DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH_PART 41


__ADS_3

Satu Minggu Kemudian


Saat ini Elif sedang berada di rumah Aldo bersama calon ibu mertua nya , mereka terlihat seperti ibu dan anak , begitu kompak dan akrab .


pernikahan Aldo dan elif tinggal menghitung hari , mereka sudah mengurus semua nya dari tempat , makanan dan banyak hal lain nya acara akan di selenggarakan di hotel Bintang 5 semua sudah di urus oleh WO .


Kini Elif dan Ratih sedang memilih gaun pengantin yang akan ia gunakan nanti di acara pernikahan nya dengan Aldo.


" menurut Mami yang ini bagus ga ? " tanya Elif sambil menunjuk gambar yang ada di majalah


" itu juga bagus sayang simpel dan elegan " jawab Ratih sambil tersenyum


" ya sudah pilih yang ini aja ya Mih " pinta Elif


" baik lah , Mami akan hubungi pihak WO nya biar kita tau kapan kamu dan Aldo mencoba gaun nya " ucap Ratih


saat mereka sedang asik melihat-lihat gambar tersebut tiba-tiba mereka melihat Aldo yang sudah memasuki ruang tamu


" sayang apa kamu sudah siap ? " tanya Aldo sambil mengecup kepala Elif


" Aku udah siap ko tinggal berangkat " ucap Elif tersenyum senang


Elif dan Aldo memang sudah janjian saat itu karena mereka ingin melakukan Foto Prewedding nya .


" Mam kita titip Ifan dulu ya " pinta Aldo pada sang mamah sambil mencium pipi Ratih


" iya sayang .. pergilah hati hati di jalan " ucap Ratih lembut


Elif dan Aldo pun pergi meninggalkan rumah mereka menuju tempat yang sudah di janjikan oleh pihak WO.


sesampai nya di sana Elif dan Aldo langsung di ajak menuju kamar rias yang berada .


Aldo sudah terlebih dulu siap dengan baju jas nya ia terlihat sangat tampan dan gagah , rambut nya yang tertata rapih membuat aldo terlihat lebih muda dan gagah dengan wajah berkarisma .


dan tak berapa Elif pun juga keluar dari ruangan nya dengan menggunakan gaun seksi dan elegan , ia terlihat sangat sangat cantik dengan make up natural nya dengan permak pernik di tubuh nya.


Aldo yang melihat ke arah Elif pun langsung tersenyum bahagia ia mengulur kan tangan nya untuk menyambut Elif dan mereka pun jalan beriringan.


" sayang kamu sangat cantik " ucap Aldo hingga membuat elif yang mendengar memuji dari calon suaminya pun langsung tersipu malu


" kamu juga terlihat sangat tampan sayang " balas Elif sambil tersenyum dan menatap kearah Aldo


" Aku memang sudah tampan dari lahir " ucap Aldo bangga membuat Elif tertawa mendengar nya

__ADS_1


" ya ya ya aku percaya " ucap Elif sambil tersenyum manis


" Sayang jangan tersenyum seperti itu " pinta Aldo dengan nada dibuat-buat


Elif pun langsung tersadar ia segera menghentikan senyum nya , ini di tempat umum kalo Aldo sampai mencium nya bisa malu pikirnya saat itu , Aldo pun tertawa melihat tingkah Elif yang menurutnya sangat mengemaskan.


kini mereka melakukan banyak gerakan dari yang memelukv, mencium , tertawa menggendong dan tersenyum , mereka juga harus bolak balik ke ruang ganti untuk mengganti pakaian entah sudah berapa banyak baju yang telah mereka pakai saat itu . kini pemotret pun selesai pukul 22:00


Aldo dan Elif pun bergegas untuk pulang pulang .


" Sayang antar aku ke kosan ya " pinta Elif


" kenapa gak pulang ke rumahku saja ? " Tanya Aldo heran


" Aku ingin istirahat di kosan , rasa nya udah lama ga pulang ke sana " ucap Elif


" Baiklah Nyonya akan aku antar " ucap Aldo menggoda hingga membuat Elif hanya tersenyum


" sayang , apa aku boleh tidur di sana ? " Tanya Aldo tiba-tiba


" Sayang mana bisa , nanti kalo tetangga tau kita bisa di grebek " ucap Elif menjelaskan


" Jadi , malam ini kita tidur terpisah " ucap Aldo lirih


" Baiklah besok aku jemput , tadi Mami telepon kita di suruh mencoba baju pengantin nya besok " ucap Aldo di balas senyum mengiyakan oleh Elif .


kini mereka pun sudah sampai di depan gang kostan Elif , Elif turun dari mobil dan di susul oleh Aldo mereka berdiri di depan gang seraya menatap satu sama lain.


