DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
BONUS PART DPH


__ADS_3

Siang itu Elif dan Naysila terlihat sangat Akbar , elif sangat menyukai kekasih dari anak laki-laki nya ,


Saat ini elif , Amel dan Naysila sedang berada di dapur , setelah berbincang bincang tadi Elif pamit ke dapur ingin meneruskan pekerjaan nya yang tertunda yaitu membuat kue , Naysila pun izin untuk membantu Elif di dapur , Di ikuti oleh Amel juga


ifan tersenyum senang melihat Nay tidak merasa gugup lagi


kini di ruang keluarga tinggal lah ifan dan Aldo , ifan berniat ingin minta izin pada sang papah


" Pah " panggil ifan


'' hmm '' sahut nya tanpa menoleh karna ia sedang melihat ke arah televisi


" ifan ingin melamar Naysila pah , apa boleh " ucap nya takut-takut


Aldo yang mendengar ucapan anak nya langsung melihat ke arah Ifan , ia merasa kaget , saat anak nya meminta izin pada nya


ifan yang melihat wajah datar sang ayah langsung merasa aga ciut , ia takut ayah nya tidak setuju dengan yang barusan ia ucapkan


" kamu mau melamar nya " ucap nya kaget dengan wajah datar


" iya pah , ifan cinta mati sama Nay pah" ucap nya lirih sambil menunduk


" ifan mohon papah setujuin hubungan ifan sama Nay " sambung nya memohon


Aldo di buat tambah kaget dengan ucap anak sulung nya , ia lalu tersenyum melihat anak nya yang saat ini sudah besar ,


" Kamu ngomong apa nak , kamu pikir papah ga setuju dengan hubungan kailan ' ucap nya sambil tersenyum


" papah merestui hubungan kalian " sambung nya sambil tersenyum

__ADS_1


ifan yang mendengar nya merasa sangat senang ita tersenyum sumringah pada ayah Nya


" pah terimakasih udah menerima pilihan ifan " ucap nya senang sambil memeluk tubuh sang ayah sambil duduk


Aldo tersenyum bahagia melihat anak nya ia menepuk pelan pundak ifan


" Nak tidak ada orang tua yang tidak ingin anak nya bahagia , " ucap Aldo lembut


" Jadi kapan kamu akan melamar nya , gimana orang tua nya apa dia sudah mengenal mu " tanya nya lembut


mereka pun melonggar kan pelukan nya


" ifan berniat setelah wisuda pah dua bulan lagi , tapi.... " ucap nya menggantung


ifan takut jika ayah nya akan berubah pikiran setelah tahu status Naysila dan melarang hubungan nya karna naysila bukan dari keluarga terpandang ,


" tapi kenapa hmm " tanya nya bingung


" lalu kenapa kalo dia bukan dari keluarga terpandang , papah tetap akan merestui hubungan kalian " ucap nya lembut


' benaran pah " ucap ifan kegirangan


Aldo hanya tersenyum dan mengangguk kepala tanda mengiyakan .


" lakukan apa pun yang membuat mu bahagia nak , karena kebahagiaan kamu dan Amel adalah kebahagiaan mamah dan papah juga "' ucap Aldo sambil tersenyum senang


" Terimakasih pah " ucap ifan dengan senyum paling bahagia


ifan merasa sangat bahagia memilik orang tua seperti Aldo dan Elif , mereka tidak pernah mengekang anak anak nya , tidak pernah mengatur soal percintaan anak anak nya dan yang membuat ifan bahagia Elif dan Aldo tidak pernah memandang seseorang dari derajatnya .

__ADS_1


---------------------


Di Dapur ...


Elif dan Naysila sedang asik dengan pekerjaan nya mereka membuat kue Tart ala rumahan tapi bentuk seperti restoran 😂, Elif dan Naysila terlihat sangat kompak karna mereka berdua sangat suka membuat kue


Sedang kan Amel yang bilang nya ingin membantu malah asik dengar dunia nya sendiri . ia lebih banyak bercerita tentang kakak nya dari pada membantu


Elif dan Naysila hanya tersenyum melihat Amel sesekali mereka menimpali ucapan Amel


" Kak nay , kakak tau gak , kak ifan itu di kampus nya terkenal banget loh sama cewek cewek di sana" ucap Amel antusias


" dulu ya waktu amel masih Smp , saat kak ifan jemput amel dia selalu telat kalo Amel tanya pasti jawaban nya sama , karna di kejar kejar sama Cewe kampus begitu kata nya " sambung Amel dengan mimik wajah polos


' Apa kakak gak cemburu ' tanya Amel penasaran


" kakak tau ko , kakak kan satu kampus sama kak ifan , kita aja kalo mau ketemu harus di tempat parkir , untung aja kita beda jurusan jagi ga pernah papasan " ucap naysila dengan tersenyum lembut


" Kalo soal cemburu kakak pasti cemburu lah di tambah lagi kak ifan nya ramah sama cewek - cewek di kampus , tapi kakak percaya sma kak ifan kalo dia gak bakal khianatin kakak " sambung naysila dengan rasa keyakinan nya


Elif hanya tersenyum melihat anak dan calon menantu nya terlihat sangat akrab


" kamu tenang aja sayang kalo sampai ifan khianatin kamu mamah yang akan tarik kuping nya sampai copot " sahut Elif


" tapi mamah yakin kalo Ifan itu seperti Papah nya dia tidak akan pernah menyakiti orang yang dia cintai " sambung elif sambil tersenyum


mereka pun berbincang bincang hingga acara membuat kue pun selesai


kini mereka menghampiri Aldo dan ifan yang berada di ruangan keluarga dengan membawa kue buatan mereka

__ADS_1


Di ruang keluarga terlihat sangat ramai dengan suara mereka ber lima


----------


__ADS_2