
Dua Bulan Kemudian ...
Kini ifan sudah lulus kuliah ia sudah mendapatkan gelar Magister administrasi Bisnis (M.A.B.)
Ifan dan Naysila sudah merencanakan mereka akan menikah sekitar dua minggu lagi , semua orang tua mereka sudah setuju dengan keputusan anak anak nya
ifan memita izin pada Aldo dan Elif untuk pergi ke Bali bersama naysila , ia ingin mengunjungi makam Oma dan Opa nya
Aldo dan elif pun mengizinkan nya, ifan juga sudah meminta izin pada ibu Ayu , ia ingin mengajak anak gadis nya pergi untuk beberapa hari dan ibu ayu pun mengizinkan nya
------------
Pukul 16:00 mereka sudah sampai di Bandara Udara Internasional Ngurah Rai Bali mereka sudah di jemput oleh seorang supir
" Selamat datang tuan muda , nona muda " sapa supir tersebut seraya mengambil alih bawaan Ifan
dia balas senyuman ramah oleh ifan dan Naysila
mereka pun meninggalkan bandara , mobil melaju dengan kecepatan sedang
" Sayang apa kamu lelah " tanya ifan lembut
Naysila hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum
ifan tersenyum manis melihat kekasihnya , ifan menaruh kepala naysila ke bahu nya dengan lembut ,
" kalo gitu kita ke pemakaman dulu ya pak " pinta Ifan
__ADS_1
" Baik tuan muda "ucap nya
tak butuh waktu lama untuk sampai ke pemakaman tempat Ratih dan Fajar , kini Ifan dan Naysila sudah sampai di pemakaman , mereka menuju ke Pusaran Ratih dan Fajar yang terletak nya bersebelahan
" Sore Oma Opa , ifan datang nih sama calon istri ifan " ucap nya tersenyum pada pusaran makam tersebut seraya menggenggam tangan naysila
" Nama nya Naysila , kita akan menikah dalam waktu dekat "
" ifan harap oma dan opa merestui hubungan kami , ifan juga akan mengunjungi makam mamah Maya setelah pulang dari sini untuk meminta restu " ucap nya
Naysila agak bingung dengan ucapan ifan , karna nay tidak mengenal mamah maya yg di sebut ifan tadi pikir nya
setelah beberapa menit akhirnya mereka memutuskan untuk pulang karna hari juga mulai gelap
kini mereka sudah tiba di rumah besar Ratih dan Fajar , mereka pun di sambut dua pelayan yang memang sengaja di pekerjakan Aldo untuk menjaga rumah mendiang orang tua nya
di balas senyuman oleh ifan dan Naysila
" kamar nya sudah kami siapkan tuan nona " ucap nya
" terimakasih bi kami ke kamar dulu " ucap nya ramah
mereka pun berjalan menuju kamar, ifan mengantarkan Naysila ke kamar nya , tangan nya terus menggenggam pinggang Naysila
" sayang kamar kamu di mana " tanya Naysila polos
" kamar aku di sebelah kamu Sayang , kenapa hmm " ucap nya
__ADS_1
" apa kamu mau kita satu kamar " Goda ifan sambil tersenyum tampan
" gak mau ...a-aku cuma tanya aja ko " ucap nya gugup karna merasa malu
Ifan pun tersenyum lebar melihat kekasihnya yang malu- malu ia mencium kening Naysila dengan senyum lembut
" Ya udah sekarang kamu istirahat gih , pasti cape kan " suruh ifan dengan lembut
" kamu juga istirahat ya " ucap Naysila sambil tersenyum
ifan pun mengiyakan , ia pun pergi meninggalkan kamar Naysila dan menuju kamar nya yang bersebelahan dengan sang kekasih
naysila langsung membersihkan tubuh nya yang terasa sangat lengket , setelah selesai dengan ritual mandi nya naysila mengeringkan rambutnya nya di depan meja rias
tiba tiba perut nya merasa sangat lapar karna sejak tadi ia dan ifan memang belum makan siang
setelah sampai di bandara mereka langsung ke pemakaman sampai lupa kalau mereka memang belum makan apa apa
naysila langsung memakai baju santai nya , ia berdandan tipis dan menyisir rambut nya, Naysila tidak mengikat rambut nya karna masih aga basah ,
setelah kira nya sudah aga rapi Nay pun langsung keluar , ia hendak menuju kamar ifan untuk mengajak nya makan sebelum beristirahat
------------
maaf baru hadir author lg banyak kerjaan
semoga kalian masih menunggu kehadiran cerita dari author
__ADS_1
jangan bosan ya sma cerita author