DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
BONUS PART DPH


__ADS_3

Ifan masih terus memeluk Naysila dari belakang , ia enggan untuk melepasnya , Ifan takut jika ia melepas kan pelukan nya , ia takut Naysila akan pergi dari nya


" Ifan jangan seperti ini " ucap Nay lirih


kini air mata Nay sudah tidak bisa dia tahan lagi , sejujur nya hati Naysila juga sama sakitnya seperti Ifan , hati nya sakit saat mulut nya berucap untuk menolak ifan


Ifan mendengar isak kan tangis dari Naysila , hati nya sangat sakit , ia merasa sangat bersalah karna sudah memaksakan Naysila untuk memberikan alasannya , ia langsung membalikkan tubuh mungil Naysila


" Nay " panggil ifan lembut


"hhuufff... Aku minta maaf Nay karna udah maksa kamu , aku akan terima keputusan dari kamu " ucap nya lirih sambil mengusap air mata di pipi Naysila


kini ifan sudah pasrah ia tidak akan memaksakan kehendak nya , ia tidak ingin melihat wanita yang ia cintai menangis


Naysila yang mendengar ucapan ifan malah bertambah sakit di bagian hati nya dan air mata nya terus saja keluar tanpa permisi


" Aku mohon jangan menangis , aku tidak akan memaksa mu lagi " ucap nya dengan wajah sedih sambil menghapus air mata Nay


Naysila hanya terdiam sambil menangis , ia langsung memeluk ifan dengan erat , ia tidak ingin ifan menjauhi nya , ia tidak ingin ifan menyerah terhadap nya , ia hanya ingin ifan selalu dekat dengan nya , selalu ada di sisi nya


tapi dia sisi lain Nay juga sangat takut , ia takut jika kedua orangtua ifan tidak menyetujui hubungan nya , ia takut jika nanti ifan pergi meninggalkan nya di saat diri nya sedang sayang sayang nya pada ifan ,


ia takut yang di ucapkan ibu nya akan jadi kenyataan , Nay benar benar tidak sanggup jika harus sakit hati


Rasa takut dan menginginkan itu terus berputar di dalam kepala nya hingga ia tidak bisa menahan air matanya sendiri


saat itu ifan merasakan pelukan Naysila yang sangat erat , ia tidak ingin melepaskan pelukan Nay ifan terus mengelus punggung Naysila dengan lembut seraya menenangkan pujaan hati ya ,


setelah beberapa menit akhir nya Nay mulai terlihat tenang , ia melonggarkan pelukan nya , walau masih terdengar suara isakan tangis nya


" ifan Maaf " ucap nya lirih dan menundukkan kepala nya


ifan memegang dagu Nay dan mengangkat wajah nya dengan lembut agar melihat ke arah nya

__ADS_1


"Nay sebenarnya bagaimana perasaan mu terhadap ku " tanya ifan lembut


Nay menatap wajah ifan dengan mata sayup nya, iya hanya terdiam tak menjawab


" Katakan Nay jika kamu memang tidak mencintai ku " ucap nya lagi


" ifan sebenarnya aku juga cinta sama kamu , tapi aku takut.. " ucap nya terpotong


" kamu takut sama siapa ,,? siapa yang udah mengancam kamu '" sahut nya memotong ucapan Naysila


" gak ada yang ancam aku ifan " jawab nya


" terus kamu takut sama siapa " tanya Nya bingung


" a ..a aku takut sama keluarga kamu ifan " ucap nya gugup


ifan yang mendengar nya malah tambah bingung , kenapa ko bisa Nay takut dengan keluarga nya , sedangkan Nay saja tidak kenal dengan keluarga nya itu yang ada dalam pikiran ifan


" memang nya kamu kenal dengan keluarga ku " tanya ifan bingung


" Lalu kamu takut kenapa " tanya nya heran


" Aku takut orang tua kamu gak setuju kalo kita pacaran " ucap nya lirih dan menundukkan kepala nya lagi


ifan pun tersenyum mendengar alasan yang keluar dari mulut Naysila


" kenapa kamu berfikir kaya gitu Nay " ucap nya lembut sambil mengangkat wajah Naysila .


" karna derajat kita berbeda ifan , kamu lihat sendiri kan kehidupan keluarga aku kaya gimana sedang kan kamu pasti dari keluarga terpandang " ucap nya pelan sambil menatap mata ifan


ifan bukan nya menjawab ia malah tersenyum tampan melihat ke arah Naysila ,


kini wajah mereka saling berpandangan ifan memandang wajah Naysila dengan senyum tampan nya , sedang kan Naysila menatap ifan dengan wajah sayup nya

__ADS_1


ifan langsung mendekat kan wajah nya ke Naysila , ia mencium lembut bibir Naysila


" aku mencintai kamu bukan karna derajat Nay , aku mencintai kamu apa adanya " ucap ifan lembut


" aku janji gak bakal bikin kamu nangis lagi " sambung nya sambil mencium lembut Bibir dan kening Naysila


Naysila pun tersenyum senang saat Ifan mencium Bibir dan kening nya


" jadi sekarang kita resmi jadian kan " tanya ifan sambil tersenyum tampan hingga membuat Nay tersipu malu


Naysila hanya tersenyum manis sambil menganggukkan kepala nya .


ifan pun tersenyum senang , ia langsung mencium kilas bibir Naysila dan memeluk nya


mereka pun memutuskan untuk pulang , ifan mengantar kan Naysila ke rumah nya , padahal saat itu Nay ingin pulang naik motor , karena ia membawa motor tadi saat ke kampus , tapi ifan melarang nya ifan bersikeras ingin mengatar Naysila pulang dengan memasang wajah melas hingga Naysila hanya bisa pasrah melihat tingkah sang kekasih


.


.


.


**HAY... HAY. .. TERUS BACA YA KARENA AKU MAU KASIH BONUS NYA SAMPAI IFAN MENIKAH .


..


DAN JANGAN LUPA LOH LIKE NYA


DAN BACA JUGA KARYA AKU YANG LAIN KALIAN BISA KLIK LANGSUNG PROFIL AKU DAN KALIAN BISA LIHAT KARYA KARYA AKU


DAN BACA JUGA NOVEL BARU AKU


CINTA WANITA MALAM

__ADS_1



TERIMAKASIH SEE YOU**


__ADS_2