
Elif melihat jam di pergelangan tangannya
saat ini jam menunjukkan pukul 11:00
Iya langsung bangun dari duduk nya untuk mengecek keadaan Aldo Elif pun mengetuk pintu ruang Aldo
Tok... tok... tok
" masuk sayang " ucap Aldo dari dalam sana
Elif pun membuka pintu ruangan tersebut dan masuk kedalamnya Ia melihat Aldo yang sedang bekerja di meja nya.
" Aldo kamu sedang apa , kok gak
istirahat ? " tanya Elif heran karena Aldo masih sakit jadi Elif berpikir bahwa Aldo sedang istirahat di sofa saat ini
" Aku cuma lagi ngerjain kerjaan sedikit aja ko " ucap Aldo sambil tersenyum seraya menatap kearah Elif
" tapi kamu masih sakit Aldo " ucap Elif khawatir
" Aku ga papa sayang , kamu gak perlu khawatir gitu " ucap Aldo menenangkan Elif
" terserah kamu ajalah " ucap Elif pasrah masih dengan posisinya yang berdiri
" kamu mau makan siang di mana , apa kamu mau pulang ke rumah " sambung Elif
" Aku masih ada kerjaan yang belum aku selesaikan , apa kita makan di sini aja " ucap Aldo sambil berdiri menghampiri Elif yang berdiri di depan meja nya
" Oke , aku bakal pesanin kamu bubur " sahut Elif
__ADS_1
" Aku ga mau makan bubur Sayang , itu ga enak " ucap Aldo sambil mengerut kan dahi nya
( Aldo memeng tidak suka dengan bubur
menurut dia itu makan tidak layak makan )
" terus kamu mau makan apa , kamu kan lagi sakit " ucap nya lembut sambil menatap mata Aldo yang sudah berdiri tepat di dekatnya
" Aku ingin makan kamu aja deh " ucap Aldo sambil tersenyum seraya menyentuh hidung mancung Elif
" Aldo jangan bercanda dong " pinta Elif sambil menahan malu
semenjak jadian Aldo lebih sering menggoda Elif hingga membuat Elif merasa malu tapi di sisi lain Elif juga merasa senang.
" terserah kamu aja Sayang , apa pun yang kamu kasih aku makan terkecuali bubur ya " ucap Aldo sambil menekankan ia tidak suka dengan bubur
saat Elif ingin membalikkan badannya tiba-tiba tangan nya di pegang Aldo hingga membuat Elif kembali melihat kearah Aldo , saat melihat kearah Aldo Elif melihat tangan aldo yang menunjuk ke arah bibir nya sendiri sambil tersenyum lalu Elif pun mendekat kan bibir nya ke bibir Aldo dan mengecup nya kilat lalu beranjak keluar menuju pintu dengan wajah memerah .
Aldo yang melihat wajah malu Elif pun tersenyum bahagia sambil menggelengkan kepalanya menurut Aldo Elif sangat menggemaskan , di sisi lain Elif tek henti henti nya mengukirkan senyum di bibirnya .
" Aldo kamu bikin aku jantung kalo kaya gini terus " ucap Elif dalam hati tapi bibir nya terus tersenyum lebar
Lalu Elif pun mengambil Handphone nya dan memesan makanan Via Go Food , Tak berapa lama pun pesanan telah datang di antar kan oleh office boy.
" Mba Elif tadi ada yang antar ini di bawah" ucap office boy tersebut sambil menyerah kan bungkusan kantong plastik pada Elif
" oh iya Bayu , terimakasih ya " ucap nya ramah di balas anggukan mengiyakan oleh Office boy tersebut lalu berlalu pergi
Elif pun langsung menuju ke pantry untuk mengambil piring dan sendok lalu menuju ke ruangan Aldo.
__ADS_1
Tok... tok...tok
" iya sayang " sahut nya
semenjak berstatus pacaran Aldo lebih sering memanggil Elif dengan sebutan sayang hingga membuat Elif terus tersenyum senang tapi Elif masih belum berani panggil aldo dengan panggilan sayang ia masih malu , tambahan ini di dalam kantor ia harus bisa tetap profesional pikir Elif , Elif pun masuk ke dalam ruangan Aldo seraya membawa bingkisan di tangan nya.
" Aldo ayo makan siang dulu " ajak Elif sambil menuju sofa dan menata makanan tersebut
" sayang , besok besok kalo mau masuk ke ruangan aku kamu gak perlu ketuk pintu langsung masuk aja ya " pinta Aldo sambil berjalan menuju Elif
Elif hanya melihat ke arah aldo dan membalas ucapan Aldo dengan senyuman
manis nya , kini Aldo pun sudah duduk di sebelah Elif dan Elif sedang mengambil kan nasi dan lauk pauk ke piring aldo seperti layaknya seorang istri lalu memberikan nya pada Aldo.
" makasih sayang " ucap Aldo sambil tersenyum penuh cinta
Aldo merasa sangat senang saat Elif mengambilkan nasi dan lauk pauk untuk nya ia merasa seperti punya istri kembali .
mereka pun menghabiskan makan bersama di ruangan Aldo sesekali mereka pun berbincang bincang Aldo lebih sering menggoda Elif hingga membuat Elif hanya tersenyum dan tersipu malu . hingga beberapa menit tiba-tiba Elif mengingat Ifan yang saat ini berada di rumah
.
.
"
bersambung........
terimakasih 😘😘
__ADS_1