
Ifan sudah sampai di depan tempat kerja Naysila , wajah nya saat ini terlihat sangat senang dan ceria
" Sayang maaf telat " ucap nya sambil menghampiri Naysila
" Ga papa yank aku juga belum lama ko " jawab nya lembut
mereka pun masuk ke dalam mobil, Naysila terus memandangi wajah ifan ia merasa ada yang beda dengan kekasih nya
" kamu lagi senang ya , ko dari tadi senyum-senyum terus " Tanya nya heran
" ha ha ha iya aku lagi senang nih " ucap nya riang
" Senang kenapa " tanya nya
" Seneng bisa setiap hari ketemu sama kamu " ucap nya lembut dengan senyuman tampan nya
" ihhh gombal " ucap Nayaila menahan malu
" ko gombal emang benaran yank , aku pengen terus-terus sama kamu " ucap nya sambil memegang tangan Naysila dan mencium nya
kini muka Naysila sudah berubah jadi merah karna menahan malu
" oh ya sayang , nanti hari sabtu ikut aku kerumah ya, mamah pengin ketemu sama kamu " ucap ifan
" Apa... ketemu sama aku " ucap nya kaget
" iya ketemu kamu , mau yah nanti aku jemput kamu di rumah " ucap ifan dengan senyum nya tapi tetap konsen ke arah jalan raya
" Apa.. gak papa yank , aku ke rumah kamu " tanya nya takut-takut
" ya gak papa sayang , memang nya kenapa ? " tanya ifan bingung
" Aku masih belum siap ifan " ucap nya lirih
" Sayang kamu tenang aja kedua orangtua aku gak bakalan makan kamu , mereka masih doyan nasi ko " ucap ifan meledak Naysila sambil tersenyum agar Naysila tidak merasa takut
" aaawwww " teriak ifan pelan karna lengan nya di cubit oleh Naysila
__ADS_1
" emang orang tua kamu zombie apa makan orang " ucap nya
" ha ha ha .. lagian kamu mau ketemu orang tua aku aja pake takut takut " ucap nya sambil terkekeh
" huhfff .. aku tuh gugup tau " ucap nya
" udah ga usah pake gugup-gugupan , pokok nya lusa aku jemput kamu titik " ucap ifan lantang
" ya.. ya.. ya dasar bawel " gerutu Naysila
ifan hanya tersenyum senang melihat kekasihnya ngambek
kini mereka sudah sampai di depan rumah Naysila , ifan tidak turun ia hanya di dalam mobil nya karna sudah malam tidak enak jika ia mampir malam malam
" Aku langsung pulang ya " ucap ifan lembut
" iya .. makasih ya , kamu hati-hati di jalan " ucap naysila dengan senyum manis nya
" Pasti , kamu langsung istirahat ya " ucap nya
lalu ifan mencium lembut kening , pipi kanan kiri dan bibir Naysila ,
-----------
Dua Hari Kemudian....
saat itu jam menujukan pukul 14:30
Amel dan Aldo sedang berada di ruangan keluarga sedang kan Elif berada di dapur ia sedang membuat kue bersama pembantu nya , Elif dan Aldo tau kalo ifan akan membawa pacar nya ke rumah ,
tiba-tiba suara ifan terdengar memanggilnya
" Maahh , mamahh " teriak ifan nya
" hayyy... kenapa teriak-teriak kaya gitu Sayang " ucap Elif yang sudah menghampiri anak nya
" he he he maaf mah ...ini ifan udah bawa pesanan mamah " ucap nya sambil melirik ke arah Naysila
__ADS_1
Naysila hanya terdiam menahan rasa takut , gugup dan malu nya
" Siang tante " sapa Naysila ramah sambil tersenyum
" Siang sayang , mari masuk Papah dan amel ada di dalam " ajak Elif lembut sambil menggenggam tangan Naysila
Naysila pun menuruti ajakan Elif , ia melihat ke arah sang kekasih , ifan hanya tersenyum melihat ke arah Naysila
" Pah calon menantu mamah udah datang nih " ucap elif memberitahu sang suami
Blesssa
jantung Naysila yang tadinya dag dig dug langsung berasa copot ke bawah setelah mendengar ucapan elif yang menyebut nya sebagai calon menantu
hati nya bersorak riang di sana rasa nya sangat bahagia , rasa takut nya kini telah hilang seketika, wajah nya kini berasa panas karna rasa malu , sedang kan ifan hanya tersenyum senang melihat Naysila yang malu-malu
" Hallo nak " sapa Aldo lembut sambil tersenyum
" siang om " ucap nya ramah
" hay Kak Nay " Sapa Amel yang berda di samping Aldo
Aldo dan Elif melihat ke arah anak bungsu nya
" kamu kenal sayang sama pacar kak ifan " tanya Aldo
" Kenal dong pah , waktu dulu Amel sama kak ifan pulang telat itu kan abis nengokin kak Nay " ucap nya sambil melihat ke arah ifan dan memain kan kedua alis nya
ifan dan Nay hanya tersenyum lucu melihat ke arah Amel . aldo dan elif pun sama mereka juga tersenyum senang mendengar ucapan Amel
kini mereka sudah berkumpul di ruang keluarga , aldo duduk di dekat elif dan Amel sedangkan ifan duduk bersama Naysila mereka berbincang bincang,
Elif dan Aldo menerima Naysila dengan tangan terbuka mereka tidak memandang derajat , yang mereka inginkan adalah kebahagiaan anak-anak nya
Naysila merasa sangat senang berada di sana , Rasa takut nya telah hilang semua yang ada saat ini adalah rasa bahagia
.
__ADS_1
.
.