ? " tanya Ratih dengan nada dibuat-buat
" Di sepanjang perjalanan dia sudah tertidur Mam , mungkin dia sudah kenyang tidur saat ini " sahut Aldo
" Baiklah , Ifan ayo main sama Oma saja " ajak Ratih , ifan pun mengangguk mengiyakan
" Elif kamu istirahat ya sayang " ucap Ratih sambil mengelus lembut pipi Elif
__ADS_1
" Terimakasih Tante " jawab Elif ramah sambil tersenyum dan di balas senyuman juga oleh Ratih
" Aldo kamu antara Elif ke kamar sebelah dekat kamar kamu ya " suruh Ratih
" Baik mam , ayo sayang " ajak Aldo sambil merangkul Elif dan berlalu
mereka pun menaiki tangga menuju kamar tamu untuk Elif , Kamar yang Elif tempati bersebelahan dengan kamar aldo.
kini mereka sudah sampai di kamar tersebut Elif masuk terlebih dulu kedalam kamar dan di susul oleh Aldo di belakangnya lalu Elif menaruh tas jinjingnya di depan meja kaca , Aldo yang berada di belakang Elif pun langsung memeluk Elif dari belakang hingga membuat Elif memandang Aldo dari pantulan kaca yang ada di depannya .
" Sayang bagaimana perasaan mu , apa masih gugup ? " tanya Aldo lembut tepat di telinga Elif , Elif pun tersenyum dan membalikkan badannya ke hadapan aldo
" sudah tidak sayang , semua itu berkat
kamu dan saat ini aku sedang merasa sangat senang " jawab elif sambil tersenyum bahagia
" Aku senang karna keluarga kamu nerima dan menyambut aku dengan sangat baik " sambung Elif sambil tersenyum manis
" sayang jangan tersenyum seperti itu " ucap Aldo masih menatap kearah Elif
" memang nya kenapa...? , apa ada yang salah " tanya elif bingung
" jika kamu tersenyum seperti itu terus rasa nya aku ingin terus mencium kamu " ucap Aldo lantang , Elif pun menggoda Aldo dengan terus memasang senyum manis nya
aldo yang melihat Elif menggoda nya pun tak segan segan menarik Elif dan mencium bibir nya lagi dan lagi Aldo melakukan berkali-kali dengan lembut hingga Elif pun menyerah.
"Aldo sudah sudah aku lelah " ucap Elif tersenyum namun menahan bibir Aldo yang ingin menempel kebibir Elif lagi
" Baiklah , ayo kita tidur aku juga lelah " ajak Aldo sambil menuju kearah ranjang hingga membuat Elif yang melihat nya merasa heran
" Aldo kamu mau apa , " tanya Elif bingung
__ADS_1
" Aku mau tidur sayang , memang nya mau apa lagi " jawab Aldo lantang
" kenapa kamu tidak tidur di kamar mu " tanya Elif
" tidak mau , aku mau tidur bersama mu " ucap Aldo menggemaskan
" Aldo ini bukan di rumahmu , kalo di rumahmu kita bisa tidur satu kamar " ucap Elif menjelaskan
Aldo yang tadi nya menidurkan kepala nya di ranjang kini merubah posisinya ia menahan kepalan nya dengan satu tangan dan melihat ke arah Elif yang masih berdiri menatap kearah di dekat ranjang.
" Sayang ini juga rumah aku kok , hanya saja yang menempati orang tua ku " ucap Aldo menjelaskan
" Tapi Aldo , kalo orang tua kamu lihat kita tidur sekamar mau di taro mana muka aku " Tanya Elif greget
" Sayang Kemari lah " suruh Aldo sambil menepuk-nepuk samping ranjang tempat nya
Elif pun menuruti dan menghampiri Aldo
Ia menyandarkan tubuh nya di ujung kasur setengah terduduk
" kamu tenang saja , kita enggak melakukan apa-apa kok , kita hanya tidur " ucap Aldo menjelaskan
" Lagian kalo sampai terjadi apa-apa pun , aku akan bertanggung jawab sayang " sambung aldo menggoda Elif
Elif yang mendengar nya pun merasa malu , ia langsung menidurkan tubuh nya dan membelakangi tubuh Aldo namun Aldo yang melihat Elif sedang malu pun hanya tersenyum dan memeluk kekasihnya dari belakang hingga mereka terlelap bersama.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG