DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH_ PART 63


__ADS_3

Tak betapa lama pun akhirnya ifan dan elif sampai di sebuah Mall terbesar di Jakarta


Elif menuntun tangan ifan masuk ke dalam mall tersebut


" sayang kita makan dulu yuk , terus abis itu kita jalan-jalan " ucap nya pada sang anak


" iya mah , ifan mau beli mainan ya mah " ucap ifan girang


" iya sayang , ifan boleh beli apa aja yang ifan mau " ucap Elif dengan senyum nya


Elif mau menghilangkan stres nya dengan bersenang - senang bersama sang anak ,


ya walau pikiran nya masih berada di kantor Aldo


kini Elif dan Ifan sedang berada di tempat makan , ifan memakan makannan nya dengan lahap sesekali Elif menyuapini nya


" Mamah ga makan " tanya nya


" enggak Sayang mamah gak lapar " ucap nya


setelah selesai makan Elif dan ifan berjalan-jalan menyusuri mall , mereka membeli beberapa barang di sana, dari mainan ifan , baju ifan dan juga baju Elif untung Elif selalu membawa kartu ATM nya


padahal Elif di berikan ATM oleh Aldo tapi ia tidak pernah menggunakan nya , ia lebih sering menggunakan ATM nya sendiri.


sesaat rasa stres elif pun hilang , ia merasa senang karna ada Ifan yang menemani nya


" Sayang kamu mau makan es krim ga " tanya nya


" Ifan mau mah " ucap nya


" Baik lah ayo kita makan " Ajak nya


mereka pun memasuki kedai Eskrim


" Mau rasa apa sayang " tanya nya


" Rasa coklat mah " ucap nya


mereka pun memesan dua Eskrim dan memakan nya di kedai tersebut . karna saking asik nya berjalan-jalan mereka sampai lupa waktu


saat mereka keluar meninggalkan kantor aldo pukul 11:15 dan saat ini jam menujukan pukul 15:00 , mereka telah lama pergi bersenang - senang tanpa ingat waktu


----------------------


jam menunjukan pukul 12:10 Di tempat aldo


setelah kepergian Elif dan Ifan tadi , Aldo merasa tidak tenang , ia tidak kosen dalam mengerjakan pekerajaan nya ,


" Aduh kenapa tadi gue biarin elif pergi si, " gerutu nya pada diri sendiri


" sekarang gue malah ga konsen begini "


" Meding gue pulang deh " ucap nya seraya berjalan ke luar


" Laras Batalkan jadwal saya hari ini ya " ucap nya dan berlalu pergi


" Baik pak " ucap Laras heran


pasal nya tadi saat laras lihat elif keluar , muka elif sangat datar dan sekarang ia lihat wajah bos nya yang sangat gelisah

__ADS_1


" hadehhh pusing lagi dah gue " gerutu laras dalam hati


Aldo pun sudah berada di mobil nya , ia mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang , tak berapa lama pun Aldo sampai di rumah nya, saat itu ada bibi sedang menyapu lantai


" siang tuan " ucap nya


di balas anggukan dan senyum oleh Aldo


Aldo pun langsung naik ke atas untuk mengecek keberadaan sang istri , saat ia buka pintu , aldo tidak menemukan keberadaan Elif


lalu Aldo menuju kamar ifan , pikir Aldo mungkin elif ada di sana sedang menidurkan anak nya , karna ini jam tidur siang nya ifan ,


saat ia membuka pintu kamar sang anak sama saja ia tidak melihat siapa pun di sana


, Aldo langsung turun ke bawah dan bertanya pada bibi


" Bi apa elif dan ifan belum pulang....? " tanya nya


" belum tuan , kan tadi pergi bareng tuan " jawab bibi


Aldo pun duduk di ruang tamu , ia mencoba menghubungi handpone elif tapi tidak ada jawaban


" mereka kemana udah satu jam gini ko belum pulang " tanya nya khawatir


Aldo terus menghubungi nomer Elif tapi tetap saja tidak di angkat ,


Aldo sangat khawatir karena istri dan anak nya belum pulang


" siallll " umpat nya kesal.


" Tau gini tadi gue kejar mereka " ucap nya menyesal


" Sayang kalian di mana " ucap nya lirih .


bibi pun datang menghampiri Aldo ..


." tuan mau saya buat kan makan siang"


tanya nya


" Gak usah bi nanti saja tunggu mereka " ucap nya


padahal Aldo belum makan sejak tadi


bibi pun pergi pamit .


Aldo tetap menunggu Elif dan ifan di ruang tamu sampai ia ke tiduran di sofa


---------


Di tempat Elif dan ifan ..


Selesai makan es krim mereka masih jalan-jalan , elif melihat jam di pergelangan tangan nya sudah menunjulan pukul 16:00


" Sayang kita pulang yuk , udah sore nih " ajak elif


" iya mah " jawab ifan


Elif mengajak ifan pulang kerumah , mereka sudah merasa sangat lelah karna aksi jalan-jalan nya , apa lagi ifan mata nya sudah agak ngantuk karna tidak tidur siang

__ADS_1


elif menuntun tangan ifan dan membawa barang belanjaan nya menuju taksi ,


" Sayang jangan tidur dulu ya , nanti mamah ga bisa gondong nya " ucap nya pada sang anak


" iya mah ifan ga bobo " ucap nya polos


mereka pun pulang menuju rumah dengan menggunakan taksi


--------


Aldo saat itu sudah terbangun


" Aduhhh kenapa malah ketiduran si " ucap nya kesal


Aldo melihat jam di tangan nya sudah menunjukan pukul 16:00


" bibi " panggil nya


" iya tuan " jawab bibi


" Apa elif dan ifan sudah pulang "tanya nya


" Belum tuan , mereka belum pulang " ucap si bibi


" ya sudah , saya ke kamar dulu " ucap nya khawatir sambil berlalu pergi


" Ya tuhan ... kalian kemana , jangan bikin aku khawatir dong " ucap nya dalam hati sambil berjalan menaiki tangga


Aldo berniat mandi dulu lalu mencari anak dan istrinya , ia pun langsung memasuki kamar mandi


saat ia sedang mandi , elif dan ifan pun sampai di rumah , elif masuk ke dalam ia melihat mobil aldo terparkir di depan , elif pun tersenyum senang


" Sayang kamu langsung ke kamar kamu ya , mandi dan langsung istirahat ya " suruh nya


" iya mah " jawab nya patuh


bibi pun datang menghampiri Elif dan membawakan belanjaan nya


" Non kemana aja , tuan sangat khawatir " ucap bibi memberitahu


" Ohhh,,, tuan udah pulang " tanya nya datar tapi di hati sebenarnya senang


" Sudah non dari jam setengah satu " ucap nya


" Bahkan tuan belum makan siang non , kata nya mau nunggu non elif sama den ifan pulang " ucap nya lagi


elif yang mendengar penjelasan dari bibi merasa dada nya sangat sesak , ia sangat - sangat menyesal telah berpikiran buruk tentang suami nya


" sekarang tuan di mana,,,? " tanya nya


" tadi naik ke atas non " ucap nya


" Oh ya udah , bibi tolong siapkan makan malam ya, saya ke atas dulu " ucap nya dengan senyum


" Baik non " ucap bibi patuh


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2