
Saya terima nikah dan kawinnya kaira maisha Malik binti Saputra Malik dengan mas kawin sebuah rumah Mewah di bayar tunai.
sah
sah
sah
Terdengar suara sorakan kata sah dari para saksi di Acara nikahan kaysan dan kaira.
"Kaira meraih jemari tangan kaysan hendak mencium dan dibalas kecupan singkat dikening kaira.
Senyum cerah terbit disudut bibir pria dewasa itu yang baru saja melepas status duda Nya.
Melihat sang pujaan hati hari ini terlihat sangat cantik dengan balutan gaun pengantin yang sangat indah.
Gadis Remaja yang baru beranjak dewasa telah mencuri hatinya hingga tak tersisa lagi ruang untuk wanita lain.
"Acara yang di langsung kan secara sederhana, Yang hanya mengundang keluarga terdekat saja, Tak ketinggalan juga Sang Asisten pribadinya Reno turut hadir di Acara pernikahan Tuan nya.
"Sejak sedari tadi kaira tak dapat membendung air matanya, Ia sendiri tidak tau Apakah ini mimpi atau memang benar benar nyata.
Hingga tepukan lembut dari bahunya menyadarkannya dari lamunannya
" Kamu kenapa, hm..?" Tanya Kaysan Menatap kedua bola mata kaira yang masih tergenang air mata.
"Aku bahagia kak.." kaira berusaha tersenyum menatap suaminya itu
"Sudah jangan menangis lagi, aku tidak suka melihat Air matamu,"kaysan menyeka air mata kaira lalu membawanya kepelukan nya.
Nyama. Itu yang kaira rasakan saat ini pelukan hangat suaminya mampu membuat dirinya jadi tenang.
" Hem..Hem..suara deheman dari arah belakang mengagetkan kedua suami istri itu, " Robi berdiri tersenyum mengejek kearahnya seolah menggoda keduanya.
"Kalau sudah tak sabar lagi , Cari kamar sana," Seloroh Robi cengengesan
" Sialan kamu. Kayak gak pernah aja ngerasain manten baru," kaysan tak mau kalah ia malah mengejek Robi.
"Kak. Aku kesana dulu ya! gabung sama Desi" pinta kaira
"iya, Sayang."Sahut Kaysan lalu beralih menatap Robi lagi
__ADS_1
"Bagaimana yang aku minta kemaren, Apa ada hasilnya..?" Tanya kaysan sambil melihat kearah istrinya yang masih Asik ngobrol bersama yang lain.
"Belum. Orang orang ku disini sudah mencarinya kemana mana namun tak ada hasilnya " Kata Robi
Kaysan terlihat menarik nafas berat , sampai sekarang ia belum menemukan kakak kandung Kaira, bahkan ia sudah meminta bantuan Temannya yang bekerja di bawah tanah seorang Mafia yang begitu ditakuti Namun hasilnya Nihil
"Lalu Apa yang kamu akan lakukan jika tidak menemukan kakak kandung kaira..?" Kini Robi melayangkan pertanyaan yang bahkan kaysan sendiri belum tau Akan melakukan apa.
"Kata dokter, Besar peluangnya akan sembuh jika sum sum tulang belakang dari kakak kandung," kaysan terlihat sendu.
"Kamu yang sabar, Aku yakin kita akan menemukannya."Sahut Robi menyemangati sepupunya itu
****
Hari pun berganti malam, tak ada pesta pernikahan yang mewah, Rencana Awalnya yang akan melangsungkan resepsi pernikahan yang sangat mewah, tiba tiba kaysan batalkan ia tidak mau kesehatan Istrinya terganggu hanya untuk resepsi pernikahan, Baginya cukup dengan ijab kabur sudah cukup.
Kaysan masuk kekamar kaira setelah habis berbincang dengan keluarga kaira, Baik kaysan maupun kaira saat ini diliputi perasaan gugup yang menjalar di sekujur tubuhnya.
ini adalah malam pertama bagi keduanya, meskipun status nya seorang duda kaysan juga belum merasakan kenikmatan yang luar biasa dimalam pertama nya dulu.
Kaysan diam ditempatnya, tercengang menatap kearah Istrinya yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk sebatas paha hingga Nampak lah punggung mulus.
