DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH_PART 5


__ADS_3

DI TEMPAT Elif.....


Saat itu Elif sedang berjalan bersama Ifan menuju kostan nya dan kini jam pun sudah menunjukan pukul 17:30


" Tante Ifan lapar " ucap Ifan dengan memasang wajah sedih sambil menghentikan langkahnya hingga membuat Elif menatap anak tersebut


" Ifan mau makan apa sayang , biar kita beli sekalian tapi nanti kita makannya di rumah Tante aja ya " tanya Elif lembut


" Ifan mau makan ayam goreng Tante " pinta nya


"oke kita beli sekarang ya " ucap Elif sambil tersenyum manis


Ifan pun ikut tersenyum kegirangan


mereka terlihat sangat akrab seperti sudah mengenal sangat lama , Elif yang memang menyukai anak-anak pun jadi sangat mudah untuk beradaptasi pada anak-anak . apa lagi anak setampan dan selucu Ifan senyum nya yang manis dan mata nya indah pipi yang gembul membuat Elif merasa sangat gemas dan sayang pada bocah tersebut .


kini Elif dan Ifan sudah sampai di kostan nya , Elif pun mulai menyuapi Ifan dengan sangat telaten . kini mereka terlihat seperti ibu dan anak saat ini


setelah selesai makan Elif berniat memandikan Ifan Elif membuka jaket yang Ifan kenakan , saat ingin membuka nya elif melihat ada handphone di dalam saku Ifan tapi handphone tersebut mati karena kehabisan daya .


" Sayang ini handphone siapa ? " tanya Elif

__ADS_1


" handphone Ifan Tante , Papah yang kasih ke Ifan " jawab nya polos


Elif pun langsung mengecas handphone tersebut , Lalu memandikan Ifan dan memakai kan baju miliknya pada Ifan , karna Elif memang tidak memiliki baju anak kecil saat itu . Ifan pun sudah mandi dan memakai baju yang terlihat seperti daster di tubuh mungilnya karna kebesaran , Elif tersenyum melihat kearah Ifan karena menurut nya Ifan sangat lucu saat mengenakan bajunya.


Elif pun menyuruh Ifan untuk tidur di ranjangnya karena Ifan sudah terlihat sedikit lelah , Ifan dengan patuh pun langsung mendengarkan suruhan Elif.


Setelah melihat Ifan tertidur Elif pun langsung melihat handphone Ifan dan menyalakan nya ponsel tersebut , untung saja handphone tersebut tidak di kunci kode atau pola hingga membuat Elif dengan mudah membuka ponsel itu . Elif langsung membuka kontak telepon yang ada di ponsel tersebut saat melihat daftar kontak Elif hanya melihat satu nama kontak dengan bertuliskan nama PAPAH , dengan sekuat tenaga Elif pun memberanikan dirinya untuk menghubungi nomer tersebut .


tut..... tut.... tut...


" Hallo Ifan kamu di mana sayang ? " tanya pria dari sebrang sana yang terdengar agak panik


" Hallo , maaf ini bukan Ifan " sahut Elif cepat


" Tadi sore saya menemukan anak bapak di taman , saat saya mau antar pulang dia tidak tau alamat rumah nya , dan saat saya mau antar ke kantor polisi dia menolak juga kata nya takut " jawab Elif jujur dan cepat karna takut di tuduh penculik


" Lalu sekarang anak saya di mana " tanya aldo panik


" anak bapak sedang ada di kostan saya dia sedang tidur sekarang , kalo mau bapak kesini aja untuk jemput Ifan " ucap Elif sambil melihat ke arah Ifan yang sedang tertidur pulas


" oke ...oke tolong kirim alamat Kostan kamu di mana biar saya ke sana sekarang " ucap Aldo tergesa-gesa

__ADS_1


" Di jalan anggrek no 58 pak , nanti ada gang kecil masuk aja ke dalem sedikit , kosan saya tidak jauh dari sana " ucap Elif menjelaskan


" oh iya pak sekalian bawa baju Ifan ya soal nya dia pakai baju saya , karna baju yang dia pakai tadi sudah basah kena keringat " sambung Elif


Aldo pun mengiyakannya lalu mematikan telepon tersebut . ia langsung bergegas memutar mobil nya ke rumah untuk mengambil baju Ifan dan bergegas pergi mencari alamat yang di berikan sang penelpon .


saat di perjalanan aldo mencari alamat yang di berikan dan terlihat ada tulisan


" JALAN ANGGREK " aldo pun langsung memarkirkan mobil nya di pinggir jalan dan keluar dari mobil tersebut , karena hanya gang sedang jadi tidak bisa bawa mobil hanya cukup untuk motor dan pejalan kaki saja pikir nya , Aldo pun mencari nomor rumah yang sudah di berikan wanita itu ia melihat satu persatu nomer rumah tersebut .


Dari luar memang terlihat seperti rumah namun itu di sebut oleh Elif Kostan karena hanya ada satu petak ruangan untuk tidur sekaligus ruang tamu dan kamar mandi saja di dalamnya .


.


.


.


Bersambung....


SEMOGA KALIAN SUKA SAMA CERITA INI

__ADS_1


MOHON DUKUNGAN NYA YA


KLIK TOMBOL HATI NYA LALU KLIK GAMBAR JEMPOL NYA DAN JANGAN LUPA KASIH BINTANG NYA JG YA


__ADS_2