DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH_PART 57


__ADS_3

mereka sudah merasa cukup dengan sarapan pagi nya saat ini , Elif dan aldo masih berpelukan di tempat tidur nya saat itu


" Sayang ayo kita makan , " ajak Aldo


" kamu belum makan dari pagi , kasihan anak kita dia pasti lapar " ucap nya


" Sayang aku mau makan masakan kamu " pinta nya lembut


" kamu mau aku masakan apa " tanya nya sambil membelai pipi sang istri


adlo memang bisa masak tapi ia tidak terlalu pandai


" spaghetti seperti nya enak " ucap nya


" Baik lah sayang , ayo kita kebawah " ajak nya


Aldo dan elif membersihkan tubuh nya lalu turun ke bawah


 


di bawah ....


Ratih , Fajar dan Ifan sudah rapi seperti ingin pergi


" Kalian mau pergi kemana " tanya Aldo


" kami mau pergi ke Mall , ngajak ifan


jalan-jalan sekalian belanja keperluan dapur " ucap sang mamih


" Sayang , ada yang mau kamu titip " tanya ratih pada elif


" Elif mau mangga muda mih " pinta nya sambil menelan ludah nya karna ngiler


" baik lah sayang , nanti mamih belikan sekalian beli susu untuk kamu " ucap nya


" terimakasih mih " ucap elif


" ifan kamu jangan jauh-jauh dari oma opa ya sayang " sambung nya pada Ifan sambil mencium nya

__ADS_1


" iya mah " ucap nya dengan senyuman


" kami berangkat dulu ya " ucap ratin seraya berlalu pergi


" iya hati-hati di jalan " ucap aldo dan elif


ratih, fajar dan ifan pun sudah pergi meninggalkan rumah , Aldo langsung membawa elif ke meja makan ia menduduki istrinya di sana , lalu aldo langsung ke dapur untuk memasak makan yang istrinya pinta ,


Elif memperhatikan Aldo yang sedang memasak , ia tersenyum melihat Suami nya yang memakai celemek , aldo terlihat sangat tampan dan gagah , elif merasa sangat bahagia di manja oleh Aldo , ia senang karena Aldo tidak marah dengan sifat Elif yang lagi menyebalkan ini


ia terus memandangi suami nya di depan sambil tersenyum - senyum sendiri hingga aldo sudah selesai dengan ritual masak nya


Aldo membawa dua piring berisi spaghetti yang ia buat untuk sang istri


" Sayang kamu kenapa senyum-senyum " tanya aldo yang saat itu melihat elif sedang tersenyum


" ga papa , Sayang terimakasih " ucap elif manja


Aldo pun tersenyum tampan


" Makan lah , aku buat kan khusus untuk istriku tercinta " ucap nya lembut


" Terimakasih sayang " ucap nya lembut sambil tersenyum bahagia


mereka pun makan siang bersama ,


( sebenar nya sarapan juga , karna dari pagi mereka belum makan sama sekali )


Elif makan dengan sangat lahap ,


Aldo yang melihat istri nya hanya tersenyum senang


" kamu lapar sayang " tanya nya dengan tersenyum


" hemmm , masakan mu sangat enak Sayang , apa masih ada lagi " ucap elif bertanya pada Aldo


Aldo yang melihat nya makin melebar kan senyum nya , ia senang mendengar ucapan Elif yang bilang kalo masakan nya enak ya walau hanya masak spaghetti


" makan lah punya ku " ucap nya sambil memberikan piring nya pada elif

__ADS_1


" Tapi kamu belum makan sayang " ucap nya sambil melihat ke aldo


" Aku gampang , nanti aku bisa makan yang lain" ucap nya sambil tersenyum pada istrinya


" Ayo kita makan berdua , biar kamu aku yang suapin " ajak nya


mereka pun makan sepiring berdua , Aldo hanya menuruti kemauan sang istri


elif menyuapi aldo dengan lembut seperti memberikan makan pada anak nya


......


acara makan mereka pun selesai .


Aldo dan Elif kini sedang berada di ruang keluarga mereka sedang berbincang-bincang


Elif saat ini sedang berbaring dengan berbantal kan paha Aldo


dan Aldo sedang mengelus rambut panjang sang istri dengan sangat lembut


Elif yang saat itu sedang tiduran tiba-tiba terbangun dan langsung berlari ke arah dapur dengan menutupi mulut nya , Aldo yang melihat nya langsung mengikut elif yang berlari


Aldo melihat Elif sedang memuntah kan maknan yang ia makan tadi , lalu aldo mendakati Elif ia memijat pundak elif dengan pelan , tidak ada rasa jijik saat itu, ia hanya kasihan melihat istrinya saat ini


elif pun sudah selesai memuntahkan makanan nya kini perutnya terasa aga sedikit lega , ia sampai mengeluarkan air mata


" sayang " panggil aldo lembut


" Sayang aku mual " ucap nya lirih , tenaga nya kini aga berkurang , Elif merasa sangat lemas sekarang


Aldo mengusap bibir elif yang aga basah dan langsung memeluk istri nya dengan lembut ia mencium kepala Elif dengan mesranya


ia tidak tega melihat istri nya seperti ini


" sabar ya sayang , ini tidak akan lama " ucap nya lembut menenang kan elif


elif pun mengangguk kan kepala , ia membalas pelukan Aldo dengan sangat erat , iya merasa nyaman seperti ini


Aldo lalu membawa elif ke kamar untuk istirahat , ia terus memeluk istri nya hingga elif tertidur

__ADS_1


__ADS_2