" sayang kalo ada apa apa hubungi aku , oke " ucap Aldo pasalnya saat ini Aldo merasa perasaannya sedang tidak enak


Aldo juga teringat oleh ucapan Elif tempo lalu bawa mantan Elif yang sudah mengkhianati nya dulu kini datang dan mengganggu nya terus-menerus ,


itulah yang membuat Aldo merasa was-was jika Elif kembali ke kostan nya .


" kamu ga perlu khawatir Sayang , aku ga bakal kenapa-kenapa " jawab Elif dengan nada santai


" Baik lah , sekarang kamu masuk lah " ucap Aldo sambil mencium lama kening Elif


Elif pun menuruti nya Aldo masih berdiri seraya menatap punggung sang kekasih , Aldo seolah tidak rela melihat Elif pergi karena sejak tadi perasaannya sangat tidak tenang akhirnya Aldo memutuskan untuk diam di dalam mobil nya , ia tidak ingin meninggalkan tempat Elif saat itu.


Saat itu tiba-tiba ada suara motor berhenti tepat di depan gang kosan Elif , Aldo yang saat itu sedang memejamkan matanya tiba-tiba langsung membuka mata nya saat mendengar suara tersebut , Ia melihat ada seorang pria masuk kedalam gang tempat kostan Elif hingga membuat Aldo terus memperhatikannya dari dalam mobilnya . hingga beberapa menit tiba-tiba pria tersebut menarik paksa seorang gadis yang tak lain adalah Elif ,


saat itu Elif terlihat sangat takut air mata nya sudah banjir membasahi pipi , Elif terus memberontak agar Anton melepaskan tangan nya.

__ADS_1


( yak laki-laki itu ada lah Anton mantan kekasih Elif , ia kembali setelah Bella meninggal kan nya karna mendapatkan


laki-laki yang lebih dari Anton )


Aldo yang melihat hal tersebut pun merasa terkejut saat melihat Elif ditarik paksa oleh pria yang tak ia kenal , Aldo pun sangat marah mukanya kini sudah sangat merah dengan segera Aldo turun dari mobil nya dan menuju kearah Anton dan Elif.


Aldo langsung menarik tubuh Anton dan mengajar di bagian perut dan rahang


hingga Anton tersungkur dan melepaskan genggaman tangan nya pada Elif .


Elif yang ketakutan langsung memeluk Aldo dengan sangat erat tubuh nya kini bergetar hebat karna ketakutan ,


Aldo pun langsung memeluk tubuh Elif untuk menenangkan kekasih nya .


lalu seorang warga menelepon ke kantor polisi , tak berapa lama akhir nya polisi pun datang Aldo menjelaskan permasalahan nya secara rinci untung saja jalanan tersebut memiliki kamera CCTV dari salah satu rumah warga Aldo ingin menjebloskan pria itu ke penjara , lalu Anton pun di bawa ke kantor polisi saat itu Elif masih menangis ketakutan dalam pelukan Aldo.


" Sayang tenang lah , semua sudah


berakhir " ucap Aldo lembut sambil mengelus punggung Elif


Elif masih tidak menjawab ia masih merasa takut akan kejadian tersebut , Aldo pun mendudukkan tubuh Elif di ranjangnya.


" Sayang lihat aku " pinta Aldo sambil mengendurkan pelukan nya .


Aldo pun mengangkat wajah Elif yang saat ini basah oleh air mata nya hingga baju aldo pun ikut basah saat itu .


" Apa dia melukai mu ? " Tanya Aldo lembut dan Elif menggelengkan kepala nya


" apa tangan mu sakit ? " tanya Aldo masih dengan suara lembutnya dan Elif pun menganggukkan kepala nya


Aldo melihat ke arah tangan Elif yang menang agak terlihat merah ia pun langsung mengelus lembut tangan Elif lembut dan mencium nya .


" gue bakal bikin perhitungan sama tuh cowok karna udah bikin calon istri gue kaya gini " ucap Aldo geram dalam hati


.


.


.


Terus dukung author ya gaes....


biar bisa bikin novel ini tamat sampai happy ending

__ADS_1


__ADS_2