Hingga beberapa detik kaysan terdiam bahkan lidahnya keluh hanya untuk mengeluarkan suaranya, ia bahkan sulit menelan ludahnya.
kaysan datang memeluknya dari belakan membuat tubuh kaira bergetar hebat ,merasakan sentuhan suaminya yang sudah menjalar kemana-mana,.
"Kau menggodaku sayang.?" lirih kaysan mencium punggung kaira
"Kak.." Ja-jangan seperti ini" suara kaira bergetar seluruh tubuhnya terasa meremang, sentuhan lembut dari tangan suaminya membuatnya merinding sendiri
"Seluruh akal sehatnya hilang begitu saja saat kedua gundukan kembar kaira sudah terpampang jelas didepannya.
Lagi lagi kaysan sulit menelan ludahnya, sungguh indah ciptaan mu begitu kira kira tatapan kaysan berbicara.
"Sementara kaira yang sedari tadi hanya menunduk menahan malu, saat melihat tatapan suaminya yang sudah di penuhi oleh kabut gairah
Detik selanjutnya tubuh kaira sudah melayang diudara . kaysan menggendongnya dan membawanya ke atas Ranjang.
"Malam ini kau tidak akan bisa lepas sayang."ucapanya dengan Seringai liciknya.
"Kak..Aku takut kak." lirih kaira sangat pelan bahkan nyaris tak terdengar ia sangat malu saat ini apalagi tatapan mata suaminya seakan ingin melahapnya sekarang juga.
__ADS_1
"Aku akan melakukannya dengan pelan." Kaysan berusaha menenangkan istrinya itu
kaysan benar benar melakukannya dengan sangat pelan membuat kaira jadi terbuai dengan cara suaminya memperlakukan dirinya.
kaysan ingin memberi kesan baik untuk Istrinya saat melakukan malam pertama bagi mereka
Dan malam ini kaysan benar benar tidak melepaskan kaira barang sedikitpun, seakan tak ada puasnya ia terus mengerangi istri kecilnya itu, Sampai kaira terkulai lemas.
"Terimakasih kasih sayang, "Ucap kaysan Setelah selesai dengan kegiatan panasnya.
"Kak..."Lirih kaira disela sela Nafasnya yang masih memburu .
"Iya sayang, "Kaysan membelai rambut istrinya sesekali memberi kecupan singkat dikening istrinya, Kaysan mendekap tubuh kaira dengan sayang
"Jangan tinggalkan aku .?" kaira Seakan takut jika sampai suaminya meninggalkannya begitu saja saat dia sudah mulai bosan karna penyakit yang di deritanya.
Kaira mengeratkan pelukannya ia tidak tau harus bagaimana jika sampai itu terjadi. karna seluruhnya bahkan harta yang paling berharga nya pun ia sudah serahkan ke Suaminya itu.
kaysan membalas pelukan kaira tak kala erat nya seakan ingin meyakinkan istrinya jika ia akan berjuang bersamanya sampai ia sembuh.
"Aku tidak akan meninggalkanmu sayang. karna Di didalam sini, kaysan menunjuk dadanya," kamu sudah menguasainya tak akan ada perempuan lain hanya kamu.' ungkap kaysan penuh penekanan untuk meyakinkan istrinya itu.
"Kau percaya padaku kan..?? "Tambahnya lagi
Dan kaira hanya mengangguk kan kepalanya saja. kaira terlalu lelah untuk menyahuti perkataan suaminya, sisa sisa pergulatan panas nya tadi masih menyisahkan rasa lelah di dalam tubuhnya
" Setelah kau sembuh nanti Aku akan mengajakmu berbulan madu, kita akan berkeliling dunia menikmati kebersamaan kita, dan akan membuat keturunan yang lucu-lucu.
Perkataan kaysan membuat wajah kaira memerah seperti tomat, ia sangat malu jika suaminya membahas tentang keturunan. Namun kaira juga sangat bahagia, ia akan menanti saat saat itu, dimana ia dan suaminya akan menghabiskan waktunya bersama
Kaira terlelap didalam dekapan suaminya menghirup aroma tubuh suaminya seakan menjadi candu baginya, rasa nyaman Yang ia rasakan saat bersandar di dada bidang Suaminya.
*
*
*
*
*
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya Mak, like, komentar, serta vote biar tambah semangat lagi Nulisnya. 🙏🙏🙏🙏
Sudah 2 kali ditolak semoga bisa lolos kali ini karna Sudah dihilangkan Anu Anunya 😤😄