
Kini elif tiba di depan kamar , ia membuka pintu kamar nya, saat masuk elif tidak melihat Aldo, tapi ia mendengar suara shower menyalah
Elif pun duduk di tepi ranjang membelakangi pintu kamar mandi , ia sedang memikirkan apa yang harus ia katakan pada sang suami
tiba tiba pintu kamar mandi terbuka , aldo sudah selesai dengan mandi nya , ia hanya mengenakan handuk di pinggang nya , saat Aldo keluar ia melihat elif sedang duduk di tepi ranjang melihat ke arah nya
" Sayang " panggil nya sambil menghampiri sang istri
" Kamu kemana aja aku khawatir " ucap nya lirih sambil memegang lembut pipi elif dan mencium kening sang istri
" Aldo maaf " ucap elif sambil menundukkan kepala nya
" kamu kenapa sayang .. hmmm " tanya nya lembut
" aku... aku.. minta maaf atas sikap aku tadi " ucap nya masih menundukkan wajah nya
" aku ngerti Sayang " ucap Aldo
( Elif mengira kalo aldo ngerti bahwa ia sedang cemburu )
" aku tau sayang kamu bosan di kantor pas aku tinggal rapat " sambung nya
Aldo berpikir elif marah karna Aldo pergi rapat dan meninggalkan mereka di ruang kerja nya.
Elif kembali kesal ia membuang nafas nya
" dasar emang Aldo gak pernah peka... sebel deh "gerutu nya kesal dalam hati
" Bukan itu " ucap Elif ketus
" Loh terus apa dong ..? " tanya nya bingung
(karna aldo memang gak tau kalo elif sedang cemburu , karna selama ini elif tidak pernah marah apa lagi cemburu)
( di tambah Aldo nya memang tidak peka)
" Aku kesel sama kamu " jawab nya jutek sambil mengerut kan alis nya
" kamu kesal kenapa sayang , kamu ngomong doang sama aku apa masalahnya " ucap Aldo lembut
" Aku tuh kesal ngeliat kamu senyum - senyuman sama Laras " ucap nya ketus
" Terus aku dengar tadi di ruang sebelah kamu ketawa - ketawa sama dia " ucap nya kesal
Aldo yang mendengar keluhan istri nya malah tertawa senang , ia senang melihat Elif cemburu, karna selama ini ia tidak pernah melihat elif cemburu pada nya
Elif yang melihat Aldo menertawakan nya pun merasa tambah sebel
" ko kamu malah ketawa sih , ga ada yang lucu tau " ucap nya kesal
__ADS_1
aldo bukan nya menjawab malah mengelus-ngelus perut elif dengan lembut
" Sayang mamah lagi cemburu nih sama papah " ucap nya meledek sambil tersenyum girang pada perut elif
" huhffff " elif membuang nafas nya
" Terus kamu mau nya aku gak cemburu gitu ngeliat kamu senyum - senyum sama Cewe lain " ucap nya ketus
" hahaha.... sayang aku seneng kamu cemburu , berarti kamu cinta sama aku " ucap nya tersenyum sambil mengelus lembut pipi elif
" tapi kamu salah paham Sayang " jelas nya
" salah paham apa , Aldo tadi aku ngeliat cara pandang Laras ke kamu itu beda " ucap Elif masih dengan pemikiran nya sendiri
"Sayang gak mungkin Laras suka sama aku, dia kan tau aku udah punya kamu , lagian aku juga ga suka sama Laras " ucap nya meyakinkan sang istri
"Aldo sekarang tuh lagi musim Pelakor ya , mereka bakal ngelakuin apa aja buat ngerebut suami orang " ucap elif
" kamu bilang sekarang ga suka , ga tau kalo nanti-nanti dia ngelakuin apa aja yang membuat kamu suka sama dia gimana " ucap elif semakin menjadi jadi dengan pemikiran nya sendiri
" Hahahaha.... Sayang denger aku " ucap aldo sambil memegang lembut kedua pipi elif
" Aku Aldo Putra Jaya tidak akan meninggalkan Elif Widiastuti Apa pun yang terjadi " ucap nya meyakinkan elif
" Kamu Terlalu banyak berpikir Sayang , aku ga mau anak kita ikut sedih ngeliat mamah nya sedih " ucap nya lembut menenangkan sang istri
