
pagi itu elif sedang duduk di ranjang , sambil memandangi wajah Suami nya
ia membelai dan memandangi setiap sudut wajah Aldo dengan lembut
sejak keluar dari rumah sakit elif di larang keras oleh aldo untuk tidak mengerjakan apa-apa , biasa nya setiap pagi elif selalu membuat sarapan , setelah Aldo Melarang nya kini elif hanya bisa duduk di ranjang nya hingga merasa bosan ,
" Sayang bangun dong " panggil elif
"hemmmm lima menit lagi sayang " sahut nya sambil memeluk pinggang elif
"ihhh... ya udah aku mau ke bawah aja bantuin bibi sama mamih " ucap nya kesal seraya hendak turun dari ranjang
Aldo pun langsung bergerak bangun dan terduduk
" sayang jangan " ucap nya menahan
" kamu mau apa sayang ku " tanya nya lembut
dalam hati elif tersenyum senang melihat aldo sepertibitu
" Ga jadi udah kesel "Jawab nya datar
" Sayang , jangan marah , nih aku udah bangun , kamu mau apa sayang " ucap nya lembut , seraya menenangkan elif agar tidak marah
" Aku mau makan nasi bebek " pinta nya manja
" hemmm... kamu ngidam ya " tanya aldo sambil tersenyum
elif pun mengangguk sambil tersenyum
"ya udah tunggu sebentar ya , biar aku suruh
mang toha beliin " Sambung nya
" Aldo ... aku mau kita yang pergi beli " pinta nya
" Tapi sayang... kamu baru sembuh , kamu masih harus istirahat " ucap nya lembut .
" ya udah , kalo kamu ga mau antar , biar aku sendiri yang pergi " ucap nya kesal sambil berlalu
Aldo merasa aga bingung dengan sifat istrinya sekarang , Elif yang saat ini lebih sensitif , manja dan mudah marah
__ADS_1
" Sayang tunggu " panggil Aldo sambil menahan tangan elif
" Ya udah .. ayo kita beli , tapi aku mandi dulu ya" ucap nya sambil tersenyum dan mengelus lembut pipi istrinya
" mandi lah sayang ,, aku tunggu kamu di bawah " ucap nya senang
Aldo pun tersenyum ke arah elif dan mencium kening nya, lalu masuk kedalaman kamar mandi , elif pun turun ke bawah , saat itu Ratih , fajar dan ifan sudah ada di meja makan
" Sayang ayo sarapan " ajak Ratih
" Enggak mih , elif mau cari nasi bebek sama aldo " ucap nya girang
" wah,, pasti ini ke inginnan cucu oma yah " tanya ratih sambil mengelus perut rata elih
Elif pun hanya tersenyum
" Sayang makan yang banyak ya " ucap elif pada ifan
" iya mah " ucap nya sambil mengunyah makanan nya
" Anak pinter " ucap elif sambil mencium kepala ifan
" boleh dong sayang , habis kan dulu makanan nya " ucap elif
Setelah beberapa menit aldo akhirnya turun , ia sudah sangat tampan dengan pakaian kantor nya
" Sayang kamu mau ke mana " tanya Elif heran
" Aku mau ke kantor sayang , setelah antar kamu cari nasi bebek " ucap nya sambil berjalan menuju elif
Elif terlihat aga kesal , tp aldo masih gak peka kalo istrinya lagi bete
" Sayang ayo " Ajak Aldo lembut
" Aku udah ga pengen " ucap nya kesal sambil berlalu meninggal kan ruang makan dan menuju kamar
" Sayang kamu kenapa " tanya nya aga berteriak karna elif sudah menaiki tangga
Fajar langsung membawa ifan keluar untuk bermain , agar anak itu tidak melihat orang tuanya yang saat ini sedang kesal - kesalan
Aldo yang melihat tingkah Elif merasa sangat bingung . karna ini bukan sifat elif ,
__ADS_1
elif yang ia kenal tidak pernah marah .
Aldo sedang memikirkan apa kesalahan yang telah aldo perbuatan pada istrinya
" Sayang " panggil ratih
" kejar elif " pinta nya
" Mam aldo bingung sama sifat elif " keluh nya
" ini kaya bukan elif yang dulu aldo kenal " ucap nya
Ratih tersenyum melihat anak nya kebingungan
" Sayang Elif sedang hamil , jadi wajar sifat nya berubah-rubah "
" tapi dulu waktu maya ( istri aldo yg alm) mengandung Ifan , dia enggak seperti elif " tanya nya heran
" Sayang setiap orang hamil itu beda - beda ,
ada yang gampang dan ada yang susah "
" Orang hamil itu lebih cenderung cengeng , sensitif , manja dia ingin selalu berada di samping pasangan nya , nah itu yang di rasakan elif saat ini " ucap ratih menjelaskan kepada anak nya
" Sayang ini bukan kemauan elif , melainkan kemauan anak dalam perut elif " jelas nya
Aldo masih terdiam seolah mencerna ucapan ibu nya , Ia mengingat betapa manja nya elif akir-akir ini , betapa sensitif nya dia
" mam Aldo ke atas dulu ya , mau liat elif " pamit nya
di balas senyuman dan anggukan oleh ratih
.
.
.
.
Ada ngga yg hamil nya kaya elif?????
__ADS_1