
Elif kini sudah terbangun dari tidur nya lalu ia melihat ke arah samping dan tersenyum
Aldo yang saat itu masih tertidur pulas terus memeluk Elif.
Elif melihat tubuhnya dan tubuh Aldo yang tidak mengenakan pakaian sama sekali hanya tertutupi oleh selimut , Elif tersenyum melihat tubuh nya yang penuh dengan kissmark dari Aldo . Elif pun mengingat kejadian tadi malam saat aldo memberikan tanda kepemilikannya pada Elif.
flashback on
" Sayang aku bakal bikin tanda kepemilikan disini disini juga disini " ucap Aldo sambil menunjuk-nunjuk jarinya
" kenapa begitu banyak ? " tanya Elif heran
" Karna ini hanya milik aku " ucap Aldo lantang
" Sayang semua yang ada di tubuh ku ini semua milik kamu " ucap Elif lembut
" Baiklah aku akan memberikan tanda kepemilikan ku yang banyak " ucap Aldo sambil tersenyum
Lalu ia menghisap tubuh Elif dengan bibir nya , itu membuat Elif mendesah nikmat
flashback off
Elif yang mengingat itu pun merasa malu Ia tersenyum senyum sendiri , Elif mengingat betapa Agresif nya ia semalam saat meminta Aldo untuk melakukan nya lagi dan lagi ...
Elif berniat ingin mandi tapi saat ia hendak bangun Elif merasa merasa sakit dibagiin **** ***** nya jadi ia mengurung kan niat nya , Elif kembali berbaring sambil memandangi wajah pria yang kini sudah menjadi suami nya Elif menyentuh pipi Aldo dengan lembut , Aldo yang merasa pipi nya di sentuh pun terbangun ia melihat Elif tengah tersenyum kearah nya.
" pagi sayang " ucap Elif lembut
" pagi my wife " ucap Aldo dengan suara serak karna baru bangun
" selamat ulang tahun sayang , maaf telat mengucapkan nya " sambung Aldo dengan penuh penyesalan , Elif pun tersenyum bahagia mendengar ucapan Aldo
" terimakasih sayang , gak masalah " ucap Elif sambil tersenyum bahagia
" kamu mau hadiah apa dari ku ? " tanya Aldo lembut
__ADS_1
" kamu gak perlu repot - repot sayang " ucap nya lembut
" dengan kamu menikahi ku tepat di hari ulang tahun ku , itu udah cukup , aku anggap ini hadiah terbesar yang aku terima dari kamu " sambung Elif , Aldo yang mendengar nya pun tersenyum senang
" Sayang apa kamu masih merasa sakit ? " Tanya aldo khawatir
" he'em... agak sedikit sakit " ucap Elif lembut
" Sayang maaf " ucap Aldo lirih
" Ini bukan masalah besar sayang , nanti juga hilang sakit nya " ucap Elif meyakinkan Aldo
" sayang apa kamu mau mandi bersama ku " ucap Aldo tersenyum
Elif pun tersenyum ia membalas dengan anggukan , Elif sebenarnya malu tapi dia bisa apa saat ini untuk berjalan saja rasa nya perih Elif mencoba menepis kan rasa malu nya.
Aldo yang mendapatkan lampu hijau dari Elif pun langsung Mengangkat tubuh istrinya kedalam peluk kan nya.
Aldo Mengangkat tubuh Elif dari ranjang menuju kamar mandi mereka berjalan tanpa mengenakan sehelai benang pun di tubuh nya.
Acara mandi pun terasa sangat lama
tentu saja mereka melakukan olahraga pagi nya di dalam sana.
dan akir nya Elif pun keluar terlebih dulu dari kamar mandi ia berjalan pelan menahan rasa perih nya . Lain hal nya dengan Aldo ia masih mandi dalam sana.
Elif menuju lemari nya untuk mengambil baju dres nya dan berdandan tipis , tak lama kemudian Aldo keluar dari kamar mandi , ia tersenyum melihat elif sudah terlihat cantik
..................
kini mereka hendak turun untuk sarapan karena hiri ini juga mereka akan meninggalkan hotel dan kembali ke rumah aldo . Aldo dan Elif kini sudah rapi mereka hendak turun kebawah untuk sarapan dan menemui keluarga nya .
" Sayang apa kamu bisa berjalan ? " tanya Aldo pelan
__ADS_1
" Aku enggak lumpuh sayang " ucap Elif sambil terkekeh
" bukan kah kamu masih sakit " ucap Aldo khawatir
" Aku ga kenapa-kenapa sayang , ini
udah agak membaik ko " ucap Elif menenangkan suami nya
Sebenarnya masih aga sakit tapi Elif tahan karna gak mungkin jika aldo menggendong nya sampai ke bawah biaa-bisa Elif merasa sangat malu pikir nya.
Aldo pun mempercayai ucapan Elif , ia menarik koper nya dan membawa nya ke bawah ia berjalan merangkul pinggang elif
saat mereka sampai di bawah , mereka di sambut olef Ratih , Fajar dan ifan yang sudah berada di Restoran Hotel.
Elif dan Aldo melihat di meja tersebut sudah ada Kue Tart yang sangat cantik dengan gambar sepasang pengantin di sana , Elif dan Aldo tersenyum ke arah keluarga barunya.
" selamat ulang tahun sayang " ucap Ratih pada Elif sambil mencium kening dan memeluk nya
" terimakasih Mih " ucap nya lembut dengan senyuman
" Elif selamat ulang tahun nak " ucap Fajar juga memeluk dan mencium kening Elif
" terimakasih Pih " ucap nya lembut
" Mamah " Teriak ifan seraya bangkit dari duduk nya dan menghampiri Elif , Elif pun langsung menggendong anak nya
" Selamat ulang tahun Mamah " ucap nya polos sambil memeluk dan mencium pipi Elif
" Terimakasih Sayang " ucap Elif pada Ifan dan mencium nya balik
" Ayo duduklah , sekarang tiup lilin nya " suruh Ratih , Elif dan Aldo pun duduk kini ifan sedang berada di pangkuan nya
Elif meniup lilin nya di bantu dengan Aldo dan Ifan mereka pun tertawa bersama .
mereka terlihat sangat bahagia di sana
__ADS_1
terutama Elif , karena tepat di hari ulang tahunnya yang ke 26 ia mendapat tiga hadiah teridah sekaligus , pertama ia menikah dengan laki-laki yang mencintai nya , kedua ia memiliki keluarga baru yang lengkap dan yang ketiga ia menjadi seorang ibu ya walau bukan darah daging nya tapi ia mencintai Ifan seperti darah dagingnya sendiri ...
Maaf banyak typo karna sambil ngantuk ngantuk ngetik nya... 😴😴😴