DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
BONUS PART DPH


__ADS_3

kini ifan sudah sampai di rumah besar kedua orangtua nya , ia berjalan santai masuk kedalaman rumah menuju ruangan keluarga di sana ada Elif yang sedang menonton televisi


" Mah ifan pulang " sapa nya sambil mencium pipi elif dari belakang


" Sayang kenapa ga bilang mamah kalo pulang sekarang , kamu pulang naik apa " tanya elif


" di jemput supir kantor papah mah, tadi ifan telepon papah " ucap nya sambil menyandarkan tubuh nya di sofa


" kamu udah makan , mau mamah masakin apa " tanya nya


" ifan udah makan sama naysila mah tadi " jawab nya


elif pun mengangguk tanda mengerti


" Kakak " panggil Amel yang baru saja tiba di ruang keluarga dan langsung memeluk sang kakak


Ifan dan Elif pun tersenyum melihat Amel


" oleh-olah buat Amel mana " tanya Nya yang sudah duduk di samping ifan


" kakak bukan liburan sayang , kakak kesana buat ziarah ke makam Oma Opa " ucap nya


" huhf ...kirain ada bawain oleh-oleh buat Amel " ucap nya sedikit kecewa sambil memasang wajah sedih


ifan pun tertawa melihat tingkah adik nya yang menurut nya sangat mengemaskan , sedang Elif hanya tersenyum melihat tingkah anak anak nya


" tenang aja kakak bawain ko oleh-oleh buat kamu , nih " ucap ifan sambil memberikan paper bag nya


wajah Amel pun berubah menjadi girang ia langsung membuka paper bag yang di berikan oleh sang kakak


" Waw " ucal Amel kagum .


" Mah lihat kak ifan beliin Amel baju adat bali lengkap sama sepatu dan sandal nya " ucap Amel kegirangan seraya memberi tahu kan ke sang mamah


Ifan dan Elif hanya tersenyum lebar melihat tingkah Amel yang sangat heboh saat itu

__ADS_1


" kakak makasih " ucap nya sambil memeluk sang kakak


" sama sama sayang " sahut ifan lembut


" Amel mau ke kamar aah mau cobain baju nya " ucap amel seraya berjalan meninggalkan ifan dan elif


Elif hanya menggeleng kan kepala nya sambil tersenyum melihat tingkah anak bungsu nya , ifan pun ikut tersenyum melihat adik nya


" ifan juga bawa oleh-oleh buat Mamah ini kue kesukaan mamah Pie Susu sama Pia Legong yang rasa keju dan coklat " ucap ifan sambil memberikan paper bag yang berisi kue tersebut


" Wah ternyata Mamah dapat oleh-oleh juga , terimakasih sayang " ucap elif sambil tersenyum senang membuka bungkus ke tersebut dan memakan nya


ifan pun tersenyum bahagia melihat ke arah mamah nya


" wah...wah... wah apa buat Papah juga ada " tanya Aldo yang baru saja pulang dari kantor


Aldo langsung mencium kening sang istri dan duduk di samping Elif


" ha..ha.. ha maaf pah ifan lupa membelikan oleh-oleh untuk papah " ucap ifan sambil terkekeh


Elif pun tersenyum mendengar ucapan dua laki-laki yang ada di depan nya


" sudah lah pah yang penting aku tidak melupakan kamu sayang , nih aaaa" ucap nya Elif sambil menyuapi kue yang sedang ia makan


Aldo pun menuruti nya tanpa penolakan ia membuka mulut nya dan memakan makanan yang di suapi oleh sang istri


" terimakasih sayang " ucap nya sambil mencium lembut kening Sang istri


Aldo tidak pernah malu mencium Elif di depan sang anak , ia hanya meluapkan ke bahagian nya , jika ingin melakukan lebih ia pasti melakukan nya di dalam kamar toh ini hanya ciuman di kening pikir jya tidak masalah


ifan hanya tersenyum bahagia menonton kedua orang tua nya yang terlihat mesra dengan acara suap suapan nya ,


ifan sedang membayangkan apakah nanti ia dan Naysila akan semesra kedua orangtua nya saat ini , ia sungguh mengingatkan rumah tangga seperti kedua orangtua nya yang selalu melengkapi satu sama lain , ifan ingin seperti sang papah yang sabar dan lembut menghadap mamah nya


ifan benar-benar salut pada sang papah , ia adalah pria lembut dan penyayang terhadap keluarga

__ADS_1


Mereka pun berbincang bincang cukup lama , sampai ifan merasa tubuh nya agak sedikit lelah


" Mah pah ifan ke kamar dulu ya " ucap ifan sambil mengangkat tubuh nya


di balas anggukan oleh Aldo


" iya sayang istirahatlah , nanti mamah bangunkan saat makan malam " ucap elif


Ifan pun meninggalkan Elif dan Aldo ia berjalan menuju kamar nya , tinggal lah Aldo dan Elif di sana


" sayang kita juga ke kamar yuk " ajak Aldo dengan suara genit nya


" mau apa sayang kita ke kamar " Tanya elif pura-pura polos


" mau di mandi sama kamu " ucap Aldo tepat di kuping Elif dan membuat elif merinding


" iiiihhh. ...dasar mesum " ucap Elif malu malu sambil berjalan meninggalkan Aldo


" Sayang tunggu " teriak Aldo seraya menyusul sang istri


Elif pun memasuki kamar nya dan di susul oleh Aldo , Aldo langsung memeluk sang istri dari belakang ,


" Sayang apa kamu tidak merindukan ku " tanya Aldo dengan suara manja nya , ia masih memeluk tubuh Elif


" Pah cepat lah mandi , aku akan siap kan baju nya untuk mu " ucap


" mandi bareng seperti nya seru " ucap Aldo sambil membawa elif ke kamar mandi


Elif tidak menolak , ia hanya mengikuti langkah sang suami yang berjalan menuju kamar mandi , dan akhirnya mereka pun mandi bersama di tambah dengan olahraga nya di sana jadi membuat mandi mereka agak sedikit lama


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2