DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH_ PART 45


__ADS_3

Kini Elif sudah berada di dalam kamar mandi ia masih membayangkan ucapan Aldo tadi yang membuat nya malu abis .


" aku gak boleh kaya gini , Kalo aku terus malu yang ada kasian di Aldo nya " ucap Elif dalam hati memberi tau kan pada diri nya


" Aku harus siap melayani Aldo , kita sudah sah dan itu juga kewajiban aku " pikir Elif


setelah selesai dengan ritual mandi nya kini Elif keluar dengan menggunakan baju handuk nya dan rambut panjang Elif di lilit oleh handuk hingga terlihat leher jenjang Elif , saat itu Aldo sedang melihat ke arah Handphone nya ia masih mengenakan kemeja dan celana bahan nya Elif pun menghampiri Aldo dan duduk di depan kaca rias.


" Sayang , kamu ga mandi ? " tanya elif


" Iya ini aku mau mandi " ucap Aldo sambil menaruh handphone nya dan merubah posisi menjadi duduk menghadap ke arah Elif


" mandilah , aku akan menunggu mu " ucap Elif dengan senyuman manisnya seraya membuka kancing baju kemeja Aldo


( Padahal Elif malu bukan main saat itu tapi ia coba tepis kan rasa malu tersebut )


Aldo yang melihat Elif membuka kancing kemeja nya pun langsung tersenyum senang , ia menggenggam tangan Elif yang sedang membuka kancing kemeja nya


" Sayang , apa kita akan melakukan nya sekarang ? " tanya Aldo pelan Sambil tersenyum


Elif pun tersenyum malu ia membalas dengan anggukan tanda mengiyakan , Aldo yang melihat nya langsung mencium bibir Elif dengan lembut dan penuh gairah


mereka berciuman tidak lama karna Elif menyuruh Aldo untuk mandi terlebih dulu , Aldo pun mengiyakan walau pun lagi Kentang saat itu


( Kelewat Tanggung )


Aldo pun masuk ke dalam kamar mandi


dan Elif berniat mengganti baju nya dengan baju tidur yang sudah di siapkan mertua nya . Saat elif melihat baju nya ia terkejut bukan main saat melihat Lingerie yang berwarna biru elektrik tergantung di sana .


" Ya Tuhan , apa aku harus memakai baju ini " tanya Elif pada diri sendiri


Elif berniat mencari baju tidur lain tapi tidak ada di lemari nya hanya ada dress untuk ia kenakan besok dan akhirnya dengan terpaksa Elif memakai Lingerie tersebut.

__ADS_1


Elif melihat pantulan diri nya di cermin setelah memakai Lingerie itu ia terlihat begitu seksi dengan tubuh yang ramping mulus tanpa bekas luka sedikitpun rambutnya yang panjang kini tergerai bebas .


" ini sungguh memalukan " gumam nya malu


muka nya kini merah seperti tomat ia merasa malu setelah melihat diri nya sendiri di pantulan cermin tersebut , Elif bejalan kearah ranjang dan menutupi tubuh nya dengan Selimut hingga keleher sambil menunggu Aldo keluar dari kamar mandi .


Elif yakin pasti aldo akan meledak nya nanti


" pasti Aldo berpikir aku lagi menggoda nya , dengan memakai baju ini " gumam Elif


" Ya Tuhan hilangkan rasa malu ku untuk saat ini saja " pinta Elif memohon


tak berapa lama Aldo pun keluar dari kamar mandi dia hanya mengenakan handuk di pinggangnya tubuh nya di biarkan telanjang dada hingga terlihat otot otot kekar pada bagian tubuh nya dengan rambut yang basah membuat Aldo terlihat sangat tampan dan berkarisma , Elif melihat ke arah Aldo bukan nya merasa tenang Elif malah bertambah malu saat itu.


sedangkan Aldo yang melihat ke arah Elif merasa agak aneh karna Elif menutup tubuhnya dengan selimut sangat dalam.


" Sayang kamu kenapa , apa kamu sakit ? "


tanya Aldo sambil mendekat ke arah Elif


" Terus kenapa kamu menutup badan kamu kaya gini " tanya Aldo heran dan duduk di samping ranjang Elif seraya memegang kening Elif


" Aku ga kenapa - kenapa Aldo" ucap Elif lembut menahan malu


Aldo yang penasaran melihat Elif seperti sedang menyembunyikan sesuatu di dalam sana pun akhirnya menarik selimut milik Elif saat itu .


saat selimut terbuka Aldo kaget bukan main ia melihat Elif mengenakan Lingerie yang sangat seksi jika Elif berdiri mungkin hanya sepaha nya saja karna ini sangat pendek hingga terlihat tubuh nya yang putih mulus karna bahan nya yang jarang jarang. Elif saat itu sangat-sangat malu ia menutupi muka nya dengan kedua telapak tangan nya.


" Sayang kamu menggoda aku ya " ejek Aldo Tepat di kuping Elif


Elif yang mendengar ucapan Aldo pun merasa ser-seran malu gugup sudah menjadi satu saat ini , benar saja pikiran Elif tadi Aldo kini sedang kegeeran.


Aldo pun menarik tangan Elif yang ada di mukanya dengan sangat lembut , mata mereka kini beradu pandang dan mereka saling melontarkan senyum

__ADS_1


" Aldo " panggil Elif


" Hmmm " jawaban Aldo dengan senyum tampannya


" Aku malu " jawab Elif pelan


" tutup mata kamu sayang kalo kamu malu , kamu cukup merasakan saja " Ucap Aldo lembut


" Apa ini akan sakit ? " tanya Elif pelan


" mungkin sedikit , tapi aku janji akan melakukannya dengan pelan dan lembut " ucap Aldo meyakinkan sang istri


" Sayang kalo kamu belum siap gak


apa-apa jangan di paksa , aku akan menunggu sampai kamu siap " Sambung Aldo pelan


" Aku siap Aldo " ucap Elif lembut dan mencium bibir Aldo untuk menutupi rasa malu nya Aldo pun membalas nya dengan lembut dan penuh cinta


mereka pun melakukan Malam Pertama nya saat itu , Elif sempat menangis karena menahan sakit saat selaput darah nya sobek tapi Aldo Dengan lembut melakukan nya ia sempat berhenti karna melihat Elif menahan sakit dan Aldo langsung mencium bibir Elif seraya mengurangi rasa sakit nya , Elif pun memejamkan matanya lalu Aldo melanjutkan permainan nya.


" sayang , apa masih sakit ? " tanya Aldo lembut


Elif pun membuka mata dan menatap Aldo dengan lekat , ia tersenyum malu dan menggelengkan kepala nya .


lalu Aldo melakukan aktivitas nya kembali sesekali ia mendengar ******* yang keluar dari mulut Elif , membuat nya semakin bersemangat untuk menjamah tubuh istri nya tersebut.


Setelah cukup lama Aldo akirnya sampai menuju pelepasan , ia menyemburkan benih benih cinta nya ke rahim Elif.


entah sudah berapa kali ia melakukan nya Elif pun tidak menolak ia malah menikmati dengan senang hati perlakuan Aldo.


Setelah cukup lama dengan kegiatan nya , akir nya mereka pun tertidur karna ke lelahan , Elif dan Aldo tertidur tanpa mengenakan busana sama sekali hanya tertutupi oleh selimut mereka pun saling berpelukan dengan mesra .


.............................................

__ADS_1


Maaf kan author ya 🙏


__ADS_2