DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH_PART58


__ADS_3

malam hari nya ,,,


mereka sekeluarga telah berkumpul di meja makan untuk menyantap makan malam nya


Saat itu makanan yang di hidangkan sangat enak dan lezat , semua orang makan dengan lahap , tapi tidak dengan Elif , ia seperti tidak berselera dengan makanan nya . Elif hanya memakan beberapa suap saja .


yang ia rasakan hanya mual , bahkan kini muka nya sudah lemas tidak ada gairah


" mih , pih Elif keatas duluan ya " ucap nya sambil menahan mual nya


" Loh kamu baru makan sedikit sayang " tanya ratih


" Iya nak kamu harus makan yang banyak " sambung fajar


" Iya mih , pih tp elif sudah kenyang , Elif mau istirahat dulu " ucap nya


" ifan tidur nya jangan malam-malam ya sayang " ucap elif sambil mencium kepala ifan


" iya mah" sahut nya


" sayang aku ke atas ya " pamit nya pada aldo


" Naik lah sayang , sebentar lagi aku ke atas " ucap Aldo


Elif pun naik ke atas dan langsung ke kamar mandi , ia memuntahkan isi perut nya yang ia tahan sedari tadi


Aldo pun sudah tiba di kamar nya dengan membawa segelas susu ibu hamil untuk Elif , saat Aldo masuk ia tidak melihat keberadaan sang istri , ia menaruh susu nya di meja dan mencari elif di kamar mandi

__ADS_1


" Sayang " panggil nya sambil mengetok-ngetok pintu kamar mandi


Elif pun keluar dari kamar mandi


Aldo yang melihat nya langsung memeluk nya dengan lembut , elif pun membalas pelukan Aldo


" Mual lagi " tanya nya lembut sambil membawa elif ke ranjang


Elif hanya mengangguk kan kepala nya


"istirahat lah , ini mamih suruh kamu minum susu nya "ucap nya sambil Memberikan gelas nya


elif pun meminumnya dengan pelan


Aldo mengelus - ngelus punggunga elif dengan lembut , dan elif bersandar di dada bidang Aldo


" sayang " panggil elif


" Aku mau makan nasi goreng buatan


kamu "pinta nya manja


" Baik lah aku bikin dulu ya , kamu tunggu di sini aja nya " ucap aldo tersenyum sambil mencium lembut kening elif


" Aku mau ikut sayang " pinta elif


Aldo hanya bisa pasrah , ia tidak bisa melarang kemauan Elif , jika di larang elif akan marah dan aldo juga akan repot lagi pikir nya

__ADS_1


" kemarilah Sayang " Ajak nya sambil tersenyum dan mengulurkan tangan nya


Elif pun menyambut tangan aldo dengan sangat senang


mereka berjalan menuruni anak tangga elif masih menggenggam tangan aldo dengan mesranya .


Saat sampai di bawah suasana saat itu sangat sepi , ifan sudah tidur , mamih dan papih juga sudah masuk ke kamar nya


Aldo dan Elif berjalan ke dapur , elif duduk di ruang makan sedang kan Aldo mengambil bahan-bahan yang di butuh kan


Aldo pun mulai memasak , sebenarnya ia tidak terlalu suka berada di dapur , ia juga tidak terlalu suka memasak , ia melakukan ini hanya demi istri dan anak nya , ia akan melakukan apa saja untuk mereka , mungkin kalo di suruh lompat ke jurang pun dia juga bakal lakuin demi istri dan anak anak nya


saat aldo sedeng menata nasi ke piring tiba tiba elif memeluk nya dari belakang


" Sayang terimakasih banyak " ucap elif masih memeluk aldo dari belakang


" iya sayang ,, apa pun akan aku lakuin buat kamu dan anak-anak kita " ucap nya sambil menata masakan nya ke piring


" nih udah selesai , ayo makan" sambung nya sambil membawa elif ke meja makan


Elif pun tersenyum senang , ia memakan nasi goreng buatan Aldo dengan lahap , tanpa rasa mual seperti tadi


Aldo yang melihat nya merasa senang ,karna elif makan dengan sangat lahap


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2