elif hanya diam menatap mata Aldo saat Aldo sedang bicara
" lagian laras udah punya pacar , orang kantor kita juga " ucap nya meluruskan agar Elif tidah salah paham pada Laras
" Sayang di hati aku cuma ada kamu dan anak-anak kita , ga ada untuk wanita lain , aku mencintai kamu seumur hidup aku , ga perduli keadaan kamu seperti apa" ucap nya tulus,
Aldo terus meyakinkan elif , agar elif tidak marah dan tidak berpikiran jelek terhadap orang lain
Elif yang mendengar penjelasan dari aldo langsung menangis dan memeluk tubuh Aldo dengan erat , Aldo pun langsung membalas pelukan elif , ia mengusap usap punggung elif
" Sayang aku minta maaf , udah berpikiran buruk tentang kamu " ucap elif sambil menangis
Aldo yang saat itu tidak memakai baju merasakan air mata elif , karna mengenai dada nya
" Sayang aku minta kamu jangan terlalu banyak berpikir yang enggak-enggak " pinta nya lembut
mereka melepaskan pelukan nya , kini Aldo dan elif saling berpandangan , Aldo mengusap air mata elif dengan sangat lembut
" Aku ga mau terjadi apa apa sama kalian , kamu ingatkan pesan dokter waktu itu sama kamu " tanya nya
elif mengangguk kan kepala nya
" aku inget aldo , aku hanya takut kamu tinggalin aku " ucap nya lirih
__ADS_1
" Sayang aku ga akan tinggal kamu sampai maut memisahkan kita , aku janji " ucap nya dengan senyum tulus
" kamu percaya kan sma aku " sambung aldo
Aldo dengan sabar meyakinkan Elif agar elif percaya dan tidak terlalu stres
" aku percaya sama kamu , Aku harap kamu ga bakal kecewain aku " ucap Elif
Elif mulai luluh , ia juga lelah kalo terus berpikir buruk tentang Suami nya , karna hubungan harus di dasari dengan kepercayaan , kalo tidak ada rasa kepercayaan semua hubungan akan hancur berantakan pikir nya
" Aku janji ga bakal bikin kamu kecewa " ucap Aldo tulus dan memeluk sang istri dengan lembut
" sayang kalo kamu ada masalah cerita sama aku ya , jangan kamu pendam sendiri ngerti , apa lagi kaya tadi langsung pergi , aku sangat khawatir "sambung nya lembut masih memeluk tubuh sang istri
" iya sayang aku janji gak akan bikin kamu khawatir lagi " ucap elif lirih
" Aldo apa kamu udah makan " sambung nya sambil melepaskan pelukan aldo
" sayang gimana Aku bisa makan , di saat istri dan anak -anak aku gak tau kemana " ucap nya sungguh-sungguh
" maaf Sayang , tadi aku ngajak ifan pergi ke Mall , Lagian kenapa kamu ga telepon aku " ucap elif
Elif lupa kalo handpone nya di silent jadi dia tidak tahu kalo Aldo menelepon nya
" handpone kamu mana " tanya Aldo
" Ada di tas " jawab nya polos
" Coba kamu lihat ada berapa banyak panggilan tak terjawab dari aku " suruh nya
Elif langsung mengambil handpone nya dari tas , elif melihat ada begitu banyak panggilan tak terjawab dan chat whatsapp dari sang suami di handpone nya
" hmmm... gimana banyak kan " tanya Aldo meledak sambil tersenyum
" maaf Sayang tadi handpone nya aku silent pas main game sama ifan di kantor kamu " ucap nya jujur sambil nyengir kuda
" sebagai hukuman nya aku mau makan kamu aja " ucap nya dengan senyum menggoda
" Aldooo " teriak elif malu-malu
Aldo pun tertawa senang melihat wajah istri nya yang sudah merah ,ia langsung mencium lembut bibir elif dan elif pun membalas ciuman suami nya ,
mereka hanya melakukan ciuman ya 😋 tidak lebih
.
.
.
__ADS_1
salah paham di antara mereka pun telah terselesaikan ,
untung aldo sabar bukan main , coba kalo sama sama ke keras kepala bisa bubar kali rumah tangga nya.. .