DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
BONUS PART DPH


__ADS_3

Dua bulan kemudian......


kini sepasang kekasih yang telah resmi menjadi suami istri terlihat sangat bahagia senyum kebahagiaan terpancar jelas di wajah Ifan dan Naysila ,


Acara mereka di selenggarakan di sebuah Hotel Berbintang yang ternama di Jakarta , Tempat tersebut di sulap bak istana terlihat sangat mewah dan elegan , tidak sedikit tamu yang berdatangan untuk mengucapkan selamat pada mereka , ada rekan bisnis Aldo yang dari berbagai negara dan juga teman-teman ifan dan Naysila


Elif dan Ayu yang mengurus semua pernikahan Anak-Anak nya , mereka ingin pernikahan Ifan dan Naysila terlihat sangat meriah , maka dari itu mereka terjun langsung untuk mengurus semua nya


dan kini mereka terlihat sangat puas dengan hasil nya ,


Aldo mengundang rekan-rekan bisnis nya luar negeri mau pun dalam negeri. begitu banyak tamu yang berdatangan


kini jam menujukan pukul 21:00 malam


namun masih ada tamu yang berdatangan memberikan selamat pada mereka


wajah Naysila sudah terlihat lelah karna begitu banyak tamu yang datang , ifan yang melihat istri nya kelelahan merasa tidak tega


" Sayang istirahat lah " ucap ifan


" gak papa sayang nanti aja , lagian masih ada tamu " ucap naysila sambil tersenyum hangat


waktu pun terus berjalan hingga menunjukan pukul 22:30 , tamu pun sudah mulai berkurang


Ifan dan naysila sedang terduduk di bangku pelaminan mereka sedang berbincang bincang entah apa yang sedang mereka bicara kan, tiba-tiba elif datang menghampiri mereka

__ADS_1


" sayang " sapa elif yang membuat ifan dan naysila melihat ke arah suara tersebut


" iya mah " ucap mereka


ifan pun berdiri menghampiri sang mama dan menuntut Elif untuk duduk di samping Naysila dan ifan mengalah untuk berdiri


" di mana papah dan yang lain mah " tanya ifan


" Papah mu sedang ngobrol dengan rekan bisnis nya , sedang kan yang lain sudah masuk ke kamar nya untuk istirahat " ucap elif lembut


" Sayang kamu pasti sangat lelah ya " tanya elif pada Naysila sambil memegang lembut pipi nay


" iya mah , kaki Nay agak pegel " ucap nya sambil tersenyum


" pergilah ke kamar kalian untuk istirahat " suruh elif dengan senyuman lembut nya


" Tidak papa sayang lagi pula acara sudah selesai " ucap nya


" sayang ajak lah istri mu ke kamar " suruh Elif


" iya mah , ayo sayang kita ke kamar " ajak ifan


" Mah Ifan sama Nay ke kamar dulu ya " pamit ifan seraya mencium pipi sang mamah


Naysila merasa biasa saja dengan perlakuan ifan terhadap elif karna ia tau itu hanya bentuk kasih sayang anak ke ibu nya

__ADS_1


" iya sayang , kalian cepat cepat buatkan mamah dan Papah cucu yang banyak ya " goda elif seraya menepuk nepuk pelan pipi sang anak


naysila hanya tersenyum malu saat mendengar ucapan sang mamah mertua ,


" Mamah tenang aja " ucap ifan seraya merangkul Naysila dan belalu meninggal kan Elif


Elif hanya melihat ke arah anak dan menantu nya yang berjalan meninggalkan ia yang masih terduduk di bangku pelaminan


" Sayang " panggil Aldo yang baru saja sampai di dekat elif


" Ehh sayang... " sahut elif yang melihat ke arah Aldo


" Kamu lagi mikirin apa " tanya Aldo seraya duduk di samping sang istri


" aku lagi mikirin ifan , aku masih ga nyangka aja kalo anak kita udah besar sekarang bahkan sudah menikah , perasaan baru kemarin aku gendongan gendongan dia " ucap elif sambil tersenyum


" Sayang terimakasih kamu udah mau ngrawat ifan dengan tulus " ucap Aldo lembut


" Hey untuk apa berterimakasih , sayang walau pun ifan bukan darah daging ku , tepi dia juga anak ku , aku menyayangi kalian lebih dari apa pun " ucap elif lembut sambil tersenyum manis


"aku jadi makin cinta sama kamu " ucap Aldo sambil tersenyum tampan


"sayang ayo kita kekamar , kamu pasti sudah lelah kan " sambung Aldo seraya berdiri


Elif pun ikut berdiri di samping sang suami , dan aldo langsung merangkul pinggang Elif mereka berjalan menuju kamar yang sudah di pesan di hotel tersebut

__ADS_1


JANGAN PELIT PELIT YA UNTUK KLIK TANDA JEMPOL NYA


__ADS_2