DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
BONUS PART DPH


__ADS_3

Dua Bulan kemudian ..


Hubungan ifan dan Naysila berjalan dengan sangat baik , ifan tidak melarang Naysila untuk bekerja sambilla , ifan hanya melarang Naysila untuk tidak lagi mengendarai motor nya , karena setiap hari ifan yang akan mengantar dan juga menjemput Naysila .


Naysila merasa tidak keberatan dengan larangan ifan , ia malah senang Karna merasa ada yang melindungi nya


ibu Ayu sudah tau kedekatan ifan dan Naysila , ifan berbicara langsung pada nya ia berjanji tidak akan menyakiti Naysila , ibu Ayu hanya bisa pasrah karna kebahagiaan Naysila adalah yang terpenting untuk nya


------------


jam menunjuk pukul 20:00


Saat itu Elif sedang berjalan menuruni anak tangga ia hendak ke dapur untuk membuatkan Aldo teh hijau karena sang suami sedang mengerjakan pekerjaan kantor nya.


tiba-tiba ia melihat ifan yang sedang berjalan menuju pintu depan


" ifannnn " panggil Nya


ifan pun mengenal suara tersebut ia menoleh ke arah belakang


" mamah " ucap nya sambil nyengir kuda


" kamu mau ke mana nak malam-malam gini " tanya nya lembut


" emmm.. i..i.. ifan mau ketemuan sama Reno mah " ucap nya berbohong,


ifan belum siap memberi tahu tentang Naysila kepada kedua orangtua nya . karena ia juga takut kalo kedua orangtua tua nya tidak setuju jika ia berpacaran


Elif tau betul sikap dan sifat ifan , walaupun dia bukan ibu kandung nya tapi Elif tau kalo ifan sedang berbohong terhadap nya saat ini


" Sayang kamu enggak biasa berbohong , bicara jujur Mamah tidak akan marah " ucap nya lembut sambil memegang pipi anak laki-laki nya


" Mah maafin ifan " ucap nya lirih sambil menundukkan kepala

__ADS_1


" sekarang ifan udah punya pacar , dia lagi nunggu ifan di tempat kerja nya , ifan mau jemput dia buat antar dia pulang ke rumah nya mah " ucap nya pelan


" siapa nama nya " Tanya Elif lembut


" Naysila mah , dia udah ga punya Ayah ,dia juga bukan dari keluarga terpandang " ucap ifan menjelaskan


elif hanya tersenyum padahal ia hanya menanyakan nama gadis itu tapi ifan malah menjelaskan semua nya , Elif melihat ke arah anak laki-laki nya yang saat ini sudah besar bahkan ia sudah mengenal cinta elif terus tersenyum melihat nya


" pergilah nak jemput dan antara kan dia kerumah nya dengan selamat " ucap nya lembut


ifan pun mengangkat wajah nya ia tersenyum senang melihat ke arah sang mamah


" Terimakasih mah " ucap nya sambil memeluk sang mamah


" ajak lah dia main kesini biar mamah dan papah bisa mengenal nya " ucap elif sambil tersenyum kearah anak sulung nya


" pasti mah... ifan pasti ajak Nay main kesini " ucap nya senang


" Pergilah nak , dia pasti sudah menunggu di sana, hati hati di jalan Sayang " ucap nya lembut


ifan tidak pernah malu mencium pipi elif begitu juga elif tidak pernah malu karna elif berpikir dia adalah anak nya sama seperti amel begitu juga ifan ia telah menganggap elif lebih dari ibu kandung nya


hubungan mereka tak lebih dari ibu dan anak , meskipun Elif bukan ibu yang melahirkan ifan tapi ia yang mengurus ifan dari kecil jadi wajar sikap nya seperti itu


setelah ifan pergi elif pun langsung ke dapur dan kembali kekamar nya


" Sayang kenapa lama " tanya Aldo sambil menutup laptop nya


bukan nya menjawab pertanyaan Aldo elif malah langsung bercerita tentang anak sulung nya


"Pah ternyata ifan udah punya pacar " ucap nya antusias


" Mamah tau dari mana " ucap nya heran

__ADS_1


" mamah tau dari ifan , dia sendiri yang bilang barusan " ucap elif


" ifan bilang gadis itu udah gak punya ayah , dia juga bukan dari keluarga terpandang , tapi mamah gak peduli yang mamah pedulikan adalah kebahagiaan ifan " sambung sambil tersenyum


aldo hanya tersenyum melihat ke arah Elif , Elif yang melihat nya merasa aneh


" sayang Kamu kenapa senyum-senyum gitu , kamu setuju kan ifan pacaran sama gadis itu " tanya nya heran karena Aldo hanya tersenyum ke arah elif


" Papah setuju mah , kebahagiaan kalian adalah hal yang paling terpenting buat Papah " ucap Aldo sambil tersenyum manis


" terimakasih sayang telah menyayangi ifan seperti anak kandung mu sendri , papah emang gak salah pilih " ucap nya lembut sambil mencium kening Elif dan tersenyum bahagia


" Sayang " panggil elif lembut


" hemmm " sahut Aldo dengan tersenyum tampan


meskipun mereka sudah terbilang tidak muda lagi tapi sikap mesra mereka tak kalah dengan anak muda , mereka masih bermesraan layak nya orang pacaran , aldo masih selalu bersikap lembut , sabar , mengalah dan perhatian pada Elif , itu yang membuat elif begitu nyaman terhadap Aldo


sikap lembut , perhatian dan tanggung jawab aldo menurun ke anak laki-laki nya ,


sedang kan sikap manja elif , menurun ke anak perempuan nya ..


.


.


sungguh keluarga yang sangat lengkap ..


hubungan keluarga yang banyak di inginkan oleh orang orang di luar sana


.


.

__ADS_1


semoga di luar sana ada keluarga seperti di novel author


😊😊


__ADS_2