DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
BONUS PART DPH


__ADS_3

kini ifan dan naysila sudah berada di sebuah Restoran mewah nan romantis , sebuah restoran yang dekat dengan pantai pemandangan nya yang indah dan nuansa Elegan dari restoran tersebur membuat restoran itu terlihat santai dan mewah , meja dan banggu di susun di luar dan di dalam restoran


ifan memilih bangku yang berada di luar , agar ia dan naysila bisa sekaligus melihat dan memandangi ke indahan pulau bali tersebut


suasana di sana sangat lah ramai banyak turis , keluarga yang berlibur dan pasangan muda mudi yang berdatangan ,


" Sayang kita makan di sini ya " ajak ifan


naysila hanya mengangguk tanda mengiyakan


salah satu pelayan pun datang untuk menanyakan pesanan mereka dan mereka pun memesan makanan tersebut ,pelayan pun pergi untuk menyiapkan pesanan nya


Ifan terus saja memegang tangan Naysila sejak tadi seolah-olah tidak ingin berpisah , sedang kan Naysila sibuk melihat lihat pemandangan sekitar , setelah merasa puas dengan pandangnya , akhir nya ia kembali melihat ke arah Ifan


" sayang aku mau tanya boleh " tanya Naysila


" Tanya apa hmm " jawab ifan


" tadi saat kita di pemakaman kamu sebut mamah Maya , memang mamah Maya itu siapa " tanya Naysila penasaran


" oh itu. . . mamah Maya adalah ma__" ucap ifan terputus karena seorang pelayan datang untuk mengantarkan pesanan mereka


sang pelayan pun menata makanan nya di meja setelah selesai mereka pun pergi


" Sayang kita makan dulu ya nanti aku ceritain " suruh ifan


Naysila pun nenurut , mereka makan dengan sangat tenang sesekali ifan menyuapi naysila dengan nasi milik nya


setelah selesai makan mereka tidak langsung pulang , mereka berjalan jalan mengelilingi pantai bali untuk melihat Pemandangan malam di kota Bali tersebut


saat ini ifan dan Naysila sedang di Pantai Kuta Bali , mereka sedang duduk di bangku santai yang menghadap ke arah pantai


" sayang sebentar nya Mamah Maya adalah Mamah kandung ku beliau sudah meninggal saat melahirkan aku " ucap ifan

__ADS_1


naysila yang saat itu sedang melihat ke arah pantai kini langsung menghadap ke arah ifan


" oh jadi mamah Elif adalah ibu sambung kamu " ucap naysila mengerti


ifan pun mengangguk kan kepala nya


" Tapi aku salut loh yank sama mamah sambung kamu , perlakuan dia ke kamu benar benar seperti ke anak kandung " ucap naysila memuji elif


" Ya mamah gak pernah ngebeda bedain antara aku dan Amel , aku udah anggap Mamah Elif sebagai Mamah kandung aku " ucap nya


Naysila pun tersenyum bahagia melihat ke arah ifan , ifan menceritakan semua tentang kisah hidup nya kepada naysila


ia juga bicara bahwa Naysila adalah pacar pertama dan terakhir nya, naysila sangat bahagia mendengar ucapan ifan


mereka pun berbincang bincang , setelah lama berbincang bincang akhir nya Ifan dan naysila memutuskan untuk pulang ke rumah karna mereka juga butuh istirahat


........


setelah menghabiskan tiga hari di Bali


ifan dan Naysila pun kembali ke Jakarta


kini mereka sudah berada di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta  , Aldo sudah menyuruh supir untuk menjemput mereka


Sebelum pulang ke rumah sang papah ifan berkunjung ke makam mamah Maya terlebih dulu , ia mengajak naysila untuk meminta restu setelah selesai ifan meminta supir untuk mengantarkan Naysila terlebih dulu ke rumah nya


tak butuh waktu lama mereka sudah berada di depan rumah Naysila


ifan dan naysila pun masuk ke dalam rumah , mereka melihat mamah Ayu sedang duduk di ruang tamu


" nak kalian sudah pulang " tanya nya


" Sudah mah " ucap naysila

__ADS_1


ifan hanya tersenyum ramah pada sang mamah mertua


" Duduk lah dulu nak , biar mamah buatkan minum " ucap ibu ayu


" ga usah mah ifan mau langsung pulang , karna belum ketemu orang rumah juga " tolak ifan ramah


" mah ini oleh-oleh dari ifan buat Mamah sama Erik " ucap nya sambil memberikan papar bag ya di pegang nya sejak tadi


" Terimakasih banyak nak ifan " ucap ibu ayu


ifan pun pamit pada sang calon mertua dan naysila mengantar ifan sampai depan teras


" kamu langsung istirahat ya sayang " ucap ifan sambil mencium kening Nay


" iya kamu hati-hati ya " ucap nya sambil tersenyum manis


ifan pun masuk kedalaman mobil nya dan sang supir menjalankan mobil nya dengan kecepatan sedang menuju ke rumah Aldo dan elif


.


.


***tinggal beberapa part lagi nih akhirnya mau Happy Ending


MAAF KALO CERITA NYA AGA MEMBOSANKAN ,


JANGAN LUPA SELALU DUKUNG AUTHOR YA


DAN BACA JUGA KARYA AKU YANG BERJUDUL


CINTA WANITA MALAM


TERIMAKASIH***

__ADS_1


__ADS_2