
Malam harinya kaysan tak dapat memejamkan matanya, ia sudah bolak balik memeluk bantal guling Namun nyatanya ia tak kunjung terlelap.
Dikamar tamu yang begitu luas, dan akan melewati malam panjang ya seorang diri tanpa kehangatan dari istri nya
"kaysan bangkit dari tidurnya meraih jam diatas nakas dilihatnya sudah menunjukkan pukul 11 malam, Malam ini kaysan akan melancarkan aksi penculikan terhadap istrinya
Kaysan lantas keluar dari kamar tamu mengendap endap seperti maling yang takut ketahuan dengan penghuni Rumah.
kaysan melangkah sangat pelan menuju kamarnya yang tak jauh dari kamar Tamu
kepalanya celingukan kesana kemari melihat barang kali ada orang yang memergokinya menculik Istrinya sendiri
kaysan membuka pintu sangat pelan, takut jika ia membangunkan mamanya.
"kaysan mengibaskan tangannya didepan wajah mamanya merasa tak ada pergerakan dari mama iapun beralih menatap istrinya yang sudah terlelap dengan tenang. Seulas senyum terukir di bibir nya. matanya memancarkan cinta yang begitu besar untuk istrinya
" Kaysan mengatur nafasnya yang memburu saat berhasil menidurkan istri nya di kamar tamu, Rasanya kaysan berhasil jadi pencuri malam ini, Ia pun merangkak naik ke atas ranjang mencari kehangatan bersama istri tercintanya.
Kaysan mendekap erat istrinya, menyesap Aroma tubuh yang selalu menjadi candu baginya
Malam ini Kaysan tertidur dengan nyenyak di pelukan Istrinya, Kaira pun merasa nyaman di dekapan suami nya.
__ADS_1
Hingga pagi menjemput mereka, Disisa sisa kesadarannya kaira membuka matanya, pandangannya mengelilingi setiap ruangan, ia melirik sekilas di dekatnya, dimana sudah ada Suami nya yang sudah tertidur pulas.
kaira masih mengumpulkan kesadarannya ingatannya kembali berputar di mana ia tidur di dalam kamar nya bersama mama mertuanya tapi kenapa Sekarang ia sudah berada di dekat suaminya, " Keira seakan berperan dengan pikirannya sendiri
Kaira menatap kearah suaminya yang sudah menggeliat membuka matanya dan pandangan merekapun bertemu.
kaysan tersenyum hangat melihat kebingungan di raut wajah cantik istrinya ia lantas meraih tubuh mungil itu membenamkan kepalanya di dada bidang Nya.
Seolah tak rela jika harus melewati masa masa seperti ini dengan istri nya
"Kamu kenapa hm." Tanya kaysan terus mengusap kepala kaira
"Kak...Panggil kaira dengan suara yang nyaris tak terdengar oleh suaminya "Kok aku bisa disini.lalu mama sama siapa?''
"Kaysan tersenyum sendiri mengingat aksi nekatnya semalam menculik Istrinya sendiri,
***
Sekarang mereka sudah berada di meja makan, sedari tadi hingga sekarang pun tak ada yang buka suara membuat papa Danu keheranan melihat tingkah istri dan anaknya itu, sedari tadi saling menatap sengit seolah Aura permusuhan dari tatapan mereka terlihat begitu nyata.
Baik kaysan maupun mama Dina sama sama diam, hanya saling melempar sebuah tatapan permusuhan.
__ADS_1
kaira yang melihat itu merasa Tidak enak dengan mama mertuanya
"Ma..Maafkan kaira ma, " lirih kaira merasa bersalah terhadap mama mertuanya
Makanan yang ada di piringnya tak berubah sama sekali, ia hanya mengaduknya saja, memperhatikan gerak gerik kedua orang dihadapanya itu.
"Sayang. mama tidak marah sama kamu, mama cuma kesal saja dengan orang yang menculik kamu semalam." Gerutu mama Dina Menatap tajam kearah kaysan yang seolah tidak peduli dengan nya, ia hanya menyantap makanan nya dengan nikmat.
"Aakh... Kenyang," Seru kaysan Antusias sambil memegang perut buncitnya." Bibi besok masak yang seperti ini lagi, " masakannya enak kaysan memberi 2 jempol kearah bibi Antum.
"Dasar Anak sableng" ketus mama Dina
*
*
*
*
* Jangan lupa tinggalkan jejaknya, 🙏🙏🙏
__ADS_1