DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH _ PART 65


__ADS_3

lima bulan kemudian....


Kini kandungan Elif sudah memasuki bulan ke 7 , perut nya kini sudah semakin buncit .


Elif sudah tidak merasakan mual lagi , masa ngidam juga sudah lewat ya walau ia masih suka minta Aldo untuk memasakan makanan untuk nya , Aldo pun tidak merasa keberatan


di kehamilan nya yang pertama Elif benar-benar manja , sampai-sampai aldo harus benar-benar ekstra sabar menghadapi elif


Elif juga sering susah tidur , ia harus benar-benar mencari posisi tidur paling enak belum lagi punggung nya yang sering merasa pegel dan kaki nya yang membengkak


Tapi di sisi lain ia senang di saat anak nya menendang kan kaki nya di dalam , membuat Elif tertawa bahagia


semenjak Elif hamil Aldo membatasi jam kerja nya , ia tidak pernah pulang larut tidak pernah lembur . Aldo benar-benar menjaga sang istri dengan baik , di saat elif butuh Aldo selalu ada , di saat elif merasa sakit di bagian punggung nya aldo juga selalu mengelus lembut punggung elif , apa lagi di saat elif susah untuk tidur ia juga ikut begadang bersama sang istri


Aldo benar-benar menjadi suami siaga ,


ia tidak tega melihat Elif kesakitan sendiri


-----------------------


Saat ini jam menunjuk pukul 18:10


Elif , Aldo dan ifan sedang berada di ruang keluarga mereka menghabiskan waktu di sana sampai makan malam tiba


" Sayang besok jadwal aku check up kandungan loh " ucap elif pada Aldo


" iya sayang , aku ga lupa ko " ucap nya sambil mengelus hidung Elif


" pulang dari rumah sakit kita langsung ke mall ya untuk beli perlengkapan Dede " pinta nya


"iya sayang " ucap nya


" aku gak sabar pengen beli baju yang cantik cantik " ucap nya senang

__ADS_1


Aldo hanya tersenyum melihat elif


sebelum nya mereka sudah pernah melakukan USG kata dokter anak mereka perempuan , saat itu Elif dan Aldo yang mendengar nya sangat senang , apa lagi ifan saat Aldo dan elif memberitahu nya ifan sangat bahagia karena ia memeng menginginkan adik perempuan


" mah , pah ifan boleh ikut gak "tanya nya memelas


karna setiap aldo dan elif periksa kandungan Aldo selalu larang ifan untuk ikut , karna di sana kadang suka antri dan lama pikir nya


" boleh dong sayang , besok kita juga mau ke mall buat beli perlengkapan dede bayi " ucap elif


ifan yang mendengar nya sangat girang setelah di izinkan untuk ikut , Elif dan Aldo hanya tersenyum melihat tingkah anak nya


"aaawww" teriak elif pelan


" kenapa sayang " tanya Aldo khawatir


" mamah kenapa " sahut ifan


" Dede nendang aku , dia bergerak terus " ucap nya sambil tersenyum


" huhffff " aldo membuang nafas pelan dan tersenyum


"mamah,,,, mamah Ifan mau pegang dong " pinta nya


" sini sayang tangan nya " ucap elif


Elif pun mengambil lembut tangan ifan , ia menaruh tangan ifan di perut nya


" Mamah dede nya bergerak " ucap nya girang


" Dede ini aku kakak ifan , kakak kamu " ucap polos pada perut elif sembil tersenyum girang


Aldo pun ikut mengelus perut buncit elif

__ADS_1


" hay anak gadis papah , baik baik ya di dalam sana , jangan sering-sering tendangin perut mamah ya nak kasian mamah nya kesakitan " ucap Aldo lembut pada perut elif


kini tangan aldo dan ifan berada di atas perut elif , mereka sedang mengelus - ngelus lembut perut elif


mereka berdua seolah mengajak ngobrol bayi yang masih di dalam perut itu , dan yang paling membuat mereka senang bayi yang ada di dalam perut elif merespon ucapan ayah dan kakak nya , bayi itu terus bergerak di dalam sana , ifan dan Aldo merasa sangat bahagia


elif yang melihat nya hanya tersenyum penuh kebahagiaan melihat orang orang yang di cintai nya


-----------


makan malam pun tiba...


mereka pun telah selesai menikmati makan malam nya , mereka masih duduk di meja makan


" sayang langsung bersih-bersih terus tidur ya " suruh elif bada sang anak


" iya mah " jawab ifan seraya berlalu ke kamar nya


kini tinggal elif dan Aldo yang berada di meja makan


" Sayang kamu naik duluan gih , aku mau beresin ini dulu " ucap elif seraya berdiri


saat elif berdiri Aldo pun ikut berdiri , bukan nya ke kamar Aldo malah memeluk elif dari belakang


" Sayang aku ga mau sendirian " ucap Aldo manja


" heyyy,,,,, kamu kenapa...? harus nya aku sayang yang manja bukan kamu " ucap nya sambil tertawa


" Aku juga pengen di manja kamu , ini ga usah di beresin , biar bibi aja nanti , kamu harus istirahat sekarang " ucap Aldo sambil menggendong elif ala bridal style


( itu cara aldo agar elif tidak mengerjakan pekerjaan rumah .)


Elif hanya tersenyum nurut , ia merasa lucu dengan tingkah suami nya ...

__ADS_1


__ADS_2