DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH _ PART 17


__ADS_3

" kamu baru bangun ya ?? " tanya Elif tersenyum sambil berjongkok agar sejajar dengan Ifan


" iya Tante , tadi Ifan cari tante cantik di kamar tapi ga ada , tau nya di sini " kata Ifan polos sambil tersenyum senang


" Tante abis masak sayang bantuin Bibi , sekarang Ifan mandi yuk Tante temenin , abis itu kita bangunin papah Ifan deh buat sarapan bareng " ucap elif lembut pada sang anak


" beneran Tante mau mandiin ifan " ucap anak kecil itu kegirangan


" iya sayang ayo " ajak Elif dengan senyum manis dan lembut nya


" Hore.. ifan di mandiin Tante cantik " teriak nya kegirangan sambil berlari menuju ke kamar nya Elif pun mengikuti langkah Ifan dari belakang menuju kamar tersebut


Saat Elif dan Ifan berada di dalam kamarnya tiba-tiba seorang pengasuh datang menghampiri mereka


" Den Ifan ayo mandi " ajak si suster

__ADS_1


" gak mau Sus , Ifan mau di mandiin sama tante cantik " jawab nya polos seraya melendot ke pelukan Elif


" ga apa-apa biar saya saja yang mandiin Ifan , kamu siapin baju nya saja ya Sus " ucap Elif lembut pada si pengasuh


" baik Nona " jawab si pengasuh


" let's go kita mandi " ajak Elif seraya berjalan menuju kamar mandi


" Hore .. " teriak nya sambil kegirangan


setelah selesai mandi Elif pun memakaikan baju yang sudah di siapkan oleh suster di atas tempat tidur Ifan . sejak tadi Ifan tak henti-hentinya berbicara dan bernyanyi seperti seorang anak yang tengah merasa bahagia . Elif yang melihatnya pun ikut bahagia ketika anak kecil itu terlihat menggemaskan , Elif menggelitiki perut Ifan hingga anak itu tertawa keras karena merasa kegelian.


" Sayang , apa kamu yang mengirim Elif untuk ku dan juga Ifan ? " tanya Aldo pada sebuah foto tersebut , ternyata foto itu adalah foto Aldo dan mendiang sang istri


" Elif begitu lembut seperti kamu sayang ,

__ADS_1


dia menyayangi anak kita begitu tulus "


" dia seperti malaikat penolong untuk ifan , sejak Ifan bertemu dengan Elif aku lebih sering melihat Ifan tertawa " ucapnya sambil tersenyum sedih


" Pasti disana kamu bisa melihatnya kan ? "


" Sayang , aku akan memperjuangkan nya demi anak kita , aku berharap kamu merestui aku " ucap Aldo sedih sambil mengelus foto wanita tersebut


Di kamar Ifan..


kini Ifan sudah rapi dan ia terlihat sangat manis dengan pipi nya yang gembul , mata nya yang indah seperti Aldo , bulu mata yang lentik seperti wanita membuat Elif merasa gemes ingin mencium nya terus-menerus , mungkin bukan Elif saja yang akan menyukai anak kecil setampan Ifan mungkin orang lain pun sama karena Ifan memang sangat sangat mengemaskan pikir nya .


" Oke sudah selesai , ayo kita turun " ajak Elif


" ayo Tante , tapi kita bangunin papah dulu ya Tan " ajak Ifan sambil memegang tangan Elif

__ADS_1


" ayo sayang " ucap Elif tersenyum sambil berjalan ke kamar sebelah


😊😊😊


__ADS_2