DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH_PART 59


__ADS_3

satu minggu kemudian ,,,,,


selama elif keluar dari rumah sakit ,


Aldo masih belum bisa pergi kerja karna setiap Aldo bilang kalo ia mau pergi kerja wajah elif langsung berubah sedih . membuat aldo merasa tidak tega meninggalkan istrinya


selama hamil Elif hanya mau makan masakan aldo , jika ia makan masakan Bibi rasa nya perut nya langsung mual, tetapi jika Aldo yang memasak , ia merasa perut nya aman.


menurut Aldo ngidam elif tidak terlalu repot , ya walau pun ia harus sering bergelut dengan dapur tapi aldo senang , apa lagi elif menyukain masakan nya


sesekali elif mengajak nya keluar karna ingin beli apa yg elif ingin kan , aldo hanya bisa menuruti nya , aldo benar-benar menjadi suami dan ayah yang siap siaga untuk orang yang dia cintai


saat ini sifat Elif sangat manja dan sensitif


ia tidak mau aldo pergi , Elif hanya mau aldo selalu ada di sisi nya , Sebenarnya aldo senang Elif manja pada nya , tapi ia juga bingung karna banyak urusan nya yang terbengkalai di kantor


 di tambah papih dan mamih nya sudah kembali ke Bali karna ada urusan penting , jadi ia tidak bisa mengandalkan papih nya lagi untuk urusan kantor


 


Pagi itu Elif ,Aldo dan ifan sedang duduk di ruang keluarga setelah sarapan , Elif sedang memakan mangga muda nya dengan sangat lahap , ia tidak merasa kalo mangga itu sangat asam


Ifan hanya memperhatikan elif yang sedang mengunyah buah mangga tersebut , sedang kan Aldo sedang sibuk dengan laptop nya


" Mah apa itu manis ...?" tanya ifan penasaran karna ia melihat elif yang makan dengan sangat nikmat


" ini sangat manis nak , " ucap nya bohong dan tersenyum


" apa kamu mau sayang " sambung nya dengan tersenyum melihat anak nya yang lucu


Ifan pun langsung mengangguk kan kepala tanda mau , lalu elif memotong kan nya untuk ifan


" Ini Sayang " ucap nya dengan menahan tertawa sambil memberikan potongan mangga pada ifan


"terimakasih mah " ucap nya girang


Aldo yang melihat nya hanya tersenyum dan menggelengkan kepala nya , melihat kelakuan istrinya

__ADS_1


ifan pun memasuk kan mangga tersebut ke dalam mulut nya


" Mamahhhhhhhhh " teriak nya


" ini tidak enak , ini asam " ucap ifan sambil memejamkan mata karna menahan asam si mulut nya


" hahahahah... maaf sayang " ucap elif sambil tertawa puas dan memeluk anak nya


Aldo yang melihat istrinya mengerjai ifan pun ikut tertawa senang .


***


 


siang hari nya ...


jam menujukan kan pukul 13:20


elif dan Aldo sedang berada di kamar , ifan sudah tidur pulas setelah Elif membacakan buku cerita


Elif sedang berbaring menghadap ke arah Aldo ia terus memandangi sang suami yang saat itu sedang sibuk dengan laptop nya ,


kini wajah mereka saling memandang satu sama lain


" Sayang " panggil Aldo


"hemmm " sahut elif


"Sayang Besok aku harus ke kantor , banyak kerjaan yang harus aku kerjakan, ga papa kan " tanya nya lembut agar elif tidak marah


Elif hanya terdiam tidak menjawab


" Sayang " panggil Aldo sambil mengelus pipi elif


" Aldo.. nanti kalo kamu kerja aku sama siapa " ucap nya lirih


" Sayang di sini ada Bibi , ada ifan , kamu ga bakal kesepian Sayang " ucap nya lembut

__ADS_1


" Tapi aku mau nya kamu yang ada di dekat aku " ucap nya lirih dengan muka memelas


" Sayang , banyak urusan kantor yang terbengkalai selama aku tidak kerja " ucap nya meyakinkan sang istri


Aldo sebenarnya tidak tega melihat wajah melas sang istri , tapi ia harus meyakinkan Elif agar bisa di tinggal , karna banyak pekerjaan yang bermasalah selama ia tidak ke kantor


" Ya udah pergi saja "sahut nya ketus lalu berbalik membelakangi Aldo


" Sayang , jangan seperti ini " ucap nya lembut menenang kan elif


" Sayang " panggil nya lagi


tapi elif tidak menjawab ia hanya diam saja


" gimana kalo basok kamu ikut aku ke kantor , jadi kamu bisa liat aku dan aku bisa jagain kamu dan anak kita " tanya nya lembut agar elif tidak marah


" Apa boleh...? ucap elif sambil menghadap Aldo


" Tentu boleh Sayang , aku adalah Bos nya , Dan kamu istriku " ucap nya sambil tersenyum


elif pun ikut tersenyum bahagia


" Sayang apa boleh membawa ifan juga kesana " tanya elif pelan


" Boleh Sayang " ucap nya sambil membelai lembut bibir elif yang berwana pink lembut


Elif langsung memeluk Aldo dengan erat


" Terimakasih sayang " ucap nya dengan senyum paling manis


Aldo bukan Nya menjawab malah langsung mencium bibir elif dengan lembut , elif pun membalas ciuman aldo


Selama dua minggu ini Aldo sudah menahan nya , walau pun elif merengek meminta aldo tidak memberikan nya , paling hanya berciuman saja , karna ia memikirkan janin dalam rahim elif


tapi siang ini berbeda , pertahanan aldo pun runtuh dan akhir nya mereka melakukan siang yang panas menjadi nikmat


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2