
Elif masih menangis hingga membuat Aldo yang melihat nya merasa sangat sedih , mata Elif kini sudah sembab karna terus menangis sesekali Aldo memeluk tubuh mungil tersebut untuk menenangkan kekasih nya.
" Aldo " panggil Elif dengan suara serak karena sedang menangis
" Hmm.. kenapa sayang ? " tanya Aldo pelan
" Aku gak mau tinggal di sini lagi " pinta Elif lirih sambil menangis
" Baik lah , Ayo kita pulang ke rumah ku ambil barang-barang yang kamu
butuhkan saja dan sisa nya akan di bawa oleh pengurus " ucap Aldo lembut
Elif pun hanya mengambil beberapa setel baju dan memasukan nya ke dalam tas ia juga mengambil handphone nya yang saat itu tengah di charger .
sedangkan Aldo hanya melihat kearah Elif yang sedang mengambil barang-barang nya sambil sesegukkan karna menangis .
kini mereka sudah meninggalkan kosan tersebut saat keluar dari kosan Aldo terus memeluk tubuh Elif dengan lembut seakan tidak mau melepasnya .
ย saat ini jam menunjukkan pukul 02:00 dini hari , mereka pun sudah sampai Aldo langsung mengantarkan Elif ke kamar nya untuk beristirahat .
" Sayang berhentilah menangis " ucap Aldo lembut sambil mengusap air mata Elif
" Aldo aku takut " ucap Elif lirih
" tenanglah , aku akan menjaga mu aku g
tidak akan membiarkan kamu kenapa - kenapa " ucap aldo lembut menenangkan Elih sambil mencium kening Elif
kini Elif sudah merasa agak tenang
tangisan Elif kini terhenti tp muka nya masih sangat lesu dan pikiran nya melayang mengingat kejadian tadi.
" Aldo ...." panggil Elif nya lirih
" hmmm.. kenapa sayang " ucap Aldo lembut
" kenapa kamu bisa ada di sana tadi ? " tanya Elif penasaran karna tiba-tiba Aldo sudah muncul di dekatnya
" Saat kamu masuk , aku tidak pulang karena saat itu perasaan ku tidak tenang , jadi aku putuskan untuk menunggu kamu di dalam mobil " ucap Aldo menjelaskan
" sayang terimakasih " ucap Elif lembut dan langsung memeluk tubuh Aldo
" Aku ga ngebayangin kalo tadi ga ada kamu " sambung Elif sambil melihat ke wajah Aldo
__ADS_1
" Aku bakal ngejagain kamu sayang " ucap Aldo lembut membalas pelukan Elif dan mencium kening nya
" sekarang tidurlah , kamu perlu istirahat " pinta Aldo , Elif pun menuruti perintah Aldo
kini mereka tertidur di kasur yang sama Aldo terus memeluk tubuh Elif hingga Elif tertidur pulas di pelukan nya.
Mata Aldo tidak terpejam ia terus memandangi wajah Elif yang tertidur dengan sangat lekat sesekali ia mencium Elif dengan lembut.
" Aku ga bakal ngebebasin orang yang udah nyakitin kmu "
" Aku bakal terus jagain kamu "
gumam Aldo langsung mencium kening Elif dengan lembut
ย
Kini malam telah berganti pagi ,
matahari kini telah memantulkan sinar nya
saat ini Elif masih tertidur namun Aldo sudah terbangun tapi ia tidak beranjak dari kasur nya ia terus memandangi wajah Elif yang saat itu masih tertidur di lengan Aldo .
Aldo melihat mata Elif yang agak membengkak karena menangis semalam lalu Aldo pun mengecup lembut kedua mata Elif hingga membuat Elif membuka mata nya dengan pelan saat merasa ada yang menempel di matanya , Elif melihat ada Aldo yang sedang menatap sambil tersenyum manis saat itu .
" Entahlah mungkin agak siang , kamu istirahatlah dulu " ucap Aldo sambil mengelus pipi Elif dengan tangan satunya
Tok.... tok... tok , suara ketukan pintu membuat dua orang tersebut menatap ke arah pintu .
" Papah "
" Tante cantik " teriak Ifan dari luar sana
Aldo langsung terbangun dan membukakan pintu nya , ia melihat Ifan yang saat itu memakai setelan jas anak-anak hingga membuat Ifan terlihat sangat tampan dan lucu.
Elif kini sudah teduduk ia melihat ke arah ifan dan tersenyum bahagia melihat penampilan Ifan saat itu .
" Papah , Tante baju Ifan bagus ga ? " tanya bocah kecil itu antusias
Aldo dan Elif pun tersenyum melihat tingkah Ifan saat itu
" kamu sangat tampan sayang , seperti Papah " ucap Aldo dengan senyumnya
" sayang kemarilah " pinta Elif , ifan pun langsung mendekat
__ADS_1
" Tante cantik kenapa ? " tanya Ifan heran karna melihat mata Elif yang agak membengkak
" Tante gak ap6a sayang , ifan mau kemana ? " tanya Elif karena melihat ifan pagi pagi sudah rapi dengan setelan jas nya
" Oma suruh ifan coba , kata nya untuk pesta Papah dan Tante nanti " ucap Ifan polos hingga membuat Elif tersenyum saat mendengar ucapan nya
" Ifan , ifan mau gak kalo panggil tante dengan sebutan Mamah ? " tanya Elif pelan , ifan pun menatap lekat kearah Elif
" Ifan mau Tante " ucap Ifan bahagia sambil memeluk Elif
" coba Tante mau dengar " pinta Elif
" Mamah " ucap nya lantang
" Anak pinter "
" Mamah akan anggap ifan seperti anak kandung Mamah sendiri " ucap Elif dan memeluk ifan
Aldo yang berdiri dekat pintu pun tersenyum bahagia melihat adegan itu , ia menghampiri Elif dan ifan di kasur dan memeluk mereka penuh sayang.
.........................
siang hari nya sebelum ke butik mereka mampir ke kantor polisi karna Aldo di telepon untuk datang dan meminta keterangannya . Elif sudah tidak mau melihat Anton lagi dan Aldo meminta pada pihak polisi untuk memberikan hukum nya pada Anton .
kini mereka sedang dalam perjalanan menuju butik untuk mencoba baju pengantin nya di sana sudah ada Mami Ratih dan Ifan yang menunggu mereka ,
tak berapa lama Elif dan Aldo pun sudah sampai Elif di persilakan masuk untuk mencoba gaun nya saat tirai terbuka semua mata tertuju pada Elif , Elif yang di pandangi pun merasa sangat malu
" kamu cantik Sayang " ucap Ratih senang
" Mamah cantik " sambung ifan
Ratih menoleh dan tersenyum ke arah Ifan karna ia menderang cucu nya memanggil Elif dengan sebutan Mamah , Elif tersenyum bahagia mendengar komen dari mertua dan juga anak nya . sedangkan Aldo masih terdiam menatap Elif dengan senyuman bahagian nya .
" Pah Mamah cantikkan ? " Tanya Ifan membuyar kan pandang Aldo
" iya sayang mamah cantik " ucap nya sambil tersenyum
Elif mencoba 3 baju pengantin untuk acara nya , ada yang warna putih , gold, dan biru muda begitu juga dengan Aldo
Setelah selesai mereka pun pulang ke rumah , selama mengurus pernikahan Aldo tidak ke kantor karna di sana ada sang ayah yang menghandle nya.
.............
__ADS_1
๐๐๐