
Beberapa jam kemudian ...
Naysila sudah menyelesaikan kelas nya , ia sedang membereskan buku pelajaran dan hendak pulang karena kelas juga sudah mulai sepi , sesat Naysila menghentikan aktivitas nya ia teringat pesan dari Ifan
saat Nay hendak masuk ke perpustakaan tadi ifan berpesan agar mereka pulang bareng , dan Nay di suruh ke lapangan basket jika sudah tidak ada kelas
" Aduh masa aku harus ke lapangan basket si buat nemuin ifan " tanya nya ragu pada diri sendiri
"apa aku langsung pulang aja ya , gak usah kesana "
" gak... gak... gak... nanti kalo ifan nunggu aku di sana gimana "
" oke kita kesana " ajak nya pada diri sendiri
" huhhhhffffff" nay membuang nafas pelan
setelah bergelut dengan keraguan nya akhirnya Nay memutuskan untuk ke lapangan basket
Nay pun berjalan santai menuju lapangan basket .
--------------
Di lapangan .
Saat itu Ifan dan teman-teman nya masih bermain basket , ifan terlihat semakin tampan dengan setelan basket nya , kaos singlet yang ifan kenakan memperlihatkan otot tangan nya yang kekar ,
kini tubuh nya terlihat sangat keren dengan keringat yang bercucuran di sana membuat ifan semakin berkarisma ,
__ADS_1
Naysila baru saja sampai di Lapangan basket , ia melihat ifan sedang membawa bola untuk di masukan ke dalam Ring , Nay seperti terkesima melihat ifan
" Gila.. ko aku baru sadar si , ternyata ifan ganteng juga "ucap nya dalam hati
" pantas aja cewek kampus pada kelepek-kelepek " sambung nya dalam hati
( selama ini Nay tidak pernah tau sosok ifan yang selalu di kagumi para cewek kampus , ia hanya sering mendengar cewek-cewek kampus selalu memuji ifan , dan saat ini Nay menyaksikan langsung dan ia membenarkan ucapan para cewek-cewek tersebut )
Naysila pun terduduk di salah satu bangku kosong yang sudah di siapkan di sana yang berada dekat pintu masuk , ia terus melihat ke arah ifan yang sedang asyik bermain
Saat itu ifan terlihat sedang fokus bermain bersama teman nya , tanpa mengetahui bahwa Naysila sudah berada di sana menunggu nya
tak berapa lama akhirnya ifan dan teman-teman nya menyelesaikan latihan , saat ifan menengok ke arah pintu masuk ia melihat ada sosok wanita yang selalu membuat jantung nya berdetak dengan cepat yaitu Naysila
ifan pun tersenyum tampan melihat nya , Nay yang saat itu sedang melihat ke arah ifan pun ikut tersenyum lembut
ifan langsung menghampiri Nay yang saat itu masih terduduk , ia membawa dua minuman kaleng di tangan nya
" gak terlalu lama ko " ucap nya lembut dengan senyum manis nya
" nih minum dulu " ucap ifan seraya memberi kan minum kaleng nya
" terimakasih ' ucap nya dengan senyuman
mereka pun berbincang bincang sebentar , setelah itu ifan pamit untuk mandi dan mengganti baju nya , Nay pun mengiyakan nya, ifan pun pergi meninggalkan Nay yang masih terduduk
setelah melihat kepergian ifan
__ADS_1
Nay langsung menaruh tangan nya di dada sambil tersenyum
" ya tuhan ko jadi deg degan gini , perasaan tadi ga kenapa - kenapa " ucap Nay dalam hati
Nay terus terbayang bayang olah senyum ifan yang menurut nya sangat manis ,
---------------------
saat itu jam menunjuk kan pukul 17:10
kini Ifan dan Naysila sudah berada di dalam mobil, ifan menjalankan mobil nya dengan kecepatan sedang , sesekali mereka berbincang bincang , mereka terlihat sangat akrab seperti sudah mengenal sangat lama
" Nay cowok kamu kuliah di sini juga " tanya ifan penasaran
" Cowok,,,,,!! " ucap nya bingung
" Aku mana ada cowok " ucap nya sambil tersenyum lucu
" Loh yang waktu di rumah sakit itu , bukan nya dia cowok kamu " tanya nya makin penasaran
" ha ha ha. . oh si Edo , dia mah bukan cowok aku , dia itu sahabat aku " ucap nya
" kita itu udah deket dari kecil , dia udah anggap aku seperti adik nya begitu juga aku udah anggap dia seperti kakak sendiri kalo orang yang baru liat mah mikir nya sama kaya kamu " ucap nya menjelaskan sambil tersenyum
" ohhh gitu kirain dia pacar kamu " ucap ifan santai sambil tersenyum
padahal hati nya saat itu sedang bersorak ke girangan
__ADS_1
" yess , akhirnya masih ada peluang buat gue deketin Nay " ucap nya girang dalam hati
" Bakal gue kejar lo Nay sampe ke ujung gunung pun gue sanggup " ucap nya dalam hati