DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
DPH - PART 43


__ADS_3

** HARI PERNIKAHAN **


kini tibalah acara yang di tunggu-tunggu olah dua insan tersebut.


Di tempat Elif...


Elif kini sedang memandangi diri nya di pantulan kaca ,ia tidak percaya bahwa yang di kaca tersebut adalah diri nya saat ini ia terlihat sangat cantik dan anggun dengan gaun berwarna putih bersih , gaun yang sangat mewah cantik dan elegan.


Elif mengambil Kertas Foto yang ada di dalam tas nya ia menatap foto tersebut dengan lekat hingga membuat mata nya kini berkaca-kaca Elif masih memandangi foto tersebut .


" Pah , Mah Elif akan menikah hari ini ,


Semoga Mamah dan Papah merestui hubungan Elif dan Aldo " ucap Elif pelan dan lembut sambil menatap foto tersebut


" Mamah dan Papah harus lihat Elif dari atas sana ya " kini air mata Elif sudah tumpah membasahi pipi nya


" Hari ini Elif sangat bahagia mah , pah


andai Papah dan Mamah ada di sini mungkin Elif akan lebih merasa sangat bahagia , Elif sedih Mah Pah di saat Elif menikah kalian gak ada di sini " ucap Elif sambil terisak


" Dulu kalian bilang mau melihat Elif menikah dan punya anak , tapi tuhan lebih sayang sama Mamah dan Papah , Kalian doakan Elif dari sana ya Elif sangat mencintai Mamah dan papan "


kini air mata nya semakin deras membasahi pipi Elif , ia tidak bisa membendungnya lagi Elif sangat merindukan kedua orang tua nya tapi ia tidak ingin kembali ke surabaya karna di sana begitu menyakitkan bagi Elif.


tiba-tiba Ratih dan Fajar pun masuk ke dalam ruangan Elif mereka ingin menjemput Elif untuk menuju ke Altar namun saat masuk mereka melihat Elif yang sedang menangis , Ratih yang melihat nya pun langsung menghampiri Elif dan memeluk tubuh Elif .


" Sayang ada apa ? " tanya Ratih khawatir


" Elih kangen Mamah Sama papah , Mam " ucap Elif sedih hingga membuat air mata nya tak henti - henti nya keluar


( author sedih nulis nya 😭😭 , kalian taulah bagaimana jika kalian menikah tapi tidak ada orang tua )


Ratih Dan Fajar yang mendengar keluhan menantu ya pun ikut bersedih

__ADS_1


" sayang jangan sedih " ucap Ratih lirih


" Mereka sudah tenang di sana , mungkin saat ini mereka sedang tersenyum bahagia melihat mu sekarang " sambung Ratih menenangkan menantu nya


" Elif Kita ini sekarang keluarga , kamu juga anak kami sayang " Sambung Fajar


" Terimakasih karena Mami dan Papi udah nerima Elif jadi menantu kalian " ucap Elif lirih


" Sama sama sayang , kami juga berterima kasih karna kamu sudah masuk kedalam keluarga kami " ucap Ratih lembut sembilan tersenyum


" sudah sekarang Elif jangan sedih nanti Mami dan Papi ikut sedih " sambung Ratih sambil menghapus air mata di pipi Elif dan mencium kening Elif dengan lembut dan memeluknya


" sekarang ayo kita ke Altar , Aldo dan para tamu sudah menunggu di sana " ucap Fajar tersenyum , sambil menyambut elif untuk memegang tangan nya


" Papi terimakasih " ucap Elif sambil tersenyum bahagia menuju ke arah Fajar


Setidaknya Elif tidak akan berjalanjalan sendiri menuju ke Altar .


" berbahagia lah kalian " sambung Fajar seraya mengendurkan pelukan nya


" ayo " ajak fajar sambil menawarkan pegangan tangan nya , Elif pun menyambut nya dengan senang hati


Ratih pergi meninggalkan Elif dan Fajar di ruangan itu , Ia menuju ke tempat duduk nya bersama Ifan dan pengasuh nya .


 


-----------


Di tempat aldo....


kini Aldo sudah berada di altar ia terlihat sangat gagah dan tampan dengan tuxedo hitam dan dasi kupu-kupu nya.


meski pun Aldo sudah pernah menikah sebelum nya tapi tetap saja ia masih merasa gugup saat itu .

__ADS_1


tak berapa lama sang Pendeta pun sudah berada di sana , Aldo berdiri menghadap ke arah pintu tiba-tiba senyum nya pun mengemban saat melihat kekasihnya masuk dengan di gandeng seorang pria paruh baya yang tak lain adalah Ayah nya sendiri.


semua mata menatap kagum ke arah Elif yang sedang berjalan bersama Fajar


Elif pun tersenyum manis menatap kekasih nya yang terlihat gagah di depan sana sedang berdiri melihat kearah nya Pandangan mata mereka pun bertemu dan saling melempar kan senyum paling bahagia saat itu , Elif dan Fajar pun sudah sampai di depan Aldo.


" Aldo Putra Jaya aku meminta mu untuk menyayangi Putri ku dan menjaganya seumur hidup mu " ucap Fajar dapa anak nya dan Aldo tersenyum meliat ke arah mereka


" Saya Aldo Putra Jaya berjanji untuk menyayangi dan menjaga ELif Widiastuti dengan segala kemampuan saya " balas Aldo dengan tegas


Fajar pun tersenyum dan menyerah kan tangan Elif ke lengan Aldo dan meninggalkan altar , ia duduk bersama istri dan cucu nya , kini Aldo dan Elif sedang mengucapkan janji setia nya di depan sang pendeta


Pendeta pun membacakan Doa dengan khusunya , dan menanyakan pada Aldo dan Elif satu persatu sampai mereka menjawab


" Saya bersedia " jawab elif dan aldo


" Untuk mempelai pria dan wanita di persilakan memasangkan cincin " ucap sang pendeta


Aldo tersenyum memasang kan cincin ke jari manis Elif , begitu pun sebaliknya Elif ia terlihat sangat bahagia


" Dengan begini kalian sudah Sah menjadi sepasang Suami Dan Istri , untuk mempelai pria di persilakan untuk mencium mempelai wanita " ucap pendeta


Aldo pun mencium bibir dan kening Elif dengan lembut . mereka terlihat sangat bahagia dan sang pendeta pun turun dari altar , Elif dan aldo langsung menghampiri kedua orangtua tau nya untuk meminta doa


" selamat sayang semoga kalian bahagia " ucap Ratih dan Fajar seraya memeluk elif dan Aldo secara bergantian


" Papah , Mamah " panggil ifan tersenyum bahagia , Aldo dan elif pun mencium buah hati nya dengan Sayang


Kini Aldo membawa Elif menuju Hotel untuk melangsungkan Acaranya dengan menggunakan mobil pengantin buang sudah di sediakan , Ratih , Fajar dan Ifan berada di mobil yang berbeda saat itu.


Sepanjang perjalanan menuju Hotel Aldo tak melepas kan pelukan nya pada Elif ia terus merangkul Elif dengn lembut , elif pun menempel kan wajah nya ke Dada bidang Aldo


saat ini dunia serasa hanya milik mereka berdua mungkin yang lain nya lagi ngungsi ...😂😂

__ADS_1


__ADS_2