
Anak gadis berambut coklat gelap itu mengeluh sendri tadi sepanjang perjalanan , pasalnya uang terakhir yang ia miliki baru saja dirampas oleh para preman yang tidak sengaja ia temukan di jalan yang ia lewati .
Secara suka rela ia memberikan uang miliknya yang hanya tinggal beberapa , padahal uang itu akan ia pakai untuk menaiki Bus , Hellen Keller , begitulah nama yang terpasang diname tag seragam milik gadis cantik nan mungil tersebut .
__ADS_1
Hellen terus melangkahkan kakinya sampai akhirnya ia berhenti di persimpangan jalan yang sepi , tidak ada siapapun yang lewat saat itu .
" Oh , apakah aku tersesat " ucap nya seraya memasang wajah gusar
Hellen pun kembali memutarkan tubuhnya namun saat ia hendak memutarkan kembali tubuhnya tiba-tiba Hellen menghentikan langkahnya saat mendengar teriakan seseorang yang meminta tolong .
__ADS_1
Jantung Hellen berpacu semakin cepat dan tubuhnya pun seketika menjadi gemetar namun rasa penasaran kian memburu dalam relung hatinya , Hellen mencoba untuk lebih meninggikan tubuhnya agar ia bisa mengintip apa yang terjadi di dalam disana .
Hellen melihat beberapa orang pria yang sedang berkumpul di tempat tersebut dan beberapa orang lainnya tengah bersujud dibawah kaki seorang pria yang lebih muda dari orang yang bersujud itu , mata Hellen melirik kearah lain dan ia hampir saja berteriak saat melihat seseorang yang terbaring lemah dengan kepala yang bercucuran darah di sana . Hellen tidak bodoh dan ia menyadari orang itu sudah mati dan dihadapan nya bukanlah lokasi pembuatan film pikirnya .
" Aku akan membunuhmu " Suara dingin dan tajam itu membuat Hellen semakin gemetar ketakutan
__ADS_1
Saat ini Hellen masih pada posisinya seraya menatap kearah orang-orang itu berkumpul , saat suara tembakan kembali terdengar dengan disertai teriakan kesakitan membuat Hellen reflek berteriak , Hellen pun langsung menutup mulutnya dengan cepat dan seketika lututnya terasa lemas hingga membuat ia terjauh ke tanah .