DUDA PEMIKAT HATI

DUDA PEMIKAT HATI
BONUS PART DPH


__ADS_3

Di tempat Ifan..


ifan baru saja sampai di rumah besar nya , ia berjalan masuk ke dalem dengan membawa tentengan pesanan sang adik


saat di perjalanan tadi ifan mendapat kan chat dari sang adik nya , Amel meminta di belikan Kebab , ifan langsung membelikan nya , setelah pesanan sang adik sudah di beli ifan pun langsung pulang


ifan langsung masuk menuju ruang keluarga , saat itu Aldo dan Amel sedang berada di sana sedang kan Elif berada di dapur


" pah " sapa nya


di balas senyuman oleh sang papah


Amel yang melihat kakak nya datang terlihat sangat senang


" kakak , mana pesanan amel " ucap nya dengan senyum lucu nya


ifan pun memberikan tentengan nya ke sang adik, ia mengusap lembut kepala Amel lalu iya duduk di samping nya


" dari mana saja ,kenapa baru pulang nak , apa kamu udah makan sayang " tanya elif yang saat itu baru datang dengan membawa teh hijau untuk sang suami


" udah mah , tadi ifan abis jalan sama teman terus sekalian makan di luar " jawab nya


" Sayang anak kita sudah besar-besar , berhenti mengkhawatirkan nya seperti anak kecil " sahut Aldo sambil merangkul pundak sang istri yang saat itu sudah duduk di samping nya


" Loh , kenapa ,,,,? wajar kan kalo aku khawatir sama anak ku sendiri " ucap elif yang melihat kearah Aldo


" ya wajar wajar saja ... !! tapi lihatlah dia sudah besar sayang , kalo dia punya pacar terus pacar nya lihat kamu yang mengkhawatirkan nya seperti anak kecil begitu dia pasti malu " ucap Aldo menjelaskan


Elif langsung melihat ke arah sang anak , ifan yang saat itu sedang melihat ke arah kedua orangtua nya hanya mengangkat kedua bahu nya sambil tersenyum

__ADS_1


" ifan ke kamar duluan ya mah pah " ucap nya menghindar sambil tersenyum manis , ia menghindar agar tidak melihat perdebatan kedua orang tua nya


Amel pun mengikuti kakak nya seraya menghindar dari orang tua nya


" Amel juga ya mah pah , udah ngantuk nih " ucap nya berbohong


amel mencium pipi elif dan Aldo seraya berjalan di belakang kakak nya .


Pasal nya jika Elif dan Aldo sudah berdebat seperti itu urusan nya bakal tambah panjang , karna Elif selalu marah jika Aldo selalu menyuruh nya untuk tidak mengkhawatirkan anak anak nya.


kini tinggalah Aldo dan elif di ruang keluarga Elif terlihat sangat sebel melihat Aldo


" Sayang maafin Papah ya " ucap Aldo lembut seraya membujuk Elif


" huhffff... aku tuh sebel ya sama kamu, selalu aja ngelarang aku kaya gitu " ucap nya sambil mengerut kan alis nya


" aku ga ngelarang kamu sayang buat khawatir sma anak anak kita , tapi jangan anggap mereka seperti anak kecil terus " ucap nya lembut agar elif tidak tersinggung


" Sayang aku seolah ga rela mereka tumbuh dengan cepat , aku ingin mereka terus jadi anak kecil ku " ucap nya lirih pada sang suami


" aku merasa sepi di Rumah besar ini , apa lagi di saat mereka tidak di rumah di tambah kamu yang setiap harinya pergi kerja " Sambung elif yang menatap wajah Aldo dengan mata sendu nya


Aldo yang mendengar keluhan sang istri pun nerasa ibah , ia langsung memeluk tubuh mungil elif dengan lembut ia mencium kening sang istri


" Sayang bersabarlah ,, nanti rumah ini akan ramai lagi dengan tangisan cucu kita " ucap Aldo menenangkan sang istri


"Pah apa benar ifan sudah punya pacar " tanya elif penasaran


" Entah lah , dia tidak pernah cerita " ucap Aldo sambil mengangkat bahu nya

__ADS_1


" Mamah akan tanya ke ifan nanti , masa anak mamah yang ganteng gitu gak punya pacar " ucap nya antusias


Aldo hanya tersenyum mendengar ucapan elif , Aldo pun langsung mengajak elif ke kamar nya untuk istirahat .


---------------------


Di Kamar Ifan ..


Ifan sedang berbaring sambil tersenyum senang memegang handpone nya ,


ia terus menatap layar handpone nya sambil tersenyum senyum sendiri


ifan terus melihat foto profil whatsapp Naysila , ia terus memandangi nya tanpa henti , sesekali ia berbicara sendiri


" loe cantik banget nay , apa lagi kali lagi senyum " ucap nya pada layar HP nya sambil tersenyum


" loe bikin jantung gue deg-degan tau "


" kaya nya gue benaran jatuh cinta nih sama loe , karena sebelum nya gue gak pernah ngerasain kaya gini "


" saat gue di dekatin cewek lain perasaan gue gak kaya gini , tapi kalo gue dekat sama lo perasaan gw jadi ga karuan "


" gue bakal ungkapin perasaan gue ke loe Nay, gue harap lo bakal balas perasaan gue" ucap nya sambil mencium layar HP nya dan menaruh handpone nya ke dada


ifan pun memejamkan mata nya , ia terus membayangkan wajah dan senyum Naysila hingga akhirnya ia tertidur pulas


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2