
** tiga bulan kemudian **...
akhir-akhir ini ifan sering bertemu dengan Naysila di kampus , kadang ifan sengaja menunggu Nayaila di kampus padahal ifan tidak ada kelas , kadang mereka juga jalan - jalan seperti nonton makan dan sebagai nya
tapi semingguan ini ifan merasa agak sedikit bingung dengan sikap Naysila yang seperti menghindari nya , tapi ifan tetap terus mendekati Nay tanpa putus asa .
--------
saat itu ifan sedang duduk di bangku penumpang mobil nya ia menunggu Naysila di parkiran , ifan sudah memberitahu kan kepada Naysila bahwa ia menunggu nya di saya . karena kalo bertemu di kelas atau di kantin itu akan sangat merepotkan menurut ifan, karna harus berhubungan dengan para fens nya yang tak jelas pikirnya
Naysila pun tiba , ia mengetuk kaca mobil milik ifan , dan masuk kedalam mobil tersebut
" Ada apa ifan " tanya Naysila sambil melihat ke arah ifan yang saat itu sedang tersenyum tampan melihat ke arah nya
" Nay aku mau tanya sesuatu " ucap nya ragu
" Tanya apa " tanya nya penasaran
" eeemmm... kenapa kamu menghindari ku " tanya ifan serius
( " aku menghindar karna aku ga mau perasaan ini makin tumbuh ifan " ucap lirih nya dalam hati )
"eeemmmm. . ak_aku ga menghindari kamu ko" ucap nya gugup
" Kamu bohong Nay , aku tau kamu menyembunyikan sesuatu dari aku " ucap nya
" Ak--aku gak menyembunyikan apa apa ifan " ucap nya makin gugup
" Nay... apa ada yang mengancam kamu " tanya nya penasaran
__ADS_1
ifan takut kalo Naysila di ancam oleh para fans tidak jelas nya
" Aku gak di ancam sama siapa siapa ifan benaran " ucap nya meyakinkan ifan
" Nay aku gak mau kamu ngehindarin aku kaya gini " ucap nya lembut sambil memegang tangan Naysila
" Glegkk " Naysila menelan saliva nya dengan berat . ia mencoba mengatur nafas nya dengan pelan
Naysila kaget saat ifan memegang tangan nya , perasaan nya makin tidak keruan, hati nya terasa senang dan jantung nya terasa seperti sedang berlarian di sana
" Eemm . Nay aku.. aku cinta sama kamu " ucap nya lembut
" Kamu mau gak jadi pacar aku " sambung nya
Naysila hanya terdiam tanpa suara , pikirannya benar-benar bingung saat itu
" Nay " panggilan ifan menyadarkan Naysila dari lamunan nya
" emm... ifan aku minta maaf ,a a aku ga bisa terima kamu jadi pacar aku " ucap nya gugup karena ia harus mengatur nafas nya dan menahan air mata nya agar tidak tumpah
" kenapa Nay " tanya nya penasaran
sebenarnya hati ifan terasa sangat sakit setelah mendengar jawaban dari Naysila , saat ini ia merasa dada nya sangat sesak , tapi ifan mencoba menentralkan nya
" apa aku ga pantas buat kamu " sambung nya
Nay hanya menggelengkan kepala nya tanpa bicara , kini muka cantik Naysila sudah lusuh dan pucat mata nya sudah merah menang tangis , nay tidak berani memandang wajah ifan ia hanya menundukkan kepala nya.
" Lalu kenapa Nay , aku butuh alasannya " ucap nya
__ADS_1
ifan terus menekan Naysila agar Dia memberikan alasan nya kenapa sampai naysila menolak nya
" enggak ada alasan apa apa ifan , aku hanya tidak ingin berpacaran dengan mu " ucap nya
" maaf ifan aku harus pulang " ucap nya seraya melepaskan genggaman ifan dan membuka pintu mobil nya
Saat tangan Naysila hendak memegang gagang pintu ifan langsung memeluk naysila dari belakang
"Bllleesssss"
rasa nya jantung Naysila seperti copet dari tempat nya , ia mengurungkan niat nya untuk membuka pintu mobil tersebut
" Nay aku mohon jangan keluar dulu " pinta ifan lirih
" Aku masih butuh penjelasan dari kamu Nay " sambung nya masih terus memeluk nay
ifan sudah tidak memikirkan harga diri nya lagi , yang ia mau adalah penjelasan dari Naysila , ifan yakin kalo selama ini nay juga menyukai nya , ifan tidak perduli di bilang tidak tahu malu karena terus memaksakan Naysila , yang ifan inginkan hanya lah naysila
karena ifan benaran - benar mencinta Naysila
.
.
hay.... hay bagai mana kah kisah cinta ifan dan Nay
ikutin terus ya
bye
__ADS_1